Lokal
Share this on:

Ribuan KK di Bumiayu Alami Krisis Air

  • Ribuan KK di Bumiayu Alami Krisis Air
  • Ribuan KK di Bumiayu Alami Krisis Air

Ilustrasi.

BUMIAYU - Dampak musim kemarau dirasakan ribuan warga Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu. Hal ini terjadi karena semakin menurunnya ketersediaan sumber air bersih di rumah maupun lingkungan tempat tinggal.

Selain membutuhkan bantuan droping air bersih, warga juga berharap ke depan ada pembangunan jaringan air bersih sebagai upaya permanen.

Rustam, 41, warga setempat menuturkan, kondisi kesulitan air bersih sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir ini. Hal itu akibat, semakin surutnya air sumur yang ada di rumahnya.

"Pagi hari bisa diambil, tapi hanya sebentar air sudah keruh karena surut dan mencapai dasar sumur," ungkapnya, Rabu (10/7).

Dikatakan Rustam, untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK), warga memanfaatkan air dari aliran Sungai Pemali yang melintas di wilayah Desa Pruwatan. Warga membuat sumur-sumur kecil (belik) di pinggiran sungai, untuk kemudian diangkut menggunakan ember maupun jeriken ke rumah.

"Air sungai juga semakin surut. Kalau untuk mencuci masih bisa dilakukan di sana. Sedangkan lainnya kita bikin belik, agar air lebih jernih karena berupa resapan," kata Rustam.

Sementara Amsori, selaku pj kades Pruwatan mengatakan, krisis air bersih di wilayahnya berdampak pada sebanyak 1.335 Kepala Keluarga (KK) atau 5.503 jiwa yang tersebar di 10 RW.

"Terdapat 6 wilayah RW yang saat ini sangat kesulitan, sehingga kami rekomendasikan untuk mendapat bantuan droping air bersih," kata Amsori.

Sementara untuk wilayah RW lainnya, meski kekurangan tapi masih bisa mendapatkan pasokan air. Karenanya penanganan yang disampaikan berupa pipanisasi maupun pengadaan sumur bor.

"Sedianya program pengadaan air bersih sudah masuk wilayah Pruwatan, namun belum bisa menjangkau pemukiman secara keseluruhan," imbuh Amsori.

Kondisi tersebut telah disampaikan sebagai bahan laporan ke Pemerintah Kabupaten Brebes, melalui Kantor Kecamatan Bumiayu.

Menyikapi kondisi tersebut, Camat Bumiayu Apriyanto Sudarmoko mengimbau warga agar bisa menggunakan air secara bijak selama menghadapi musim kemarau seperti ini.

"Untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang terjadi, masyarakat diminta dapat menghemat air. Dengan menggunakan secara bijak," ingatnya.

Dikatakan, pihaknya juga meminta masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat. Hal ini karena kondisi cuaca seperti yang tengah berlangsung ini biasanya diikuti munculnya berbagai penyakit seperti diare, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) serta penyakit lainnya.

"Untuk itu, diharapkan masyarakat tetap memperhatikan kesehatan lingkungan. Misalnya memperhatikan cara membuang kotoran secara sehat, yakni menggunakan jamban atau WC serta membuang sampah pada tempatnya," pungkasnya. (pri/ism/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bantuan Air Bersih Mulai Disalurkan
Bantuan Air Bersih Mulai Disalurkan

Berita Sejenis

Pipa Induk Pecah, Layanan Air Bersih Tiga Daerah Terganggu

Pipa Induk Pecah, Layanan Air Bersih Tiga Daerah Terganggu

Jaringan pipa induk milik Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Jawa Tengah yang melintas di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang pecah.


Kekeringan Meluas, PMI Droping 814 Ribu Liter Air ke 39 Desa

Kekeringan Meluas, PMI Droping 814 Ribu Liter Air ke 39 Desa

Mundurnya musim penghujan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal mengalami kekeringan.


Meski Turun Hujan, Ribuan Warga Desa Tamansari Masih Krisis Air Bersih

Meski Turun Hujan, Ribuan Warga Desa Tamansari Masih Krisis Air Bersih

Ribuan warga Desa Tamansari, Kecamatan Jatinegara hingga kini masih mengalami kelangkaan air bersih.


Kemarau Belum Berujung, 8 Desa Digelontor Air Bersih

Kemarau Belum Berujung, 8 Desa Digelontor Air Bersih

Musim kemarau di Kabupaten Tegal belum berujung.


Lima Bulan, Warga Pulosari Krisis Air Bersih

Lima Bulan, Warga Pulosari Krisis Air Bersih

Krisis air bersih masih dialami warga di sejumlah desa di Kecamatan Pulosari.


Kemarau, Puluhan Tempat Ibadah Kelangkaan Air Bersih

Kemarau, Puluhan Tempat Ibadah Kelangkaan Air Bersih

Puluhan tempat ibadah yang berada di Desa Penyalahan, Kecamatan Jatinegara mulai mengalami kelangkaan air bersih.


Warga Dukuh Krajan Kesulitan Air, 16 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan

Warga Dukuh Krajan Kesulitan Air, 16 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tegal mendistribusikan dua truk tangki air bersih isi 16 ribu liter.


Kekeringan Meluas, Giliran Warga Karangmalang Kesulitan Air Bersih

Kekeringan Meluas, Giliran Warga Karangmalang Kesulitan Air Bersih

Musim kemarau panjang telah menyebabkan beberapa desa di Kabupaten Tegal mengalami kelangkaan air bersih.


Ini Penyebab Tanah Retak di Desa Kebandaran

Ini Penyebab Tanah Retak di Desa Kebandaran

Bencana alam berupa tanah retak terjadi di Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Pemalang. Kondisi saluran air yang buruk disebut menjadi salah satu penyebabnya.


Hari Ini, Ribuan Pelanggan PDAM Tak Teraliri Air

Hari Ini, Ribuan Pelanggan PDAM Tak Teraliri Air

Ribuan pelanggan PDAM PDAM Tirta Mulia Pemalang di wilayah Kecamatan Pemalang, Taman, Petarukan dan Ampelgading hari ini tak teraliri air.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!