Lokal
Share this on:

Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212

  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212
  • Razia di Jalur Pantura, Polisi Tepis terkait Reuni 212

WARUREJA - Menjelang aksi bertajuk Reuni Akbar 212 di Jakarta, jajaran Polres Tegal menggelar razia kendaran yang melintasi jalan pantura Kecamatan Warureja, Sabtu (1/12).

Razia tersebut dimulai pukul 20.00 WIB di ruas jalan depan Rumah Makan Sampurna Desa Babadan Kecamatan Warureja. Personel gabungan di antaranya dari Sabhara, Satreskrim, Satlantas, dan Polsek menghentikan bus, mobil travel, dan mobil pikap yang menuju ke arah Jakarta.

Setelah menanyakan asal dan tujuan, mereka kemudian memeriksa surat-surat kendaraan dan barang bawaan yang ada di dalam kendaraan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang dan berbahaya yang dibawa.

Hingga razia selesai sekitar pukul 22.00 WIB, tidak ada temuan barang-barang tersebut. Namun terdapat sejumlah pengemudi yang ditilang karena pelanggaran surat-surat kendaraan dan mengakut sepeda motor.

Dalam razia itu petugas mendapati adanya salah satu bus dan mobil pribadi yang mengangkut penumpang yang akan menghadiri acara Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta. Pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap kendaraan tersebut sebelum dipersilahkan melanjutkan perjalanan.

Perwira koordinator pelaksana kegiatan AKP Sugeng Dwiyanto mengatakan, razia yang digelar merupakan kegiatan rutin dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban.

"Ini kegiatan rutin yang kita tingkatkan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan. Setiap hari, setiap malam ini kita lakukan," kata Sugeng usai razia.

Sasaran razia, lanjut Sugeng, adalah barang-barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, dan bahan peledak. Dia memastikan tidak ada temuan barang-barang tersebut.

"Mobil-mbil yang ada penumpangnya banyak kita periksa secara detail. Tidak ada temuan (barang terlarang dan berbahaya). Tapi ada beberapa kendaraan yang masa berlaku surat-surat kendarannya sudah habis," ungkapnya.

Sugeng menampik jika kegiatan tersebut terkait dengan kegiatan Reuni Akbar 212 yang digelar di Monas, Jakarta, Minggu (2/12).

"Ini kegiatan rutin dan kebetulan pelaksanaan hari ini bersamaan dengan acara Reuni 212. Kebetulan tadi ada rombongan satu bus dari Solo yang akan menghadiri acara itu," pungkasnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Banyak Kecelakaan, Jalur Bawah Flyover Kretek Diminta Difungsikan Lagi

Banyak Kecelakaan, Jalur Bawah Flyover Kretek Diminta Difungsikan Lagi

Banyaknya desakan agar jalur di bawah Flyover Kretek difungsikan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes melakukan inventarisasi.


Tiga Pembobol ATM Pakai Tusuk Gigi Dibolongi Polisi

Tiga Pembobol ATM Pakai Tusuk Gigi Dibolongi Polisi

Tiga pelaku pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di Jawa dan Sumatera terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas di kakinya, Rabu (12/12).


Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Warga di sepanjang Jalur Pantura Desa Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes terlibat cekcok dengan polisi, yang mengawal proses pembongkaran jembatan.


Diduga Kelebihan Muatan, Sopir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Diduga Kelebihan Muatan, Sopir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi akhirnya menetapkan Wasroni (35), sopir truk maut yang menewaskan lima orang di Bumiayu, Senin (10/12) kemarin.


Begini Detik-detik Truk yang Tabrak 14 Mobil dan 18 Motor di Bumiayu

Begini Detik-detik Truk yang Tabrak 14 Mobil dan 18 Motor di Bumiayu

Jalur Utama Bumiayu tepatnya di Jalan Raya Pangeran Diponegoro Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Tegal kembali memakan korban jiwa.


AKBP Siti Rondhijah Siap Tuntaskan Sejumlah PR Polisi

AKBP Siti Rondhijah Siap Tuntaskan Sejumlah PR Polisi

Tampuk pimpinan Polres Tegal Kota resmi berpindah dari AKBP Jon Wesly Arianto kepada AKPB Siti Rondhijah.


Merokok saat Jam Kerja, 12 PNS Didenda Masing-masing Rp50 Ribu

Merokok saat Jam Kerja, 12 PNS Didenda Masing-masing Rp50 Ribu

Sebanyak 12 pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti merokok saat jam kerja, terjaring razia petugas Satpol PP Kota Semarang.


Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Hingga saat ini jajaran Kepolisian masih berupaya mengungkap kematian Evy Trianto (35) pedagang yang ditemukan tewas di dalam kiosnya.


Hendak Jual 20 Ton Pupuk Bersubsidi, Pengecer Perempuan Digerebek Polisi

Hendak Jual 20 Ton Pupuk Bersubsidi, Pengecer Perempuan Digerebek Polisi

20 ton pupuk bersubsidi yang hendak dijual ke Kendal dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal.


Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Sebanyak tiga orang yang diduga kawanan sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) ditangkap polisi, Rabu (5/12).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!