Lokal
Share this on:

Rujukan BPJS Bikin Bingung, Pasien RSUD Brebes Turun 60 Persen

  • Rujukan BPJS Bikin Bingung, Pasien RSUD Brebes Turun 60 Persen
  • Rujukan BPJS Bikin Bingung, Pasien RSUD Brebes Turun 60 Persen

BREBES - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes drg O’o Suprana keberatan dengan pemberlakuan uji coba sistem rujukan online BPJS Kesehatan. Itu dilakukannya dengan melayangkan surat resmi kepada Menteri Kesehatan (Menkes) RI.

“6 Oktober kemarin, kami kirimkan surat kepada Menkes dan Dirjen Pelayanan dan Rujukan Kemenkes RI. Intinya kami minta penerapan sistem rujukan online BPJS Kesehatan ditinjau kembali,” ungkap O’o Suprana.

Menurut O’o, pemberlakuan sistem baru itu mengakibatkan pasien di RSUD Brebes turun drastis hingga 60 persen. Padahal penerapan kebijakan itu baru diberlakukan kurang dari dua pekan.

“SDM dan prasarana rumah sakit tidak bisa dimanfaatkan optimal dengan penerapan mekanisme rujukan online BPJS Kesehatan ini,” kata dia.

Ditambahkan O’o, masyarakat utamanya pasien dari kalangan tak mampu merugian sejak penerapan sistem itu. Mereka kesulitan mengakses langsung pelayanan rumah sakit daerah. “Itulah kenapa kami meminta Menkes meninjau ulang. Apakah lebih bermanfaat atau sebaliknya.”

O’o tak menampik sistem rujukan online BPJS Kesehatan menimbulkan kebingungan dan pro kontra dari pasien maupun pengelola fasilitas kesehatan (faskes). Dia mencontohkan penurunan drastis pasien, lantaran rumah sakit tipe B baru bisa mendapat limpahan pasien rujukan dari rumah sakit tipe di bawahnya.

“Dengan sistem itu, kita hanya bisa menerima limpahan pasien dari rumah sakit tipe C dan D, setelah terpenuhi 80 persen,” imbuhnya.

O’o menganggap mekanisme baru ini tidak tepat, jika dalihnya pemerataan pasien. Pasalnya, dari fasilitas kesehatan tingkat pratama (FKTP), pasien hanya bisa memilih rujukan ke rumah sakit tipe C dan D.

“Sistem baru itu bukan pemerataan namanya, tapi pasien dipaksa berobat ke rumah sakit tipe C dan D,” katanya.

Lebih jauh O’o menegaskan aturan rujukan baru itu dikhawatirkan berdampak tidak sehatnya persaingan antar rumah sakit. Sebab, masyarakat tidak bisa dengan leluasa memilih rujukan ke faskes yang dinilai memiliki kualitas pelayanan sesuai yang dikehendakinya. (far/zul)


Berita Sejenis

Awas! Pestisida Palsu Marak di Brebes

Awas! Pestisida Palsu Marak di Brebes

Polres Brebes berhasil membongkar peredaran obat pertanian palsu di Kabupaten Brebes, Selasa (26/3) kemarin.


Ahli Waris Terima Santuan dari BPJS Ketenagakerjaan

Ahli Waris Terima Santuan dari BPJS Ketenagakerjaan

Ahli waris dari perangkat desa yang tutup usia, telah menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.


2.642 Warga Brebes Derita Penyakit TBC

2.642 Warga Brebes Derita Penyakit TBC

Selama periode 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes mencatat sebanyak 2.642 warga Brebes terserang penyakit tuberkulosis (TBC).


Enam Bulan Jualan di Rest Area Banjaratma Gratis

Enam Bulan Jualan di Rest Area Banjaratma Gratis

Menteri BUMN, Rini Soemarno meninjau langsung perkembangan renovasi bangunan eks Pabrik Gula (PG) Banjaratma di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes.


Enam Bus Dedy Jaya Terbakar di Garasi

Enam Bus Dedy Jaya Terbakar di Garasi

Enam bus Dedy Jaya terbakat saat kebakaran melanda garasi bengkel pool milik PO Dedy Jaya di Jalan Raya Pantura Cimohong Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, M


Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Penjalin

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Penjalin

Muhammad Nuriman Bin Rokiman (9), warga RT3 RW5 Dukuh Patuguran Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan tewas di Waduk Penjalin, Sabtu (23


Banyak Hoax Bikin Pilpres 2019 Jadi Mahal

Banyak Hoax Bikin Pilpres 2019 Jadi Mahal

Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tegal diajak untuk memerangi hoaks atau berita bohong yang banyak beredar di masyarakat pada masa kampanye Pemilu Presiden (


Pendarahan Serius, Istri yang Selingkuh di Kamar Mandi Harus Dirujuk

Pendarahan Serius, Istri yang Selingkuh di Kamar Mandi Harus Dirujuk

Rokhani (25), istri yang dibacok suaminya di Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes masih dirawat intensif di RS Bhakti Asih.


Empat Pejabat di Brebes Bersaing Rebutkan Jabatan Sekda

Empat Pejabat di Brebes Bersaing Rebutkan Jabatan Sekda

empat orang aparatue sipil negara (ASM) atau PNS di Pemkab Brebes bersaing menjadi sekertaris daerah (sekda) kabupaten brebes yang saat ini lowong.


Istri Saya Tak Pakai Celana Dalam, dan Anunya Basah

Istri Saya Tak Pakai Celana Dalam, dan Anunya Basah

Yonang alias Nanang (29), warga Desa Limbangan RT 3 RW 4 Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, mengakui emosinya memuncak saat mengetahui istrinya selingkuh.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!