Lokal
Share this on:

Proses Perekrutan Anggota BPD Diduga Maladministrasi

  • Proses Perekrutan Anggota BPD Diduga Maladministrasi
  • Proses Perekrutan Anggota BPD Diduga Maladministrasi

BREBES - Proses perekrutan anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) di Desa Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan tahun lalu hingga saat ini masih menyisakan permasalahan. Hal itu diketahui saat perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) melaksanakan Rapat kordinasi (Rakor) dengan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Brebes, Senin (15/7).

Plt Kepala Ombudsman perwakilan Jateng Sabarudin Hulu membenarkan, pemilihan BPD di Desa Ketanggungan, beberapa waktu lalu ternyata masih menyisakan kekecewaan sejumlah pihak. Pasalnya, dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat penjaringan anggota BPD di Desa Ketanggungan, Kecamatan Ketanggungan diduga ada maladminidrasi.

Hal ini terkait penjaringan anggota BPD sesuai aturan yang sudah tertuang dalam Permendagri Nomor 110 tahun 2016 junto Perda Kabupaten Brebes No 05 Tahun 2015, pemilihan anggota BPD dipilih oleh unsur masyarakat.

Masyarakat dalam hal ini, kata dia, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama maupun tokoh adat.

“Tapi pada kenyataannya saat pemilihan anggota BPD di Desa Ketanggungan ini tidak berdasarkan ketentuan yang sudah ada,” jelasnya saat ditemui di lingkungan Setda Brebes, kemarin.

Dia menyebutkan, dari laporan yang ia terima, proses penjaringan anggota BPD di Desa Ketanggungan tersebut tidak memakan waktu yang lama. Padahal, sesuai dengan ketentuan yang ada, enam bulan sebelum proses penjaringan harus diumumkan ke masyarakat terlebih dahulu. Dari penguman tersebut, kata dia, diumumkan ke mayarakat. Dan setiap Rukun Tetangga (RT) menyertakan calon untuk mendaftar dan harus dipilih oleh masyarakat.

“Nah kenyataannya di lapangan kan berbeda. Ini proses penjaringannya tiga hari selesai. Dan proses pemilihannya juga dilakukan oleh para calon yang melamar menjadi anggota, bukan oleh unsur masyarakat seperti tokoh masyarkat, pemuda dan lainnya,” jelasnya.

Karenanya, dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dalam hal ini Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes), Bagian Hukum, Tata Pemerintahan dan Kecamatan Ketanggungan untuk mencari solusi terkait permasalahan ini. Jika sudah mendapatkan solusi yang tepat, maka pihaknya akan menganggap permasalahan tersebut selesai. Namun, jika tidak mendapatkan jalan keluar dari keduanya (Desa Ketanggungan dan pelapor) maka pihak Ombudsman RI Perwakilan Jateng akan menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Ya mudah-mudahan ada titik temu dari permasalahan ini, sehingga permasalahannya dianggap selesai. Tapi jika tidak ada titik temu, maka kami (Ombudsman) akan menindaklanjuti masalah ini apakah ada kesalahan maladministrasi atau tidak,” pungkasnya.(ded/ima)

Berita Sebelumnya

Persekat Raih Poin Penuh
Persekat Raih Poin Penuh

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Delapan pelajar dari SMP dan SMK swasta di Kabupaten Tegal diamankan anggota Satpol PP.


Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Jenazah Nurhikmah (16), anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban pembunuhan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)


Jenazah Korban Tertabrak Kereta Akhirnya Diambil Keluarganya

Jenazah Korban Tertabrak Kereta Akhirnya Diambil Keluarganya

Identitas jenazah yang diduga remaja perempuan korban tertabrak kereta di Pemalang sudah diketahui setelah ayah kandungnya datang ke rumah sakit


Diotopsi, Mayat ABG Dalam Karung Diduga Sudah Empat Bulan Meninggal

Diotopsi, Mayat ABG Dalam Karung Diduga Sudah Empat Bulan Meninggal

Polres Tegal terus berupaya keras mengungkap penyebab kematian anak baru gede (16) yang jazadnya ditemukan dalam karung.


Mayat Dalam Karung Diduga ABG Perempuan Berusia 16-20 Tahun

Mayat Dalam Karung Diduga ABG Perempuan Berusia 16-20 Tahun

Mayat yang ditemukan di Dukuh Jumat Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal diduga anak baru gede (ABG) berusia 16-20 tahun.


Mayat Diduga Perempuan Ditemukam Membusuk Dalam Karung

Mayat Diduga Perempuan Ditemukam Membusuk Dalam Karung

Sesosok mayat diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan terbungkus karung di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal, Jumat (9/8) siang.


Diduga Hendak Menculik Bocah, Perempuan Diamankan Warga

Diduga Hendak Menculik Bocah, Perempuan Diamankan Warga

Seorang perempuan diamankan warga di Jalan Beo Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Jumat (9/8) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.


Motornya Dihentikan, Remaja Dikeroyok Tiga Pemuda di Depan Teman Wanitanya

Motornya Dihentikan, Remaja Dikeroyok Tiga Pemuda di Depan Teman Wanitanya

Polres Tegal Kota berhasil mengungkap tindak pidana pengeroyokan yang diduga dilakukan tiga pemuda di Jalan Veteran Kota Tegal.


Sopir Diduga Ngantuk, Truk Tronton Terguling Masuk Tambak

Sopir Diduga Ngantuk, Truk Tronton Terguling Masuk Tambak

Truk Tronton boks terguling masuk ke tambak di Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) Kota Tegal, Kamis (8/8) pagi.


Disuruh Sekolah, Empat Pelajar Malah Tenggak Miras

Disuruh Sekolah, Empat Pelajar Malah Tenggak Miras

Anggota Satpol PP Kabupaten Tegal kembali mengamankan pelajar yang membolos.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!