Lokal
Share this on:

Sekolah Dilarang Menahan Ijazah

  • Sekolah Dilarang Menahan Ijazah
  • Sekolah Dilarang Menahan Ijazah

UJIAN - Sejumlah murid sekolah dasar di Kota Tegal sedang mengerjakan soal ujian, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Komisi I DPRD Kota Tegal meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera membuat larangan bagi sekolah yang menahan ijazah dengan alasan masih ada tanggungan iuran. Sebab, jika penahanan ijazah hanya karena alasan masih punya tunggakan administrasi di sekolah, dinilai tidak sebanding dengan konsekuensi dalam UU 20/2003 tentang Sisdiknas karena dinilai merugikan lulusan sekolah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Hery Budiman mengatakan, terkait solusi lain untuk menyelesaikan tunggakan administrasi di sekolah harus segera dirumuskan Disdikbud agar tidak menghambat lulusan sekolah melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau persyaratan melamar pekerjaan.

"Jika ijazah yang ditahan, jelas merugikan sehingga harus dicari alternatif lain agar tidak menghambat lulusan baru," terangnya.

Selain perlu pembahasan solusi terbaik, kata Hery Budiman, Disdikbud juga diminta untuk lebih meningkatkan sarana prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikelola oleh Pemkot Tegal maupun masyarakat.

Menurutnya, pemberian penghargaan kepada PAUD yang berprestasi dalam setiap event yang diselenggarakan oleh Pemkot Tegal bisa lebih ditingkatkan tidak hanya bantuan keuangan, tapi juga bantuan dalam bentuk pemenuhan kebutuhan serta pelatihan peningkatan kapasitas kader Pos PAUD.

Anggota Komisi I Sisdiono Ahmad menambahkan, optimalisasi Pendidikan Untuk Semua (PUS) di tiap kelurahan dan kesejahteraan guru honorer khususnya PAUD juga harus lebih ditingkatkan. Selain itu, penanganan anak putus sekolah juga harus dilakukan lebih komprehensif dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas, untuk menekan angka anak putus sekolah pada jenjang pendidikan dasar sembilan tahun.

"Bahkan, Pemkot juga harus memberikan perhatian penuh terhadap anak berkebutuhan khusus melalui ketersediaan sarpras yang memadahi serta guru profesional," tandasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Driver Online Demo, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor Gojek

Driver Online Demo, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor Gojek

Puluhan driver online yang tergabung dalam driver online Brebes Tegal Slawi Pemalang (Bregaslang) menggeruduk kantor Gojek Tegal, Senin (13/8) siang.


Sengat Tujuh Siswa, Sarang Tawon Dimusnahkan Damkar

Sengat Tujuh Siswa, Sarang Tawon Dimusnahkan Damkar

Tujuh orang dilingkungan sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 18 Tegal diserag kawanan lebah.


Sasar Sekolah, Disdukcapil Siapkan 35.000 Blanko KIA

Sasar Sekolah, Disdukcapil Siapkan 35.000 Blanko KIA

Masih banyaknya anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), membuat Diadukcapil mengambil langkah jemput bola dengan menyasar sejumlah sekolah.


Di Kabupaten Tegal Ada Aplikasi untuk Pantau Kegiatan Sekolah

Di Kabupaten Tegal Ada Aplikasi untuk Pantau Kegiatan Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal meluncurkan aplikasi Sistem Informasi bagi SMP dan SMA negeri.


 6.765 Anak di Kabupaten Tegal Tak Mau Melanjutkan Sekolahnya

6.765 Anak di Kabupaten Tegal Tak Mau Melanjutkan Sekolahnya

Keseriusan Pemkab Tegal untuk mengajak kembali warganya yang putus sekolah kembali menuntut ilmu positif direalisasi di tahun ajaran baru 2018-2019 ini.


Sudah Setahun, Siswa Harus Seberangi Sungai saat Berangkat Sekolah

Sudah Setahun, Siswa Harus Seberangi Sungai saat Berangkat Sekolah

Warga Dukuh Kembeng Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang bersekolah di SMP atau SMA masih dihadapkan minimnya infrastruktur.


Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


Mudik ke Pemalang, Kristina Ajak Duet Siswa SLB

Mudik ke Pemalang, Kristina Ajak Duet Siswa SLB

Penyanyi dangdut Kristina berduet bareng dengan anak-anak SLB Negeri 1 Pemalang di Aula Sekolah.


Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

Di Pemalang, Kepala Sekolah Turun langsung Verifikasi Kebenaran SKTM

Untuk memastikan kebenaran pengguna SKTM, pihak sekolah negeri di Kabupaten Pemalang juga mendatangi alamat rumah calon peserta didik.


Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?

Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA Kota Tegal telah menerima hasil verifikasi yang dilakukan tim dari lima SMA terkait SKTM.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!