Lokal
Share this on:

PWNU Jateng: Banyak yang Keliru Memahami Islam Nusantara

  • PWNU Jateng: Banyak yang Keliru Memahami Islam Nusantara
  • PWNU Jateng: Banyak yang Keliru Memahami Islam Nusantara

TEGAL - Sejak bergulir, konsep islam nusantara terus menimbulkan pro dan kontra. Bahkan banyak yang keliru memahami konsep yang sebenarnya dilakukan untuk mengamalkan ajaran Rasulullah SAW.

Itu diungkapkan Sekretaris PWNU Provinsi Jawa Tengah Huda Hudallah saat memberikan sambutan pada pembukaan Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU) ke-5 PCNU Kota Tegal, Jumat (30/11) sore. Menurutnya, banyak yang belum mendengarkan penjelasan Islam Nusantara secara utuh sudah membuat pemahaman sendiri, sehingga banyak yang keliru memahaminya.

"Karenanya, beberapa waktu lalu, PBNU mengundang semua pengurus wilayah untuk menangkal berbagai tudingan kepada NU melalui media sosial termasuk isu Islam Nusantara," katanya.

Menurut Hudallah, Islam Nusantara dimaknai melaksanakan Islam dengan memperhatikan tradisi dan budaya setempat. Sebab, kalau tidak memperhatikan budaya dan tradisi maka dalam pelaksanaannya akan mengalami kekeliruan dalam implementasinya.

"Islam yang murni berdasarkan ajaran Nabi Muhammad SAW yang dalam penerapannya menghormati tradisi atau budaya yang tidak bertentangan dengan Syariat Islam, itulah sejatinya Islam Nusantara," jelasnya.

Sementara Ketua Panitia PKPNU Ahmad Farhan mengatakan PKPNU ke-5 diikuti Peserta sebanyak 74 orang. Melalui kegiatan ini kami berharap agar peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga menjadi orang Indonesia yang benar-benar Indonesia dan orang NU yang benar-benar NU.

"Tujuannya yakni membentuk kader militan NU yang tetap memiliki semangat NKRI dan nasionalisme," pungkas Farhan. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

NONGKI bareng BPJS Ketenagakerjaan Tegal
NONGKI bareng BPJS Ketenagakerjaan Tegal

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Jumlah warga Kabupaten Tegal yang sudah melakukan perekaman e-KTP dan datanya siap cetak atau berstatus print ready record (PRR) mencapai 71.000 orang.


Bongkar-bongkar Rongsok, Tukang Rongsok Malah Temukan Granat Tangan

Bongkar-bongkar Rongsok, Tukang Rongsok Malah Temukan Granat Tangan

Sejumlah pekerja di rumah Sukirno (52), pengepul rongsok, dikejutkan dengan benda yang ditemukan di depan rumah majikannya di Desa Maribaya Kecamatan Kramat.


Diduga Pakai Uang Sisa Prona Rp98,5 Juta, Kades di Brebes Digeruduk Warganya

Diduga Pakai Uang Sisa Prona Rp98,5 Juta, Kades di Brebes Digeruduk Warganya

Warga Desa Kedunguter Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kedunguter, Jumat (14/12), menggeruduk kantor Desa Kedunguter.


Banyak Kecelakaan, Jalur Bawah Flyover Kretek Diminta Difungsikan Lagi

Banyak Kecelakaan, Jalur Bawah Flyover Kretek Diminta Difungsikan Lagi

Banyaknya desakan agar jalur di bawah Flyover Kretek difungsikan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes melakukan inventarisasi.


Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Sejumlah warga di Kabupaten Tegal dan sekitarnya dikejutkan dengan bunyi mendengung yang tak lazim, Jumat (14/12), sekitar pukul 01.10 WIB dinihari.


Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kesehatan Sopir Bus Akan Dicek

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kesehatan Sopir Bus Akan Dicek

Guna menekan angka kecelakaan kesehatan para sopir bus yang akan membawa angkutan natal dan tahun baru bakal dicek.


Tebing Longsor, Jalan Salem-Banjarharjo Tertutup Tanah

Tebing Longsor, Jalan Salem-Banjarharjo Tertutup Tanah

Tebing Lio yang berada di tepi Jalan Raya Salem-Banjarharjo, Kabupaten Brebes di Desa Pasirpanjang Kecamatan Salem mengalami longsor, Kamis (13/12) sore.


4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

Disdukcapil Kabupaten Tegal mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang tidak terpakai dan menumpuk di kecamatan.


Lima Tahun, DPRD Buat 20 Perda Inisiatif dan 8 Usulan Pemerintah

Lima Tahun, DPRD Buat 20 Perda Inisiatif dan 8 Usulan Pemerintah

Hak mengajukan rancangan peraturan daerah, lazim disebut hak inisiatif, adalah hak yang dimiliki oleh DPRD untuk mengajukan rancangan Propemperda.


11 Mobil dan 18 Motor yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bumiayu Diidentifikasi

11 Mobil dan 18 Motor yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bumiayu Diidentifikasi

Satlantas Polres Brebes melalui Pos Lantas Bumiayu terus melakukan identifikasi terhadap belasan kendaraan yang terdampak kecelakaan maut.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!