• Home
  • Berita Lokal
  • Proyek Tol Brebes-Pemalang Sebabkan Kerusakan Jalan Makin Parah

Lokal
Share this on:

Proyek Tol Brebes-Pemalang Sebabkan Kerusakan Jalan Makin Parah

  • Proyek Tol Brebes-Pemalang Sebabkan Kerusakan Jalan Makin Parah
  • Proyek Tol Brebes-Pemalang Sebabkan Kerusakan Jalan Makin Parah

BREBES - Meski pekerjaan tol Pejagan-Pemalang di wilayah Kabupaten Brebes sudah selesai setahun belakangan, namun jalan kabupaten Brebes terdampak kegiatan tersebut masih terjadi. Pekerjaan tol yang kini bergeser di kota tetangga, banyak menggunakan jalan kabupaten di Brebes untuk aktivitas hilir mudik armada pengangkut material proyek tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemkab Brebes mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak pelaksana tol Pejagan-Pemalang yang masih memanfaatkan jalan kabupaten di Brebes untuk membuat komitmen perbaikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Nuhsy Mansyur melalui Kabid Bina Marga Dani Asmoro mengungkapkan, koordinasi terkait perbaikan ruas jalan imbas proyek tol sudah dilakukan dengan pelaksanan proyek tol. Bahkan, survey bersama juga telah dilakukan.

Sedikitnya empat ruas jalan milik Kabupaten Brebes kini kondisinya rusak parah. Kerusakan itu terjadi akibat dampak aktivitas truk pengangkut material bagi pembangunan proyek jalan tol Brebes-Pemalang. Yakni, ruas jalan Tengglog-Songgom, Jatibarang-Kalipucang, Kaligangsa-Kalipucang dan Terlanggu-Kalipucang.

Saat ini, ungkap Dani, kondisi ruas jalan itu rusak parah. Selain bergelombang dan lapisan aspal mengelupas, juga kondisi jalan berlubang. Ini akibat jalan dilalui truk pengangkut material tanah urug untuk tol.

"Pelaksana tol sudah berjanji akan membuat perjanjian kerjasama terkait perbaikan kerusakan jalan kabupaten tersebut. Segera akan MOU dengan Pemkab Brebes untuk perbaikan jalan yang rusak itu. Makanya kami juga terus mendesak karena kerusakan sudah sangat meresahkan warga," terangnya, kemarin.

Menurut dia, kerusakan jalan itu saat ini sudah sangat dikeluhkan warga. Menginggat, telah menyebabkan mobilisasi warga di daerah tersebut menjadi terganggu. Dari empat ruas itu, kondisi paling parah di ruas Tengglog-Songgom dan Kaligangsa-Kalipucang. Kerusakan hampir merata terjadi di sepanjang jalan.

"Keadaan ini sudah sangat meresahkan warga. Karena itu, kami juga sudah mengirim surat resmi kepada pelaksana proyek tol untuk meminta pertanggungjawabannya," tandas dia.

Di singgung kerusakan ruas jalan Bulakelor-Luwunggede akibat dampak proyek fly over Dermoleng, Dani menjelaskan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pelaksana pembangunan fly over. Hasilnya, mereka siap bertanggungjawab untuk perbaikan jalan tersebut.

Namun untuk sementara perbaikan dilakukan dengan pengguruggan terhadap jalan yang berlubang. "Untuk ruas Bulakelor-Luwunggede, kami juga sudah berkoordinasi dengan pelaksana fly over Dermoleng. Mereka memang sudah mengirim material untuk penanganan kerusakan sementara," jelasnya. (ism/har/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!