• Home
  • Berita Lokal
  • Satu Kandidat Mundur, Suami Tantang Istri di Pilkades Pepedan, Pemalang

Lokal
Share this on:

Satu Kandidat Mundur, Suami Tantang Istri di Pilkades Pepedan, Pemalang

  • Satu Kandidat Mundur, Suami Tantang Istri di Pilkades Pepedan, Pemalang
  • Satu Kandidat Mundur, Suami Tantang Istri di Pilkades Pepedan, Pemalang

KANDIDAT – Pasangan suami istri di Desa Pepedan Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang saat mengikuti pilkades, Minggu (7/10) lalu.

PEMALANG - Pemilihan kepala desa (pilkades) e-voting serentak di Kabupaten Pemalang ternyata banyak yang unik. Di Desa Pepedan Kecamatan Moga misalnya, pasangan suami istri berebut simpati untuk menangi kontestasi itu.

Saat pilkades yang digelar, Minggu (7/10) lalu, memang hanya ada dua calon kepala desa (kades) yang mengikutinya. Yakni, Maftukhah, nomor urut 1 yang merupakan inkamben dan Sofali, nomor urut 2, penantangnya. Uniknya Maftukhah dan Sofali ini adalah pasangan suami istri.

Sofali mengatakan pencalonannya hanya sekadar untuk mendampingi pencalonan kandidat lainnya. Sebab, jika pilkades hanya diikuti satu calon, pilkades akan diundur. Karenanya, dia pun maju mendampingi istrinya sebagai calon kades pendamping, agar pencalonan istrinya sah sesuai aturan pilkades.

Menurut salah seorang warga Desa Pepedan, Mansur, awalnya dalam tahapan pilkades muncul calon kades lain. Namun, belakangan saat mendekati penutupan pendaftaran, dua calon mengundurkan diri. Sehingga istrinya menjadi calon tunggal.

Dia menyebutkan, Maftukhah yang merupakan kades inkamben menjadi calon kuat. Dia menduga, karena saat menjadi kepala desa berhasil dalam melaksanakan program pembangunan di desanya. Dengan demikian, warga yang akan maju menjadi calon pesaing berhitung untuk maju.

Calon yang waktu itu muncul pun akhirnya mengurungkan diri untuk tidak maju menjadi calon kades lawan incumbent. Tapi hanya untuk mendampingi agar proses pemilihan kepala desa itu sah sesuai aturan.

Kendati dua calon kades di Desa Pepedan itu adalah suami istri, tapi warga tetap antusias untuk mengikuti pilkades. Sebagai buktinya di pilkades di desa itu berjalan dengan baik dan lancar. (apt/fat)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tirah (55), warga Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang ditemukan meninggal dunia, jatuh dari tebing setinggi sekitar 4 meter.


Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Putus

Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Putus

Jembatan yang menghubungkan Dukuh Mranggi ke Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong putuh.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Lilin Jatuh, Nenek di Pemalang Tewas Terpangang Hidup-hidup

Lilin Jatuh, Nenek di Pemalang Tewas Terpangang Hidup-hidup

Karsem (90), warga Desa Randudongkal Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang meninggal dengan cara yang tragis.


Deklarasi Solo, Bupati dan Wabup Pemalang Diklarifikasi Bawaslu

Deklarasi Solo, Bupati dan Wabup Pemalang Diklarifikasi Bawaslu

Bupati Pemalang H. Junaedi dan Wakil Bupati H. Martono diperiksa Bawaslu Pemalang, Kamis (7/2).


Hujan Satu Jam, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir

Hujan Satu Jam, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir

Ratusan rumah di Desa Tembok Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur, Selasa (5/2) petang.


Antena Wifi Tersambar Petir, Empat Orang Terpental

Antena Wifi Tersambar Petir, Empat Orang Terpental

Hujan deras disertai petir dan angin yang mengguyur Tegal dan sekitarnya, Jumat (1/1) sore, menyebabkan antena wifi di salah satu rumah warga.


Diduga Palsukan Stempel Kades, Carik dan Bendahara Desa Didemo Mundur

Diduga Palsukan Stempel Kades, Carik dan Bendahara Desa Didemo Mundur

Dua perangkat Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal kepergok memalsukan stempel kepala desa (kades).


BeginiCerita Ganasnya Serangan Lebah yang Tewaskan Petani di Tegal

BeginiCerita Ganasnya Serangan Lebah yang Tewaskan Petani di Tegal

Satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka akibat diserang kawanan lebah di Dukuh Kalibuntu Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, Sabtu (26/1).


Diserang Kawanan Lebah, Seorang Meninggal, Empat Luka-luka

Diserang Kawanan Lebah, Seorang Meninggal, Empat Luka-luka

Serangan lebah di Dukuh Kalibuntu Desa Tuwel Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal menyebabkan satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka, Sabtu (26/1).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!