• Home
  • Berita Lokal
  • Protes Pernyataan Camat, Warga Desa Sidaharja Geruduk Kantor Kecamatan

Lokal
Share this on:

Protes Pernyataan Camat, Warga Desa Sidaharja Geruduk Kantor Kecamatan

  • Protes Pernyataan Camat, Warga Desa Sidaharja Geruduk Kantor Kecamatan
  • Protes Pernyataan Camat, Warga Desa Sidaharja Geruduk Kantor Kecamatan
  • Protes Pernyataan Camat, Warga Desa Sidaharja Geruduk Kantor Kecamatan
  • Protes Pernyataan Camat, Warga Desa Sidaharja Geruduk Kantor Kecamatan

DEMO CAMAT - Warga Desa Sidaharja memprotes pernyataan Camat Suradadi Tri Guntoro saat menggeruduk Kantor Kecamatan Suradadi, Senin (13/11). (farid firdaus/radartegal.com)

SURADADI - Puluhan warga Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal menggeruduk Kantor Kecamatan Suradadi, Senin (13/11). Mereka memprotes pernyataan Camat Suradadi yang menyebut adanya ratusan kertas suara tidak sah saat pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di desa setempat disebabkan banyaknya pemilih yang berusia lanjut usia.

Warga mendatangi kantor kecamatan dengan menaiki sejumlah mobil pikap, dan truk. Beberapa di antara mereka tampak membawa sejumlah poster berisi tuntutan agar dilakukan penghitungan ulang hasil pilkades.

Sesampainya di kantor kecamatan, warga kemudian berniat menemui Camat Suradadi Tri Guntoro. Tetapi yang bersangkutan tidak berada di kantor sehingga sejumlah warga sempat kesal karena harus menunggu cukup lama.

Dalam audiensi yang akhirnya digelar setelah Tri Guntoro datang, warga memprotes pernyataan‎ Tri Guntori di radartegal.com terkait hasil pilkades di Desa Sidaharja. Seperti dimuat dalam berita, Tri menyebut terdapat 809 suara yang dinyatakan tidak sah atau rusak di pilkades Sidaharja dan faktor penyebabnya adalah karena banyak pemilih yang berusia lanjut.

‎Terkait pernyataan itu, warga meminta penjelasan dan menuntut Tri Guntoro mencabut pernyatan serta meminta maaf. Selain itu, warga juga memprotes pernyataan Tri yang menyebut sudah dilakukan sosialisasi kepada warga terkait kertas suara. "Camat harus mencabut pernyataannya," kata sejumlah warga.

‎Anggota DPRD Kabupaten Tegal Rudi Indrayani yang ikut hadir dalam audiensi menyesalkan sejumlah pernyataan Tri Guntoro di media terkait pelaksanaan pilkades. Legislator dari Dapil Warureja, Kramat, dan Suradadi ini meminta Tri Guntoro mempertanggungjawabkan pernyataannya.

"Dalam statemennya, Pak Camat mengatakan ada 809 surat suara yang tidak sah karena banyak pemilih berusia lanjut. Apakah bapak camat sudah membuka kotak suara dan melihat satu persatu kertas suara sehingga tahu usia yang mencoblos?" katanya.

Menurut Rudi, camat selaku ketua panitia pengawas (panwas) pilkades serentak seharusnya tidak membuat pernyataan yang seperti menyimpulkan hasil pilkades. Apalagi hasil pilkades di Desa Sidaharja saat ini sedang dalam proses sengketa dan menunggu keputusan bupati sebagai satu-satunya pihak yang berwenang memutuskan.

"Proses ini sedang berjalan. Panitia, panwas, BPD, Dispapermasdes, tugasnya adalah memfasilitasi. Selama proses itu belum berakhir, tidak boleh ada di antara mereka yang memberikan pernyataan yang menyimpulkan. Keputusan terkait sengketa pilkades berada di tangan bupati," tandasnya.

