• Home
  • Berita Lokal
  • Rentang Waktu Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Tak Terlalu Rapat

Lokal
Share this on:

Rentang Waktu Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Tak Terlalu Rapat

  • Rentang Waktu Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Tak Terlalu Rapat
  • Rentang Waktu Pemilu Nasional dan Daerah Diusulkan Tak Terlalu Rapat

FOTO BERSAMA - Penyelenggara Focus Group Discussion (FGD) dan peserta kompak melakukan sesi foto bersama.

SLAWI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal melakukan evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019. Banyak masukan dari peserta maupun narasumber untuk pelaksanaan pemilu berikutnya.

Komisioner KPU Devisi Hukum dan Pengawasan Ika Andreastuti mengungkapkan, persoalan Pemilu 2019 di Kabupaten Tegal dievaluasi kembali.

Saran dari KPU Provinsi Jawa Tengah, agar pelaksanaan pemilu nasional dan daerah atau regional tak terlalu rapat tapi berjarak 2,5 tahun. Dicontohkan, untuk 2,5 tahun pertama dilaksanakan pileg. Kemudian 2,5 tahun kedua dilaksanakan pilpres maupun pilkada.

"Ini hanya angan-angan KPU Jawa Tengah, mudah-mudahan dapat dikabulkan oleh pemegang kebijakan," tambahnya.

Evaluasi dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan narasumber dari KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

Acara ini juga menghadirkan pengurus partai politik, Bawaslu, TNI, Polri, dinas terkait, LSM, Bawaslu Kabupaten Tegal, dan KPU Kota Tegal serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sedangkan untuk narasumbernya yakni Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Hukum dan Pengawasan Muslim Aisha, dan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Fajar Saka.

"Dalam diskusi, Ketua Bawaslu Jateng Fajar meminta adanya perbaikan pemilu. Misalnya peningkatan kapasitas KPPS dan regulasi pasal per pasal. Karena ada pasal yang tidak sesuai," katanya.

Bawaslu menghendaki, tambah Ika, agar KPPS mampu menguasai persoalan tentang pemilu. Karena menjadi KPPS tidaklah mudah. Mereka harus tahan banting karena menjadi tumpuan untuk negeri tercinta ini. Dan pengawas TPS juga harus dievaluasi. Agar pelaksanaan pemilu ke depan bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Tegal Nurokhman mengatakan forum diskusi itu merupakan bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemilu yakni evaluasi. Tujuannya untuk memberikan informasi, kritik dan masukan serta evaluasi pelaksanaan pemilu yang akan datang. Dan KPU ke depan akan menyeleksi anggota KPPS agar tidak menimbulkan korban jiwa lagi. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

HKN ke-55, Generasi Sehat Indonesia Unggul

HKN ke-55, Generasi Sehat Indonesia Unggul

Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun ini mengambil tema "Generasi Sehat Indonesia Unggul, untuk Mengajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat."


Hektarean Lahan yang Terbakar Akan Ditanami Lagi

Hektarean Lahan yang Terbakar Akan Ditanami Lagi

Kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Tegal dan Brebes beberapa bulan lalu mengakibatkan ratusan hektare lahan hangus dilalap api.


Tak Kelihatan Seharian, Pria di Tegal Ditemukan Tergantung di Dalam Rumahnya

Tak Kelihatan Seharian, Pria di Tegal Ditemukan Tergantung di Dalam Rumahnya

Seorang pria di Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, Jumat (15/11) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.


Wadir Reskrimsus Polda Jateng Ajak Ulama Perkuat Ukhuwah

Wadir Reskrimsus Polda Jateng Ajak Ulama Perkuat Ukhuwah

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jateng AKBP Firman Lukman Hakim mengajak para alim ulama untuk bersama-sama memperkuat ukhuwah insaniyah dan islamiyah di tengah


HKN ke-55, Generasi Sehat Indonesia Unggul

HKN ke-55, Generasi Sehat Indonesia Unggul

Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 mengambil tema generasi sehat Indonesia unggul, untuk mengajak masyarakat hidup bersih dan sehat.


Paskabom Medan, Mapolres, Asrama, dan Aset Dijaga Ketat

Paskabom Medan, Mapolres, Asrama, dan Aset Dijaga Ketat

Peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, membuat sejumlah polres di jajaran Polda Jateng melakukan sejumlah langkah antisipatif.


Jembatan Penghubung Sukareja-Kertasari Ambles

Jembatan Penghubung Sukareja-Kertasari Ambles

Jembatan penghubung Desa Sukareja, Kecamatan Warureja dan Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi patah.


Pipa Induk Pecah, Layanan Air Bersih Tiga Daerah Terganggu

Pipa Induk Pecah, Layanan Air Bersih Tiga Daerah Terganggu

Jaringan pipa induk milik Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Jawa Tengah yang melintas di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang pecah.


GOR Trisanja Tak Layak Digunakan Pertandingan Liga 3 Jawa dan Nasional

GOR Trisanja Tak Layak Digunakan Pertandingan Liga 3 Jawa dan Nasional

Putaran Liga 3 PSSI Regional Jawa dalam waktu dekat akan digelar dan Persekat akan berlaga di putaran itu.


STIKes Bhamada Gandeng Chitkara University India

STIKes Bhamada Gandeng Chitkara University India

Setelah menindaklanjuti kerja sama dengan perguruan tinggi di Filipina dan Jepang, STIKes Bhamada Slawi terus memperluas dan memperbanyak kerja sama



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!