Lokal
Share this on:

Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai

  • Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai
  • Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai

MENYEBERANG JALAN - Ratusan karyawan di salah satu pabrik di Kabupaten Brebes menyeberang jalan untuk memulai aktivitas kerja. (harviyanto/radartegal.com)

BREBES - Bupati Brebes Hj Idza Pritanti SE mendesak kepada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang (DPSDATR) Kabupaten Brebes untuk segera menyelesaikan revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Keinginan itu disampaikan bupati, mengingat sudah 2,5 tahun perda itu diajukan untuk dilakukan revisi.

Menurut dia, perda tersebut sangat dibutuhkan guna menunjang iklim investasi dan pembangunan di kota bawang.

"Saya minta kepada kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang dibantu bersama pak sekda untuk bisa segera menyelesaikannya. Ini untuk mempermudah investasi yang ada di Brebes,” ujarnya.

Diakui bupati, proses revisi Perda RTRW itu sudah cukup lama. Bahkan, Brebes telah tersalip oleh dua daerah lain. Yakni, Kabupaten Kendal dan Batang. Untuk itu, revisi Perda RTRW tersebut harus terus didorong agar cepat diselesaikan karena sudah sangat dibutuhkan.

"Kedua daerah tersebut (Kendal dan Batang) belum lama ini sudah memasukkan rancangan Perda RTRW ini ke loker Dirjen Tata Ruang, saat ini giliran Brebes harus sudah masuk ke loker, sehingga dapat cepat ditetapkan," ujarnya.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi Perda RTRW DPRD Kabupaten Brebes Imam Royani mengungkapkan, proses pembahasan revisi Perda RTRW di tingkat Pansus DPRD sudah dilaksanakan sejak bulan April tahun 2017 lalu, dan tugas pansus saat ini sudah selesai. Namun, proses di tingkat eksekutif hingga sekarang belum kelar. Hal itu karena ada beberapa proses lanjutan yang menjadi ranah eksekutif. Termasuk beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. (har/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gelap, Alun-Alun Hanggawana Dikeluhkan Warga

Gelap, Alun-Alun Hanggawana Dikeluhkan Warga

Keluhan mengenai kondisi alun-alun nampaknya masih belum selesai.


Geger, Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Dekat Pintu Tol

Geger, Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas di Dekat Pintu Tol

Seorang pria tak dikenal ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sisi jalur pantura, tidak jauh dari akses pintu Tol Gandulan Kecamatan Taman, Pemalang.


Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Tidak bisa diaksesnya sejumlah layanan perbankan di Bank Mandiri, Sabtu (20/7), membuat nasabahnya di Slawi, Brebes, dan Tegal panik.


Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Sejumlah nelayan di perairan Tanjursari Pemalang memilih tak melaut karena gelombang tinggi.


Nasabah Juga Tak Bisa Cek Saldo dari Buku Rekening

Nasabah Juga Tak Bisa Cek Saldo dari Buku Rekening

Kepanikan nasabah mandiri semakin bertambah. Pasalnya, selain tak bisa mengecek saldo lewat ATM, mereka juga tak bisa melakukannya menggunakan buku rekening.


Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Tak Butuh waktu lama, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan .


Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Malang tak dapat ditolak. Untung tak dapat diraih. Nasib naas menimpa Indah Fauziah, 35, warga Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari.


Turun Tangan, Jumadi Upayakan Persoalan Ijazah Lusiana Selesai Hari Ini

Turun Tangan, Jumadi Upayakan Persoalan Ijazah Lusiana Selesai Hari Ini

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi langsung mendatangi rumah Diah Repelita (43) warga Jalan Tanjung RT02 RW04 Kelurahan Kejambon.


Ibu Kecelakaan, Gadis Ini Tak Bisa Daftar SMA karena Ijazahnya Ditahan

Ibu Kecelakaan, Gadis Ini Tak Bisa Daftar SMA karena Ijazahnya Ditahan

Diah Repelita (43), warga Jalan Tanjung RT 2 RW 4 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal merupakan gambaran sosok wanita yang kuat.


Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

Dinas Sosial Kota Tegal mencatat ada 1.882 keluarga penerima manfaat (KPM) dicoret sebagai peserta PKH sejak awal 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!