Lokal
Share this on:

Sekolah Negeri dan Swasta Rebutan Siswa

  • Sekolah Negeri dan Swasta Rebutan Siswa
  • Sekolah Negeri dan Swasta Rebutan Siswa

RAPAT – BMPS Kota Tegal menggelar rapat di SMK Pelayaran Bahari, Jalan Sangir, Kamis (5/7). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMP/MTs di Kota Tegal yang menggunakan sistem real time online telah berakhir. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Tegal mensinyalir adanya fenomena rebutan siswa antara SMP negeri dan swasta.

Ada sekitar dua pendaftar di SMP swasta yang dilaporkan ditarik SMP negeri. ”Sebanyak dua orang sudah melakukan daftar ulang di SMP swasta, namun ditarik SMP negeri, setelah PPDB selesai. Secara etika, hal tersebut semestinya tidak diperbolehkan. Ini indikasi pelanggaran,” kata Ketua BMPS Masfuad ES dalam rapat yang diadakan BMPS terkait PPDB di SMK Pelayaran Bahari Jalan Sangir, Kamis (5/7) kemarin.

Masfuad menyampaikan, kejadian tersebut juga banyak terjadi di SMP swasta lain. Fenomena lainnya yang menjadi sorotan BMPS adalah adanya kejadian kepindahan siswa yang akan naik ke kelas 8 dari SMP swasta ke SMP negeri favorit dalam satu wilayah, tanpa alasan yang jelas.

BMPS sendiri sudah memprediksi PPDB tahun ini tidak berbeda dari tahun lalu. Pengurus BMPS Untung Supriyadi menyampaikan, jatah 10 persen untuk calon siswa yang berdomisili dari luar kota tidak bisa menolong SMP negeri maupun swasta yang mayoritas masih kekurangan siswa.

Karenanya, BMPS mendorong adanya evaluasi dari Pemkot Tegal dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). ”Kepala Disdikbud harus berani. Dalam mengambil kebijakan PPDB, ke depan agar dapat melibatkan perguruan swasta,” ungkap Pengurus BMPS Khaerul Huda.

Berdasarkan hasil rapat ini, BMPS mengusulkan adanya perubahan persentase zonasi dalam PPDB yang semula 60 persen untuk Zona 1, 30 persen untuk Zona 2, dan 10 persen untuk Zona 3. ”Usulannya menjadi 40 persen untuk Zona 1, 30 persen untuk Zona 2, dan 30 persen untuk Zona 3. Kami juga meminta komitmen kepala sekolah negeri untuk mematuhi Peraturan Wali Kota (terkait PPDB). Ketika sudah tutup, apapun alasannya tidak boleh menerima lagi, apalagi menyerobot,” kata Sihono yang juga ketua Dewan Pendidikan.

Menanggapi hal ini, Kepala Disdikbud Johardi menyampaikan berjalannya PPDB disesuaikan dengan aturan-aturan yang berlaku untuk kepentingan masyarakat. ”Setiap tahun, kami selalu melakukan evaluasi penyelenggaraan PPDB. Sepanjang saran dan masukan BMPS bisa mengakomodir semuanya, saya setuju,” ungkap Johardi melalui pesan singkat ketika dimintai tanggapan. (nam/fat/zul)


Berita Sejenis

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


Respon Tinggi, Vaksinasi Rabies Gratis Dilanjutkan

Respon Tinggi, Vaksinasi Rabies Gratis Dilanjutkan

Pemberian vaksin gratis oleh Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kota Tegal mendapat respon luar biasa dari penyayang hewan di Kota Tegal.


Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Ratusan kapal berukuran di atas 30 gross ton (GT) di Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal tidak bisa berangkat melaut karena terhambat proses perizinan.


Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Satuan Reseserse Kriminal (Reskrim) Polres Tegal membekuk Solikhin (37), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Selasa (3/7) lalu.


Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

Banyak Diprotes, Pengumuman Penerimaan Siswa SML di Pemalang Diundur

Puluhan wali siswa di SMK Negeri 1 Pemalang mengadu lantaran pengumuman penerimaan peserta didik baru diundur.


Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

SMA Negeri 5 Kota Tegal memastikan pendaftar dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang setelah diverifikasi ternyata tidak valid.


Mudik ke Pemalang, Kristina Ajak Duet Siswa SLB

Mudik ke Pemalang, Kristina Ajak Duet Siswa SLB

Penyanyi dangdut Kristina berduet bareng dengan anak-anak SLB Negeri 1 Pemalang di Aula Sekolah.


Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal mendapatkan apresiasi dari KPU Kota Tegal.


Bakar Sampah dan Bermain Korek, Dua Lokasi Berbeda Hampir Kebakaran

Bakar Sampah dan Bermain Korek, Dua Lokasi Berbeda Hampir Kebakaran

Di waktu yang hampir bersamaan, dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal kebakaran, Rabu (11/7) siang, sekitar pukul 12.00 WIB.


Gugat Hasil Pilwalkot, Habib Ali-Tanty Siapkan 12 Pengacara

Gugat Hasil Pilwalkot, Habib Ali-Tanty Siapkan 12 Pengacara

Untuk mengawal proses gugatan terkait Perselisihan Hasil Pemilu, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali-Tanty menyiapkan 12 kuasa hukum.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!