• Home
  • Berita Lokal
  • Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

Lokal
Share this on:

Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

  • Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum
  • Sebentar Lagi, Warga Pemalang Dilarang Merokok di Masjid, Sekolah, dan Angkutan Umum

MENYAMPAIKAN – Bupati Pemalang Junaedi saat menyampaikan jawaban eksekutif di rapat paripurna DPRD, kemarin. (agus pratikno/radarpemalang)

PEMALANG - Pemkab bersama DPRD Pemalang sedang menyusun sejumlah raperda program pembentukan perda tahun II 2018. Raperda yang paling ditunggu-tunggu adalah raperda yang mengatur tentang kawasan tanpa rokok di Kabupaten Pemalang.

Saat menyampaikan jawaban eksekutif, Bupati Pemalang Junaedi menjelaskan dalam perda kawasan tanpa rokok nantinya, tidak melarang orang merokok. Namun, papar Bupati, perokok difasilitasi di tempat yang sudah disediakan atau merokok di luar tujuh kawasan tanpa rokok.

Di antaranya, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, fasilitas olahraga, angkutan umum, serta tempat umum dan lainnya yang telah ditetapkan. “Maka terkait perda kawasan tanpa rokok ini, sebelumnya pemerintah daerah bersama institusi perguruan tinggi, telah melakukan kajian kesehatan,” katanya.

Adapun hasil kajian itu, lanjut Bupati, angka perokok usia 15 ke atas di Kabupaten Pemalang tergolong tinggi mencapai 29,95 persen. Selain itu, berdasarkan data menunjukkan transisi kasus prevelency atau penyakit tidak menular (PTM) akibat merokok.

“Seperti penyakit kanker, diabetes militus (DM), jantung, hipertensi, dan stroke yang cenderung meningkat,” ujar Bupati.

Sementara itu, terkait tanggapan atas sejumlah pertanyaan fraksi yang disampaikan dalam pandangan umum fraksi, bupati telah mencatat ada sebanyak 44 pertanyaan dari sebanyak enam fraksi. Dalam pertanyaan fraksi itu, menurut bupati tidak hanya terkait dengan empat raperda, tapi juga berkaitan dengan persoalan lain. Seperti kerusakan jalan akibat pembangunan jalan tol, persoalan Gandulan Culiner Center (GCC) dan lain lain sebagainya.

Maka dalam rangka untuk memenuhi harapan seluruh fraksi DPRD terhadap permasalahan pokok yang telah disampaikan, bupati juga menyampaikan materi jawaban eksekutif secara umum dalam garis - garis besar, utamanya pada pokok persoalan yang menjadi perhatian sebagian besar fraksi.

Sehingga bupati dengan memperhatikan pandangan umum yang telah disampaikan oleh fraksi, berdasarkan substansi, pertanyaan , saran maupun pendapat fraksi, telah dijelaskan secara rinci dalam lampiran buku jawaban eksekutif yang dibagikan kesemua anggota DPRD. (apt/har/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Setahun Tak Diperbaiki, Jembatan Miring dan Nyaris Putus

Setahun Tak Diperbaiki, Jembatan Miring dan Nyaris Putus

Jembatan penghubung antara Desa Kalitorong dan Desa Kejene di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang sangat memprihatinkan.


11 Mobil dan 18 Motor yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bumiayu Diidentifikasi

11 Mobil dan 18 Motor yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bumiayu Diidentifikasi

Satlantas Polres Brebes melalui Pos Lantas Bumiayu terus melakukan identifikasi terhadap belasan kendaraan yang terdampak kecelakaan maut.


Begini Asal Usul Desa Cawet: Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita

Begini Asal Usul Desa Cawet: Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita

Kepala Desa (Kades) Cawet terpilih Taufik Saleh sudah resmi dilantik di Pendapa Kabupaten Pemalang bersama 82 kades terpilih lainnya.


Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Warga di sepanjang Jalur Pantura Desa Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes terlibat cekcok dengan polisi, yang mengawal proses pembongkaran jembatan.


Jempol! Siswa Les di Kabupaten Tegal Ini Bayarnya Pakai Sampah

Jempol! Siswa Les di Kabupaten Tegal Ini Bayarnya Pakai Sampah

Sejumlah warga di RT 13 RW 03 Desa Harjosari Lor Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal memiliki cara unik dalam mengajarkan kebersihan kepada anak-anak.


Seberangi Sungai, Nenek Tewas Tenggelam Terseret Arus

Seberangi Sungai, Nenek Tewas Tenggelam Terseret Arus

Ruski (65), seorang petani warga Dukuh Salagading Desa Ciseureh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, terpeleset hingga tenggelam .


13 Pejabat Eselon II Dilantik, Tiga Jabatan Staf Ahli Dibiarkan Kosong

13 Pejabat Eselon II Dilantik, Tiga Jabatan Staf Ahli Dibiarkan Kosong

13 pejabat eselon II di Pemkab Brebes dilantik dan dikukuhkan untuk mengisi sejumlah jabatan lama yang kosong, Senin (10/12).


Awas! Longsor, Bantaran Sungai Ketiwon Nyaris Jebol

Awas! Longsor, Bantaran Sungai Ketiwon Nyaris Jebol

Bantaran Sungai Ketiwon di Pedukuhan Petiangan Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal kritis dan nyaris jebol.


Di Pemalang Ada Guru Wiyata bakti yang Digaji Rp50 Per Bulannya

Di Pemalang Ada Guru Wiyata bakti yang Digaji Rp50 Per Bulannya

Guru wiyata bakti yang tergabung dalam Forum Guru Wiyata Bakti Non Kategori (FGWB-NK) Pemalang mendatangi DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (10/12) kemarin.


Begini Detik-detik Truk yang Tabrak 14 Mobil dan 18 Motor di Bumiayu

Begini Detik-detik Truk yang Tabrak 14 Mobil dan 18 Motor di Bumiayu

Jalur Utama Bumiayu tepatnya di Jalan Raya Pangeran Diponegoro Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Tegal kembali memakan korban jiwa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!