Lokal
Share this on:

Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa

  • Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa
  • Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa
  • Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa
  • Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa
  • Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa
  • Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa

SLAWI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertipikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal dalam kunjungan kerjanya, Jumat (9/11). Jumlah sertipikat tanah yang diserahkan tersebut merupakan bagian dari target sertifikasi 45.000 bidang tanah di Kabupaten Tegal melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun ini.

Penyerahan ini juga merupakan yang kedua kalinya dilakukan Presiden Jokowi di Kabupaten Tegal sepanjang tahun ini.

"Tahun ini 45.000 sertipikat. Tahun depan 60.000 sertipikat untuk masyarakat Kabupaten Tegal. Diselesaikan 2023," kata Jokowi di sela acara penyerahan yang digelar di GOR Trisanja, Slawi.

Jokowi mengatakan, kepemilikan sertipikat tanah tersebut diperlukan sebagai bukti hukum atas tanah yang dimiliki. Dengan adanya sertipikat, maka tidak akan terjadi sengketa lahan.

"Kalau sudah pegang sertifikat sebagai tanda bukti kepemilikan, sudah tenang, tidak ada yang berani," katanya.

Menurutnya, ada 87 juta bidang tanah yang belum bersertifikat di Indonesia. Hal itu menujukkan banyaknya sengketa lahan yang terjadi. Sengketa lahan yang terjadi juga kerap dikeluhkan ke Jokowi.

Untuk itu, Jokowi mengaku, sejak tahun lalu memerintahkan Kementerian Agraria untuk meningkatkan jumlah sertipikat tanah yang dikeluarkan tiap tahunnya.

"Biasanya setahun 500.000 sertipikat, tahun kemarin sudah saya perintah harus keluar lima juta sertipikat. Sudah selesai. Tahun ini tujuh juta harus keluar, tahun depan sembilan juta. Untuk apa? Agar masyarakat memiliki bukti kepemilikan. Tidak ada lagi sengketa," ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi berpesan agar warga penerima benar-benar menjaga dengan baik sertipikat tanah yang sudah diterima dengan cara dibungkus plastik dan difotokopi. Mantan Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta itu juga mempermasalahkan jika warga ingin menjaminkan sertipikat tanah yang diterima ke bank.

‎"Biasanya kalau sudah pegang sertifikat disekolahkan. Tidak apa-apa diagunkan sebagai jaminan di bank, asal dikalkulasi dulu kira-kira bisa ngangsur, bisa nyicil apa tidak. Kalau bisa nyicil, tidak apa-apa untuk pinjaman usaha di bank. Jadi harus hati-hati, dihitung betul. Pinjaman juga harus digunakan semua untuk usaha, investasi," ujarnya.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengungkapkan, ada 3.000 warga yang menerima sertipikat dari Presiden Joko Widodo dari total 45.000 warga yang mendapat sertipikat tanah pada tahun ini di Kabupaten Tegal.

"Tahun depan 60.000 serpikat yang akan dibagikan. Targetnya diselesaikan tahun 2023," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu penerima sertipikat Sri Rahayu mengaku senang karena sudah memiliki sertipikat tanah. "Rencananya dengan sertipikat tanah ini mau buka uaha kecil-kecilan," aku warga Desa Wangandawa ini.

Kedatangan Jokowi di GOR Trisanja untuk membagikan sertipikat tanah membuat penerima sertipikat tanah yang sudah menunggu sejak pagi berupaya untuk mendekati orang nomor satu di Indonesia agar bisa besalaman dan berswafoto.

Hal itu membuat langkah Jokowi sempat tertahan cukup lama sebelum sampai di atas panggung. Dengan pengawalan ketat dari Paspampres, Jokowi melayani permintaan salaman dan swafoto dari warga yang mendekatinya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Nangis Ketakutan, Panitia Sunatan Massal Datangkan Badut

Nangis Ketakutan, Panitia Sunatan Massal Datangkan Badut

Sunatan massal yang digelar di Mapolsek Bantarbolang, Pemalang berlangsung seru. Tidak sedikit anak-anak peserta sunatan yang menangis karena ketakutan.


Siswa SMP N I Slawi Gelar Doa dan Salat Ghaib untuk Presiden RI ke-3

Siswa SMP N I Slawi Gelar Doa dan Salat Ghaib untuk Presiden RI ke-3

Meninggalnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie membawa duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.


Serangan Jantung, Tukang Kayu Ditemukan Tewas di Sawah

Serangan Jantung, Tukang Kayu Ditemukan Tewas di Sawah

Seorang tukang kayu yang diketahui identitasnya bernama Darmo, 61 warga Pemalang ditemukan sudah tidak bernyawa di sawah.


Delapan Kali Nyolong Kabel Tol, Pria Ini Akhirnya Dibekuk Polisi

Delapan Kali Nyolong Kabel Tol, Pria Ini Akhirnya Dibekuk Polisi

Setelah delapan kali menggasak kabel lampu penerangan di Jalan Tol Pemalang-Batang, Basri akhirnya dibekuk polisi.


Tradisi Barit Dipercaya Hilangkan Penyakit, Apa Itu?

Tradisi Barit Dipercaya Hilangkan Penyakit, Apa Itu?

Bagi masyarakat Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, tradisi perayaan satu Suro harus disertai dengan barit atau pawai obor.


Lagi, Warga Klaim Lihat Kepala Buaya di Kali Comal

Lagi, Warga Klaim Lihat Kepala Buaya di Kali Comal

Antara ya dan tidak. Isu kemunculan buaya di bantaran Kali Comal khususnya di Gom I dan IV Desa Kauman, Kecamatan Comal


Harga Anjlok, Lahan Kubis di Lereng Gunung Slamet Dibiarkan Terlantar

Harga Anjlok, Lahan Kubis di Lereng Gunung Slamet Dibiarkan Terlantar

Harga sayuran kubis di lereng Gunung Slamet, mengalami penurunan drastis. Petani pun kebingungan karena jangankan keuntungan, modal juga tidak kembali.


Usai Gorok Leher Pengantin Baru, Pelaku Sempat Cuci Parang dan Ancam Ibu Kandungnya

Usai Gorok Leher Pengantin Baru, Pelaku Sempat Cuci Parang dan Ancam Ibu Kandungnya

Setelah memenggal kepala korban, AF (25), pelaku pembunuhan pengantin baru di Desa Mendelem Kecamatan Belik kabupaten Pemalang, sempat pulang ke rumahnya.


Resmi Dilantik, Anggota Dewan Ramai-ramai "Sekolahkan" SK?

Resmi Dilantik, Anggota Dewan Ramai-ramai "Sekolahkan" SK?

Rumor banyak SK anggota DPRD Kabupaten Tegal "disekolahkan" ke bank milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah ramai dibicarakan.


Depresi, Wanita Muda Coba Bunuh Diri di Jembatan Kali Comal

Depresi, Wanita Muda Coba Bunuh Diri di Jembatan Kali Comal

Kali Comal akhir-akhir ini punya banyak cerita. Setelah kabar penampakan buaya, warga kembali dihebohkan adanya wanita muda yang mencoba bunuh diri



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!