Lokal
Share this on:

Rapat Keluarga, Mbah Was'ud Dibawa ke Panti Sosial

  • Rapat Keluarga, Mbah Was'ud Dibawa ke Panti Sosial
  • Rapat Keluarga, Mbah Was'ud Dibawa ke Panti Sosial

NGOBROL - Tim dari Yayasan GST mengobrol dengan Mbah Was'ud di rumahnya ditemani para tetangga. (Iman Teguh S./radartegal.com)

KRAMAT - Kedatangan Tim Yayasan Gerak Sedekah Tegal (GST) ke rumah Mbah Was'ud di Desa Kemuning RT 03, RW 11 Kecamatan Kramat, membuat geger warga sekitar. Disambut warga sekitar, tim diantar ke rumah Mbah Was'ud yang sudah nyaris ambruk dan tanpa pintu serta jendela.

Ketua Yayasan GST Eko Sudiyanto, Senin (17/6) mengatakan, tim sangat terenyuh melihat kondisi rumah yang ditempati Mbah Was'ud. Selain rusak parah, rumah tersebut juga tidak layak dikatakan sebagai rumah hunian.

"Sangat miris kehidupan Mbah Was'ud. Pemerintah belum menyentuh sama sekali. Padahal Mbah Was'ud sangat layak mendapat bantuan," katanya.

Hasil rapat keluarga, tambah Eko Sudiyanto, Mbah Was'ud akan dibawa ke panti sosial agar bisa menikmati hidup layak. Pihak keluarga akan mengurus semua surat-surat untuk dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Tegal. Agar Pemkab Tegal melalui Dinas Sosial dapat membawa Mbah Was'ud ke panti sosial.

"Kami dari Yayasan GST akan membantu dan mengawal sampai tuntas. Kalau dibutuhkan, kami siapkan mobil ambulans untuk membawa Mbah Was'ud ke panti sosial yang akan dituju," tambahnya.

Untuk sementara, lanjut Eko Sudiyanto, yayasan akan memberikan sedekah kontan untuk Mbah Was'ud. Tim akan kembali ke rumah Mbah Was'ud supaya pengurusan surat dapat selesai dengan cepat. Dan mudah-mudahan Dinas Sosial segera membantu untuk meringankan beban hidup yang dialami Mbah Was'ud. (guh/ima)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Ancam dengan Korek Api Pistol, Polisi Gadungan Jual Perhiasan Gadis Pemalang

Ancam dengan Korek Api Pistol, Polisi Gadungan Jual Perhiasan Gadis Pemalang

Selain menjual ponsel genggam milik Sari, gadis Pemalang yang dibawa pergi polisi gadungan


Rumah Penerima Bantuan Dicap Miskin, Jika Pura-pura Didoakan Kena Azab

Rumah Penerima Bantuan Dicap Miskin, Jika Pura-pura Didoakan Kena Azab

Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tundagan, Kecamatan Watukumpul, Pemalang ditandai cap miskin dengan pilok warna merah.


226 Kepala Keluarga Krisis Air Bersih

226 Kepala Keluarga Krisis Air Bersih

Sedikitnya 226 kepala keluarga di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi didroping 10 ribu liter air bersih.


Penusuk Warga sampai Pisaunya Tertancap Langsung Dibawa ke Magelang

Penusuk Warga sampai Pisaunya Tertancap Langsung Dibawa ke Magelang

Tak membutuhkan waktu yang lama, jajaran Polsek Bojong Polres Tegal akhirnya berhasil mengamankan pelaku penusukan Suparti (48) warga Desa Karangmulya Kecamatan


800 Petani di Suradadi Dapatkan Jaminan Sosial dari BPJS

800 Petani di Suradadi Dapatkan Jaminan Sosial dari BPJS

Tercatat 800 petani di Kecamatan Suradadi mendapat program pemberian bantuan iuran jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.


Dibawa Pria yang Ngaku Polisi, Gadis Pemalang Belum Juga Kembali

Dibawa Pria yang Ngaku Polisi, Gadis Pemalang Belum Juga Kembali

Sari Istiqomah (21) gadis Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang yang hilang diajak pria kenalannya yang mengaku polisi, hingga kini belum diketahui keberadaannya.


Merujuk Pada Komponen, 558 Calon Penerima PKH di Talang Divalidasi

Merujuk Pada Komponen, 558 Calon Penerima PKH di Talang Divalidasi

Pendamping PKH Kecamatan Talang Amir Ibnu Umar mengaku saat ini akan melakukan validasi pada 558 calon keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH)


Hoaks, Tak Ada Pemutihan SIM yang Sudah Tak Berlaku

Hoaks, Tak Ada Pemutihan SIM yang Sudah Tak Berlaku

Jagad media sosial saat ini ramai memperbincangkan beredarnya meme tentang penerbitan SIM Smart.


Sudah Ditutup Mei, Lowongan Transmigrasi dari Kota Tegal Hoax

Sudah Ditutup Mei, Lowongan Transmigrasi dari Kota Tegal Hoax

Akhir-akhir beredar informasi terkait pembukaan lowongan Transmigrasi ke Kabupaten Bulungan Kalimantan utara melalui media sosial Facebook.


Rapat Paripurna Memanas, Anggota Dewan Saling Interupsi

Rapat Paripurna Memanas, Anggota Dewan Saling Interupsi

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal dengan agenda pembacaan pengumuman fraksi-fraksi berlangsung memanas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!