• Home
  • Berita Lokal
  • Rugikan Negara Rp560 Juta, Koruptor BKK Tegal Barat Dituntut 4,5 Tahun

Lokal
Share this on:

Rugikan Negara Rp560 Juta, Koruptor BKK Tegal Barat Dituntut 4,5 Tahun

  • Rugikan Negara Rp560 Juta, Koruptor BKK Tegal Barat Dituntut 4,5 Tahun
  • Rugikan Negara Rp560 Juta, Koruptor BKK Tegal Barat Dituntut 4,5 Tahun

SIDANG – Terdakwa saat mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi akhirnya menuntut dua terdakwa kasus dugaan korupsi di BKK Tegal Barat, Cabang Tegal Selatan, Rosilah dan Susnani dengan hukuman 4,5 tahun.

Jaksa juga meminta kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang agar terdakwa membayar uang pengganti. Demikian ditegaskan JPU Mulyono SH dan Rizky SH saat menuntut dua terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin.

Dalam persidangan, Mulyono dan Rizky sebelumnya membacakan fakta persidangan yang selama ini digelar. Di antaranya tentang para saksi yang menyebut bahwa mereka namanya telah dicatut oleh dua terdakwa.

Termasuk, kesaksian managemen PD BKK Tegal Barat yang mengalami kerugian. Karena itu, dihadapan majelis hakim yang diketuai Hakim Andi Astara SH MH, JPU minta dihukum sesuai dengan tuntutannya.

Jaksa Mulyono SH dan Rizky SH juga sempat membacakan peran terdakwa Rosilah yang diketahui sebagai mantan pimpinan BKK. Termasuk pada terdakwa Susnani, broker atau calo yang berperan mencari nasabah fiktif.

”Bersama Susnani (selaku perantara kredit) terdakwa Rosilah pada September 2012 sampai dengan Januari 2013 di Perusahaan Daerah Badan Kecamatan (PD BKK) Tegal Barat Cabang Tegal Selatan, menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau lain atau korporasi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp560 juta,” terang Mulyono.

Jaksa menjelaskan soal modus yang dilakukan oleh terdakwa. Di antaranya memberikan pinjaman, tapi pinjaman yang diberikan ternyata fiktif. ”Bahwa akibat perbuatan terdakwa, sebagaimana diuraikan telah mengakibatkan kerugian keuangan Negara,” ungkapnya.

Perbuatan terdakwa, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) jo. pasal 18 Undang-Undang RI. Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi PasaI 55 (1) Ke1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

”Karena itu, kami menuntut terdakwa Susnani dengan hukuman pidana badan selama 4 tahun 6 bulan, denda 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Dan terdakwa juga harus membayar, uang pengganti Rp443.493.450 dan atau subsider 1 tahun penjara,” tegas Mulyono.

Sementara JPU, Rizky, menuntut terdakwa Rosilah dengan hukuman pidana hukuman badan 4 tahun 6 bulan, dengan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa juga harus membayar uang pengganti Rp20 juta subsider 2 bulan penjara.

Mendengar tuntutan JPU, hakim memberikan waktu kepada terdakwa untuk bisa memberikan pembelaan. Namun, hakim meminta pembelaan yang dibacakan nanti diberi waktu satu pekan ke depan. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Arus Mudik Lewat Kota Tegal Turun 15 Persen

Arus Mudik Lewat Kota Tegal Turun 15 Persen

Volume kendaraan yang melintas di Kota Tegal selama arus mudik dan balik 2018 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.


Bolos Kerja, PNS Langsung Dilaporkan ke Kemenpan RB

Bolos Kerja, PNS Langsung Dilaporkan ke Kemenpan RB

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal mengerahkan tim pada hari pertama masuk kerja setelah libur cuti bersama, Kamis (21/6).


Pungli Parkir Tak Pengaruhi 77.525 Wisatawan Sesaki Guci

Pungli Parkir Tak Pengaruhi 77.525 Wisatawan Sesaki Guci

Sempat menjadi sorotan karena tarif parkirnya, obyek wisata pemandian air panas alami Guci Kabupaten Tegal masih menjadi tujuan favorit untuk berlibur.


Bolos di Hari Pertama, Dua PNS Pemkot Tegal Terancam Sanksi

Bolos di Hari Pertama, Dua PNS Pemkot Tegal Terancam Sanksi

Dua aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di Pemkot Tegal terancam sanksi.


Belum Perekaman e-KTP, 76.637 Warga Terancam Tak Bisa Nyoblos

Belum Perekaman e-KTP, 76.637 Warga Terancam Tak Bisa Nyoblos

Kurang dari sepekan menjelang pilgub Jateng dan pilbup Tegal, 76.637 warga di Kabupaten Tegal masih belum melakukan perekaman data e-KTP.


Habis Lebaran, Terbitlah Gunungan Sampah

Habis Lebaran, Terbitlah Gunungan Sampah

Sampah selama musim libur Lebaran di Kabupaten Tegal tercatat hingga 600 meter kubik perhari.


Banyak Pemotor Tergelincir, Polisi Terjunkan Tim Urai di Guci

Banyak Pemotor Tergelincir, Polisi Terjunkan Tim Urai di Guci

Macetnya arus kendaraan di obyek wisata unggulan Kabupaten Tegal, sempat diperparah dengan adanya insiden pengendara sepeda motor yang terpeleset.


Dikawal Polisi dan Tentara, Logistik Pilgub dan Pilbup Dikirim ke PPK

Dikawal Polisi dan Tentara, Logistik Pilgub dan Pilbup Dikirim ke PPK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupten Tegal mulai mendistribusikan logistik pemilihan gubernur (pilgub) Jateng dan pemilihan bupati (pilbup) Tegal.


Kenakan Jas ‘NU’-nya kepada Ardie, Was’ari Titipkan Amanat PCNU

Kenakan Jas ‘NU’-nya kepada Ardie, Was’ari Titipkan Amanat PCNU

Warga NU di Kabupaten Tegal diminta untuk saling menguatkan silaturahmi menghadapi tahun politik, yani pilkada serentak 27 Juni nanti.


Selfie, Dua Warga Tegal Tewas Terpeleset Jatuh di Curug Nangga

Selfie, Dua Warga Tegal Tewas Terpeleset Jatuh di Curug Nangga

Dua warga Desa Tegalandong Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal dilaporkan tewas, setelah terpeleset dan jatuh ke dalam aliran air Curug Nangga.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!