Lokal
Share this on:

Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?

  • Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?
  • Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?

TUNJUKKAN – Waka Kesiswaan SMA Negeri 5 menunjukkan dokumen verifikasi SKTM, Selasa (10/7). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Tegal telah menerima hasil verifikasi yang dilakukan tim dari lima SMA terkait Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang digunakan untuk mendaftar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018/2019.

Dari laporan yang diterima, tim menemukan satu SKTM yang dinyatakan tidak valid alias abal-abal. Sedangkan 321 SKTM lainnya, diyakini valid. SKTM yang tidak valid tersebut ditemukan oleh tim SMA Negeri 5.

”Menurut info dari kepala sekolahnya, yang bersangkutan tergolong berasal dari keluarga mampu, setelah ditinjau langsung ke alamat rumahnya,” kata Ketua MKKS SMA Kota Tegal Masduki, Selasa (10/7).

Secara keseluruhan, jumlah pendaftar dengan SKTM di Kota Tegal mencapai 322. Yakni, 26 di SMA Negeri 1, 116 di SMA Negeri 2, 73 di SMA Negeri 3, 45 di SMA Negeri 4, dan 62 di SMA Negeri 5. Daya tampung keseluruhan di lima SMA tersebut 1.536. Rinciannya, 320 untuk SMA Negeri 1, 320 SMA Negeri 2, 320 SMA Negeri 3, 288 SMA Negeri 4, dan 288 SMA Negeri 5.

Saat ditemui secara terpisah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Negeri 5 Handi Altemes menyampaikan, SMA Negeri 5 menerjunkan tim yang terdiri dari lima personel untuk memverifikasi SKTM. Satu SKTM diketahui tidak valid setelah tim meninjau ke rumah yang bersangkutan, dan bertanya kepada tetangga sekitar. SKTM tersebut diketahui diterbitkan 4 Juli 2018.

Dari verifikasi yang dilakukan, tim memperoleh fakta bahwa yang bersangkutan tinggal di rumah mewah. Orang tuanya menekuni bisnis perkapalan dan mempunyai rumah kontrakan. ”Dari keterangan tetangga, yang bersangkutan bahkan disebut sebagai sugihe wong kene (orang kaya di wilayah ini),” ungkap Handi di SMA Negeri 5.

Setelah diketahui tidak valid, tim langsung melaporkannya ke sistem PPDB online. Selanjutnya, sistem akan menganulir yang bersangkutan dari PPDB di SMA Negeri 5. Yang bersangkutan juga dipastikan tidak lolos PPDB di SMA Negeri 5, karena secara nilai berada di bawah nilai terendah pendaftar yakni 19,65. ”Yang bersangkutan nilainya 18,95,” ujar Handi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Johardi menyampaikan, meski SMA dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, banyak orang tua yang curhat kepadanya. ”Banyak yang curhat, perolehan prestasi akademik, masih kalah dengan SKTM,” terang Johardi usai menghadiri pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa di Taman Bung Karno, Kelurahan Pesurungan Lor.

Ke depan, Johardi berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperbaiki sistem PPDB SMA. ”Kami berharap, Panitia PPDB Provinsi melibatkan kabupaten dan kota dalam membuat kebijakan. Dengan demikian, kabupaten dan kota bisa memberikan pemikiran untuk konsep PPDB. Kabupaten dan kota siap membantu agar lebih baik lagi,” jelas Johardi. (nam/fat/zul)


Berita Sejenis

Nyaleg di Dapil IX, Abdul Fikri Faqih Layak Dipilih Lagi

Nyaleg di Dapil IX, Abdul Fikri Faqih Layak Dipilih Lagi

Pemilu legislatif yang akan digelar secara serentak 17 April mendatang tinggal hitungan hari.


Wali Kota Tegal Dedy Yon Minta Tak Ada Lagi Istilah Kubu atau Blok-blokan

Wali Kota Tegal Dedy Yon Minta Tak Ada Lagi Istilah Kubu atau Blok-blokan

Setelah resmi dilantik dan menempati rumah dinasnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi menggelar ramah tamah.


Seorang Perampok Rumah Panitera di Tegal Ditangkap, Tiga Lainnya Diburu

Seorang Perampok Rumah Panitera di Tegal Ditangkap, Tiga Lainnya Diburu

Diduga menjadi salah seorang pelaku pelaku perampokan, pegawai Pengadilan Negeri Tegal, Riono Simanjuntak, diringkus petugas Reskrim Sektor Tegal Barat.


KPU Masih Sortir dan Li‎pat Surat Suara

KPU Masih Sortir dan Li‎pat Surat Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal masih melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara pemilu serentak 2019 yang tinggal sekitar satu bulan lagi.


Menpora Ingin Kabupaten Tegal Punya Akademi Sepakbola

Menpora Ingin Kabupaten Tegal Punya Akademi Sepakbola

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahwari mendorong Pemkab Tegal lebih memperhatikan persepakbolaan lokal agar bisa berprestasi.


26 PGOT Dirazia, kok Itu Lagi-Itu Lagi Orangnya

26 PGOT Dirazia, kok Itu Lagi-Itu Lagi Orangnya

Sejumlah orang yang diduga berprofesi sebagai pengemis meronta saat hendak bawa petugas Satpol PP dalam kegiatan razia yang digelar, Senin (18/3) siang.


471 Personel Diterjunkan saat Coblosan

471 Personel Diterjunkan saat Coblosan

Polres Tegal akan menerjunkan 471 personel untuk mengamankan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019 yang tinggal menghitung hari.


Diterjang Puting Beliung Lima Rumah Rusak, Jalur Selatan Sempat Macet

Diterjang Puting Beliung Lima Rumah Rusak, Jalur Selatan Sempat Macet

Selain melanda wilayah Desa Pakulaut, bencana puting beliung juga menerjang Dukuh Mlodok RT2 RW3 Desa Kaligayam Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, Kamis (14/3


Puting Beliung Sapu Margasari, Balai Desa dan Sejumlah Rumah Rusak

Puting Beliung Sapu Margasari, Balai Desa dan Sejumlah Rumah Rusak

Angin puting beliung menerjang Desa Pakulaut Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, Kamis (14/3) petang.


Mulai Membusuk, Penghuni Rumah Ditemukan Tewas di Kamarnya

Mulai Membusuk, Penghuni Rumah Ditemukan Tewas di Kamarnya

Kunto Nugroho, warga RT 02 RW III Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tehal ditemukan tewas di dalam kamarnya, Rabu (13/3) malam, sekitar pukul 21.00 W



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!