Sementara itu‎ dalam penjelasannya di hadapan warga, Tri Guntoro mengakui mengeluarkan pernyataan terkait penyebab banyaknya suara yang dinyatakan tidak saat diwawancarai wartawan. “Saya memang mengatakan, kenapa bisa (kertas suara) yang rusak banyak sekali ya. Mungkin karena faktor usia," katanya.

Tri menyebut pernyataan itu keluar karena pihaknya juga heran dengan banyaknya kertas suara yang dinyatakan rusak atau tidak sah setelah mendapat laporan hasil penghitungan suara di tiga desa di Kecamatan Suradadi yang menggelar pilkades.

"Kalau memang itu salah, saya minta maaf. Kalau memang harus dicabut saya siap. Nanti saya luruskan," ujarnya.

Usai mendapat penjelasan‎ Tri Guntoro, warga kemudian membubarkan diri dengan tertib. Selama audiensi hingga warga pulang ke rumah masing-masing, sejumlah personel Sabhara dan dua ekor anjing pelacak Polres Tegal serta Satpol PP tampak disiagakan. (far/zul)


Berita Sejenis

58 Desa Belum Cairkan Dana Desa

58 Desa Belum Cairkan Dana Desa

Penyerapan dana desa (DD) di Kabupaten Tegal masih tersendat.


Penggali Sumur Tewas Tertimbun Tanah Pasir yang Digalinya

Penggali Sumur Tewas Tertimbun Tanah Pasir yang Digalinya

Seorang penggali sumur tewas saat tengah membuat sumur di Desa Bedug Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, kemarin.


Curug Sibedil, Pesona Alamiahnya Bikin Pengunjung Ketagihan

Curug Sibedil, Pesona Alamiahnya Bikin Pengunjung Ketagihan

Curug Sibedil di Desa Sima Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang mulai menjadi jujugan wisatawan.


BPJS Ketenagakerjaan Teken Kesepahaman dengan Kecamatan

BPJS Ketenagakerjaan Teken Kesepahaman dengan Kecamatan

Untuk meningkatkan sinergitas BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kecamatan Balapulang, Kamis (18/10) lalu.


Berenang Usai Menjala Ikan, Pemuda Tewas Tenggelam

Berenang Usai Menjala Ikan, Pemuda Tewas Tenggelam

Seorang pemuda, David Purba (36), warga Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes tewas tenggelam di Sungai Pemali Dukuh Cecek Desa Rengaspendawa Kecama


Boncengan Tiga usai Ambil Ijazah, Seorang Pelajar Tewas Terlindas Truk

Boncengan Tiga usai Ambil Ijazah, Seorang Pelajar Tewas Terlindas Truk

Kecelakaan kembali terjadi Jalan Pantura Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Sabtu (20/10).


Sopir Truk Cabai Penyebab Kecelakaan Karambol di Jalur Pantura Masih Diperiksa

Sopir Truk Cabai Penyebab Kecelakaan Karambol di Jalur Pantura Masih Diperiksa

Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan di Jalur Pantura Desa Kramat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang menewaskan dua orang, Kamis (18/10).


Duh, Dua ABG Pengangguran Nekat Curi Amplifier Musala

Duh, Dua ABG Pengangguran Nekat Curi Amplifier Musala

Dua warga Dukuh Njlatong RT 10 RW 03 Desa Sumbarang Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Ahmad Arrofik (18) dan Ahmad Faris (19) harus merasakan dinginnya sel.


Korban Caleg yang Gelapkan Mobil Rentalan juga Ada di Kota Tegal

Korban Caleg yang Gelapkan Mobil Rentalan juga Ada di Kota Tegal

Seorang caleg yang juga mantan Kades Banjaratma Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Janudin menjadi tersangka penipuan dan penggelapan mobil rental.


Gempa di Tegal dan Sekitarnya Hoax

Gempa di Tegal dan Sekitarnya Hoax

Sejumlah warga dihebohkan adanya berita gempa berkekuatan 5,4 SR yang melanda wilayah Kota Tegal dan sekitarnya, Kamis (18/10) malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!