• Home
  • Berita Lokal
  • Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Lokal
Share this on:

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

  • Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng
  • Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

BELAJAR - Anak-anak antusias di sekolah sungai dari Komunitas Peduli Kali Pemalang

PEMALANG - Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang yang masih peduli dengan kelestarian sungai. Mereka ini tergabung dalam Komunitas Peduli Kali Pemalang.

Selain gemar bersih-bersih kali dan memberikan imbauan tidak buang sampah di sungai dengan memasang plang larangan, mereka rupanya juga rutin menggelar sekolah sungai.

Sekolah sungai digelar di muara Sungai Waluh Asemdoyong, Kecamatan Taman, Pemalang. Tidak ada ruang kelas atau bangku-bangku yang biasa kamu temui di sekolah formal. Murid di sekolah itu duduk di atas pasir pantai, di bawah rerimbun pohon-pohon dengan udara segar yang mengitari mereka, seperti tak berjarak dengan alam.

Anak-anak itu pun tampak antusias mengikuti proses belajar mengajar. Sesekali juga disisipi game edukatif agar aktivitas belajar makin menyenangkan.

Ketua Komunitas Peduli Kali Pemalang Trigandi Imamudin menceritakan, murid sekolah sungai ini tak lain adalah siswa SD formal di Pemalang. Kecintaan pada alam, edukasi pelestarian sungai, juga pengenalan tanggap bencana menjadi materi penting sekolah sungai.

"Saat ini kita gelar tiga kali setahun karena masih menyesuaikan kalender pendidikan," kata Trigandi, Jumat (16/8).

Berbagai kegiatan yang diusung, Komunitas Peduli Kali Pemalang pun kemudian mampu menyabet penghargaan Juara Harapan 2 dalam lomba komunitas sungai yang diadakan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Dinas Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah. Lomba itu diikuti 92 komunitas sungai se Jawa Tengah.

Penilaian dalam lomba itu, kata Trigandi, selain kekuatan organisasi, kelembagaan, program kerja, dan aktivitas komunitas, pemaparan dan tanya jawab di depan juri juga menjadi faktor penilaian penting lainnya.

"Penyerahan hadiah kita terima Kamis kemarin di Ruang Wadaslintang, Lantai 4 Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah," sambungnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPU-TR Pemalang Jamal Abdul Nasir mengemukakan, atas nama pemerintah pihaknya mengapresiasi pencapaian prestasi Komunitas Peduli Kali Pemalang. Dinas pun menurutnya mendukung aktivitas komunitas tersebut.

"Dinas support terus, salah satunya melalui wadah Gerakan Nasional Kemitraan Peduli Air," katanya.

Jamal memandang, pelestarian sungai butuh dukungan semua pihak, terutama masyarakat. Diharapkan masyarakat Pemalang makin terbuka untuk lebih peduli dengan sungai. Terutama dengan tidak membuang sampah plastik di sungai yang merupakan penyumbang terbesar pencemaran sungai. (sul/ima)

Berita Sebelumnya

Mahasiswa KKN Sulap Sampah Jadi Minyak
Mahasiswa KKN Sulap Sampah Jadi Minyak

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Lereng Gunung Slamet mulai masuk ke Guci.


Uniknya Pelayanan di Kelurahan Sugihwaras, Warga Wajib Bawa Sampah Plastik

Uniknya Pelayanan di Kelurahan Sugihwaras, Warga Wajib Bawa Sampah Plastik

Sampah plastik menjadi persoalan pencemaran lingkungan yang sedang dihadapi. Sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa sampah berbahan ini sulit teruai.


Tabrak Bak Truk, Ambulans Maut Terseret 200 Meter

Tabrak Bak Truk, Ambulans Maut Terseret 200 Meter

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jateng melakukan olah TKP kecelakaan ambulans maut, Jumat (20/9) siang.


Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Atap Rumah Terseret 50 Meter

Diterjang Angin Puting Beliung, Dua Atap Rumah Terseret 50 Meter

Bencana alam angin puting beliung melanda Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Jumat (20/9) pukul 10.45 WIB.


Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Kamis (19/9) rencananya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan meninjau langsung kebakaran hutan lereng Gunung Slamet


95 Persen Kebakaran Hutan dan Lahan dari Pembakaran Sampah

95 Persen Kebakaran Hutan dan Lahan dari Pembakaran Sampah

Isu nasional terkait kebakaran hutan akhir-akhir ini juga menimpa di daerah.


Diduga Mengandung Zat Berbahaya, Satgas Pangan Diminta Sidak Jajanan Sekolah

Diduga Mengandung Zat Berbahaya, Satgas Pangan Diminta Sidak Jajanan Sekolah

Maraknya pedagang yang berjualan di sekolah patut diwaspadai akan kandungan zat berbahaya yang ada di makanan tersebut.


Kekeringan Meluas Hingga 11 Desa di Jatinegara

Kekeringan Meluas Hingga 11 Desa di Jatinegara

Dari 17 desa di Kecamatan Jatinegara, 11 desa diantaranya sudah mengalami kekeringan. Hal ini perlu mendapat penanganan serius dari Pemkab Tegal.


Kebakaran Lereng Gunung Slamet Meluas

Kebakaran Lereng Gunung Slamet Meluas

Kebakaran kawasan hutan di lereng gunung Slamet Kabupaten Tegal hingga saat ini kian meluas.


Sinyal Berbunyi, Anda Wajib Berhenti di Perlintasan KA, Ini Dasar Hukumnya

Sinyal Berbunyi, Anda Wajib Berhenti di Perlintasan KA, Ini Dasar Hukumnya

Sampai pertengahan September, sudah puluhan kecelakaan terjadi di perlintasan Kereta Api di wilayah Daop III Cirebon.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!