• Home
  • Berita Lokal
  • Sebelum Santi Pemilik Kelamin Ganda Hamil dan Melahirkan, Suami Nazar Potong Rambut

Lokal
Share this on:

Sebelum Santi Pemilik Kelamin Ganda Hamil dan Melahirkan, Suami Nazar Potong Rambut

  • Sebelum Santi Pemilik Kelamin Ganda Hamil dan Melahirkan, Suami Nazar Potong Rambut
  • Sebelum Santi Pemilik Kelamin Ganda Hamil dan Melahirkan, Suami Nazar Potong Rambut

BUMIJAWA - Rona bahagia terpancar dari wajah Tarsono (42), usai sang istri, Santi (25), warga Desa Sokasari Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal yang memiliki kelamin ganda, melahirkan bayi laki-laki. Sebelum sang istri hamil, Tarsono sempat bernazar akan memotong rambutnya yang gondrong.

Tarsono menikahi Santi pada ‎Januari 2016. Akhir November pada tahun yang sama, Santi dinyatakan positif hamil saat memeriksakan diri ke bidan puskemas.

"Waktu hamil ya sama seperti orang hamil pada umumnya. Mual-mual, muntah. Lama kehamilannya juga sembilan bulan," cerita Tarsono di rumah orangtu Santi di Desa Sokasari RT 01 RW 01, kemarin.

Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai buruh di Jakarta ini mengungkapkan, setelah menikah dengan Santi‎ ia sempat mengucapkan nazar akan memotong rambutnya jika istrinya hamil.

"Waktu itu rambut saya masih panjang, sepinggang. Dia (Santi) ngomong, 'mas rambutnya dipotong,'. Saya lalu nazar kalau (Santi) hamil, saya potong rambut. Pas sudah (hamil) empat bulan, akhirnya saya potong rambut," ungkapnya.

Tarsono tak menampik jika Santi divonis oleh dokter memiliki kelamin ganda hingga harus menjalani operasi di RSUP Karyadi Semarang. Tetapi dia meyakini jika sang istri adalah perempuan.

"Bagi saya Santi memang perempuan. Walaupun memang secara fisik lebih seperti seorang laki-laki," ucapnya.

Kelainan pada diri Santi tersebut juga sudah diketahui ‎Tarsono sebelum kedunya menikah. Dengan suara dan fisik seperti laki-laki, Santi disebut Tarsono terbiasa melakukan pekerjaan-pekerjaan berat yang umumnya dilakukan oleh laki-laki.

"Waktu masih perawan, dia biasa bekerja berat seperti mencangkul di sawah. Waktu di sekolah, juga juara lari terus," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Sokasari Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal yang memiliki kelamin ganda, Santi (25), ‎melahirkan anak. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu dilahirkan melalui operasi caesar.

Proses persalinan tersebut berjalan lancar di RSUD dr Soeselo, Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (30/10) malam. Bayi yang dilahirkan memiliki berat sekitar 3 kilogram.

Dokter RSUD dr Soesilo yang menangani persalinan Santi, Zufrial Arief‎ menyebut proses persalinan berjalan normal.

"Tidak ada keistimewaan. Cuma operasi caesar saja. Operasi ini karena pembukaannya terlalu panjang, lama, jadi tidak bisa macu," kata Zufrial.

Santi diketahui memiliki ‎kelainan pada alat kelaminnya sejak lahir. Kendati secara fisik adalah laki-laki, namun anak pasangan Dasori (72) dengan Poniah (67) ini mengalami menstruasi tiap bulan sejak usianya menginjak 16 tahun.

Kelainan tersebut baru diperiksakan ke dokter saat Santi sudah berusia 23 tahun karena terkendala biaya. Oleh dokter yang memeriksa, Santi disebut‎ memiliki kelamin ganda dan harus dibawa ke RSUP Karyadi Semarang.

Pada 2012, Santi menjalani operasi kelamin di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut untuk memotong alat kelamin yang menyerupai alat kelamin laki-laki. Hingga saat ini, dia masih kontrol sebulan sekali untuk mendapatkan obat penekan hormon testosteron. (far/zul)


Berita Sebelumnya

Desa Guci Jadi Desa Siaga Bencana
Desa Guci Jadi Desa Siaga Bencana

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pamit Main Layangan, Pulang Sudah Jadi Mayat

Pamit Main Layangan, Pulang Sudah Jadi Mayat

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di pematang sawah di depan kantor Kelurahan Kalinyamat Wetan, Kamis (18/1) pagi.


Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polres Tegal mewanti-wanti kepada masyarakat untuk lebih bijak saat berkampanye pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Tegal di media sosial (medsos).


Lima Calon Wali Kota dan Wakilnya Dinyatakan Sehat

Lima Calon Wali Kota dan Wakilnya Dinyatakan Sehat

Lima bakal pasangan calon (bapaslon) telah selesai mengikuti test kesehatan yang dilaksanakan di RSUD Karyadi Semarang beberapa hari lalu.


Warga Tentang Demo Tolak Geothermal

Warga Tentang Demo Tolak Geothermal

Ratusan warga asal Desa Pandansari, Wanareja, dan sekitarnya menggelar aksi damai menolak rencana unjuk rasa penutupan proyek Geothermal Gunung Slamet.


Giliran, Guru di Brebes Borong Bawang dari Petani

Giliran, Guru di Brebes Borong Bawang dari Petani

Tidak hanya PNS di lingkungan Pemkab Brebes, anggota kepolisan, TNI, dan PNS di lingkungan kecamatan, ikut andil membeli bawang merah dari petani.


Kesehatan Paslon Bupati-Wakil Bupati Diumumkan Besok

Kesehatan Paslon Bupati-Wakil Bupati Diumumkan Besok

KPU Kabupaten Tegal sudah mengantongi hasil tes kesehatan tiga bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar pilkada Kabupaten Tegal.


Antar Paslon Mendaftar ke KPU, Dua PNS dan Kades Dipanggil Panwaslu

Antar Paslon Mendaftar ke KPU, Dua PNS dan Kades Dipanggil Panwaslu

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tegal menemukan dugaan keteribatan aparatur sipil negara (ASN) dan kepala desa (kades) dalam pilkada.


Harga Beras Medium Masih Tinggi

Harga Beras Medium Masih Tinggi

Operasi pasar yang dilakukan Pemkot Tegal dan Bulog belum berdampak signifikan terhadap penurunan harga beras medium.


Sore Nanti, Tes Kesehatan Balon Bupati dan Wakilnya Diumumkan

Sore Nanti, Tes Kesehatan Balon Bupati dan Wakilnya Diumumkan

Hasil kesehatan bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar pilkada Kabupaten Tegal baru diketahui, Selasa (16/1) sore, nanti.


2019, KTP, KK, dan Akta Kelahiran Gratis

2019, KTP, KK, dan Akta Kelahiran Gratis

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal akan menghilangkan pembuatan izin gangguan (HO).



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!