Lokal
Share this on:

Sampah TPS Pinggir Jalan Tak Terkontrol

  • Sampah TPS Pinggir Jalan Tak Terkontrol
  • Sampah TPS Pinggir Jalan Tak Terkontrol

MENUMPUK - Tumpukan sampah memanjang sampai ke badan jalan umum di Jalan Dr Soetomo Slawi.(iman teguh/radartegal.com)

SLAWI - Dinas Lingkungan Hidup berencana menutup seluruh tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang berada di pinggir jalan. Karena jumlah sampah tidak bisa terkontrol bila ada TPS di pinggir jalan, mengingat banyak warga lain daerah yang membuangnya disana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Subagyo, Selasa (11/6) mengatakan, ada dua TPS pinggir jalan rencananya akan ditutup tahun ini. Dan yang menjadi sorotan adalah TPS depan Terminal Dukuhsalam dan TPS depan Pasar Balamoa.

TPS di pinggir jalan dapat memperburuk tata letak dan kelola keindahan kota. "Dampak terbesar adalah padapenilaian Adipura yang digelar setiap tahun. Kalau sampah berserakan di pinggir jalan, penilaian Adipura bisa gagal. Dan Kabupaten Tegal tidak bisa mempertahankan Piala Adipura tersebut," katanya.

Selama libur Lebaran tahun ini, tambah Agus, volume sampah di Kabupaten Tegal mengalami kenaikan dua kali lipat. Dari semula hanya 250 sampai 300 kubik per hari, saat libur Lebaran bisa mencapai 650 kubik per harinya.

Sampah yang sebagian besar berasal dari limbah rumah tangga tersebut dibuang oleh masyarakat dari luar wilayah.

"Tumpukan sampah di dua TPS tersebut bukan berasal dari warga sekitar, tapi masyarakat lain wilayah juga membuangnya di sana. Sehingga akan terus membludak, seperti TPS yang sudah ditutup di Pagongan," tambahnya.

Adapun TPS di belakang kantor dinkes, lanjut Agus, armada truk sampah sudah sejak awal diturunkan.

Karena volume sampah selama libur cuti Lebaran mengalami peningkatan, sehingga harus dilakukan secara bertahap. Tapi yang jelas, komitmen Dinas Lingkungan Hidup untuk mempertahankan Piala Adipura, salah satunya adalah terkelolanya sampah dengan baik. Artinya tidak ada tumpukan sampah yang menumpuk di pinggir jalan dan dekat kantor pemerintahan. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Tidak bisa diaksesnya sejumlah layanan perbankan di Bank Mandiri, Sabtu (20/7), membuat nasabahnya di Slawi, Brebes, dan Tegal panik.


Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Sejumlah nelayan di perairan Tanjursari Pemalang memilih tak melaut karena gelombang tinggi.


Nasabah Juga Tak Bisa Cek Saldo dari Buku Rekening

Nasabah Juga Tak Bisa Cek Saldo dari Buku Rekening

Kepanikan nasabah mandiri semakin bertambah. Pasalnya, selain tak bisa mengecek saldo lewat ATM, mereka juga tak bisa melakukannya menggunakan buku rekening.


Saldo Jadi Rp0, Nasabah Mandiri Juga Kesulitan Transaksi lewat ATM

Saldo Jadi Rp0, Nasabah Mandiri Juga Kesulitan Transaksi lewat ATM

Sejumlah nasabah Bank Mandiri Kota Tegal terus mendatangi Kantor Cabang Bank di Jalan Jendral Sudirman Kota Tegal, Sabtu (20/7) siang.


Saldo Tabungan Raib, Nasabah Bank Mandiri Panik

Saldo Tabungan Raib, Nasabah Bank Mandiri Panik

Nasabah Bank Mandiri, baik dari Slawi Brebes hingga Kota Tegal sejak, Sabtu (20/7) pagi, mendatangi kantor bank tersebut di Jalan Sudirman Tegal.


Garasi Bus Adi Mulia Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp90 Juta

Garasi Bus Adi Mulia Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp90 Juta

Api dengan cepat membakar garasi bus PO Adi Mulia di Jalan Raya Pantura-Kramat, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jumat (19/7) pukul 15.40 W


Prihatin Pencemaran, Relawan Gelar Bersih Sungai

Prihatin Pencemaran, Relawan Gelar Bersih Sungai

Didasari rasa keprihatinan terhadap kondisi aliran sungai dengan tumpukan sampah, sejumlah remaja peduli lingkungan melaksanakan kegiatan bersih sungai.


Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Rampas HP, Dua Remaja Ini Juga Palu Kepala Korbannya

Tak Butuh waktu lama, Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan .


Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Lusiana (16), warga Jalan Tanjung Kelurahan Kejambon Kota Tegal yang sempat terganjal masuk SMA, kini sudah sekolah.


Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Malang tak dapat ditolak. Untung tak dapat diraih. Nasib naas menimpa Indah Fauziah, 35, warga Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!