Lokal
Share this on:

Prihatin Pencemaran, Relawan Gelar Bersih Sungai

  • Prihatin Pencemaran, Relawan Gelar Bersih Sungai
  • Prihatin Pencemaran, Relawan Gelar Bersih Sungai

BERSIHKAN SAMPAH - Sejumlah pegiat lingkungan membersihkan sampah yang mengotori aliran sungai. (teguh supriyanto/radar brebes)

BANTARKAWUNG - Didasari rasa keprihatinan terhadap kondisi aliran sungai dengan tumpukan sampah, sejumlah remaja peduli lingkungan melaksanakan kegiatan bersih sungai dengan memunguti langsung sampah yang berserakan di aliran Sungai Pemali, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Rabu (17/7).

"Kami yang menyadari alangkah pentingnya sebuah sungai yang dulu merupakan pusat peradaban, sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi sekarang ini terhadap pencemaran sungai," ungkap Feriadi, koordinator kegiatan.

Dikatakan, aksi tersebut didasari dengan rasa keprihatinan atas banyaknya sampah yang berada di sekitar sungai. Baik yang sengaja dibuang oleh warga, maupun sampah yang hanyut dari sekitar wilayah hulu.

"Terlebih di musim kemarau seperti ini, kondisi air sungai mengalami penyusutan. Sehingga sampah dengan mudah menumpuk. Dampaknya selain mengganggu kenyamanan, juga berdampak pada timbulnya penyakit," kata Feriadi.

Melalui aksi tersebut, dia berharap akan muncul kesadaran di tengah masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai. Sebab tumpukan sampah jika dibiarkan akan memicu terjadinya pendangkalan, penyempitan alur, rusaknya ekosistem sungai dan rusaknya daerah aliran sungai.

"Padahal sungai bisa dijadikan tempat wisata yang menarik, juga bisa dijadikan tempat mencari rezeki untuk masyarakat yang hidup di sekitarnya," imbuhnya.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, para pegiat memunguti sampah dan dikumpulkan dalam wadah untuk selanjutnya dibuang di lokasi pembuangan sampah. Aksi ini tidak urung memancing perhatian dari warga sekitar sungai, yang kemudian turut terlibat membersihkan sampah.

"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Tidak hanya lingkungan tempat tinggal namun sungai juga perlu perhatian untuk dijaga kelestariannya," ujar Muntoha, warga Pangebatan.

Menurut dia, kendala yang terjadi saat ini masih sulitnya menghapus kebiasaan warga untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai. Karenanya menurut Muntoha, perlu ada upaya lebih dan juga dukungan dari pemerintah.

"Yang jadi kendala saat ini, adalah tidak adanya tempat pembuangan sementara di setiap desa atau pedukuhan. Sehingga sampah yang dihasilkan dari limbah rumah tangga, begitu saja dibuang ke sungai," kata Muntoha. (pri/ism/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Tak hanya digelar di tanah air, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 juga digelar di luar negeri.


Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan air baku yang akan dibangun di Kecamatan Pulosari diharapkan bisa menjadi solusi permanen mengatasi persoalan air bersih


Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang


Sumur dan Sungai Mengering, Desa Semedo Didroping 10.000 Air Bersih

Sumur dan Sungai Mengering, Desa Semedo Didroping 10.000 Air Bersih

Sudah beberapa bulan terakhir ini, masyarakat Desa Semedo mengalami kelangkaan air bersih.


10.000 Liter Air Bersih Didistribusikan ke Warga Desa Harjosari

10.000 Liter Air Bersih Didistribusikan ke Warga Desa Harjosari

Dua mobil tangki air bersih isi 10.000 liter telah didistribusikan ke Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Sabtu (10/8).


17-an, Brigif 4 Dewa Ratna Gelar Lomba Pembinaan Rohani

17-an, Brigif 4 Dewa Ratna Gelar Lomba Pembinaan Rohani

Brigif 4 Dewa Ratna menggelar lomba pembinaan rohani yang diikuti peserta beragama Islam dan Nasrani.



Di Brebes, Harga Air Bersih dan Air Mineral Satu Galon Sama

Di Brebes, Harga Air Bersih dan Air Mineral Satu Galon Sama

Krisis air bersih di Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes semakin meluas.


Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes

Begini Kumuhnya Sungai Kluwut di Pinggiran Brebes

Kondisi sungai di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes semakin memprihatinkan, Senin (29/7).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!