Lokal
Share this on:

Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok

  • Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok
  • Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok
  • Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok
  • Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok
  • Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok
  • Sekolah Sepi, Siswa SMK BP Talang Masih Mogok

TALANG - Dua hari setelah menggelar unjuk rasa menuntut kepala sekolah diturunkan, siswa SMK Bhakti Praja (BP) Talang Kabupaten Tegal masih mogok sekolah, Rabu (14/3). Pihak yayasan sendiri rencananya akan memutuskan tuntutan siswa hari ini.

Pantauan radartegal.com sekitar pukul 10.00 WIB, suasana di komplek sekolah yang berada di Jalan Raya Pegirikan tersebut tidak tampak lengang. Tidak tampak satu pun siswa yang terlihat. Seluruh ruang kelas kosong. Kegiatan belajar-mengajar pun praktis tak berjalan.

Sementara di salah satu ruangan, sejumlah orang dari yayasan dan guru terlihat tengah berkumpul dan menggelar pertemuan. Informasi yang diperoleh, yayasan akan memutuskan nasib kepala sekolah Rofikoh yang dituntut siswa untuk diturunkan dari jabatannya hari ini.

"Hasil rapat pengurus yayasan akan diumumkan besok (Rabu) pagi di SMK BP Talang," kata Humas Yayasan Pendidikan Bhakti Praja Tanuri HM, Selasa (13/3).

Sebelumnya para siswa mengancam akan mogok sekolah jika Rofikoh tetap menjabat sebagai kepala sekolah. Mereka menilai kepala sekolah yang sudah menjabat selama lima tahun itu arogan dan kerap melakukan kekerasan kepada siswa.

Selain itu, para siswa juga menuntut sarana dan pra sarana yang memadai karena merasa sudah dibebani sejumlah biaya oleh sekolah. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jempol! Siswa Les di Kabupaten Tegal Ini Bayarnya Pakai Sampah

Jempol! Siswa Les di Kabupaten Tegal Ini Bayarnya Pakai Sampah

Sejumlah warga di RT 13 RW 03 Desa Harjosari Lor Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal memiliki cara unik dalam mengajarkan kebersihan kepada anak-anak.


Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Hingga saat ini jajaran Kepolisian masih berupaya mengungkap kematian Evy Trianto (35) pedagang yang ditemukan tewas di dalam kiosnya.


Duh, 74.850 Angkatan Kerja di Kota Tegal Hanya Lulus SD

Duh, 74.850 Angkatan Kerja di Kota Tegal Hanya Lulus SD

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal mencatat, sebanyak 74.850 kualitas sumber daya manusia sebagai tenaga kerja masih lulusan sekolah dasar.


Awas! Jajanan Mengandung Pewarna Tekstil Masih Dijual di Sekolah

Awas! Jajanan Mengandung Pewarna Tekstil Masih Dijual di Sekolah

Petugas dari Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal mendapati adanya jajanan yang dijual di lingkungan SD Slawi Kulon 3 mengandung Rhoadmin B atau pewarna buatan.


Kepala Sekolah dan Wakilnya Ditahan, Yayasan Kembalikan Uang Rp2,053 Miliar

Kepala Sekolah dan Wakilnya Ditahan, Yayasan Kembalikan Uang Rp2,053 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menerima uang Rp2,053 miliar dari Yayasan SMK Kerabat Kita Bumiayu.


30.000 Meter Kubik Limbah Beracun Ancam Warga Pesarean, Adiwerna

30.000 Meter Kubik Limbah Beracun Ancam Warga Pesarean, Adiwerna

Ribuan kepala keluarga (KK) di Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal masih terancam paparan bahan-bahan beracun dari limbah usaha pengolahan logam.


Hasil Laut Melimpah, Konsumsi Ikan di Kabupaten Tegal Masih Rendah

Hasil Laut Melimpah, Konsumsi Ikan di Kabupaten Tegal Masih Rendah

Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Tegal masih rendah. Padahal hasil laut yang ada melimpah.


5.367 Pemilih Ganda dan Invalid Ditemukan di Kota Tegal

5.367 Pemilih Ganda dan Invalid Ditemukan di Kota Tegal

Badan Pengawas Pemilu Kota Tegal masih menemukan adanya data pemilih ganda dan invalid dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 Pemilu 2019.


Lima Oknum Wartawan di Pemalang Peras Rp40 Juta Per Kepala Sekolah

Lima Oknum Wartawan di Pemalang Peras Rp40 Juta Per Kepala Sekolah

Polisi alhirnya menetapkan lima oknum wartawan, yakni, Sunardi (48); Sutrisno (46); Riyanto (39); Nawang Elin (43); dan Aris Hadi (36), sebagai tersangka.


Pulang Sekolah, Siswi MTs Dibekap dan Nyaris Diperkosa ABG

Pulang Sekolah, Siswi MTs Dibekap dan Nyaris Diperkosa ABG

MI (14), pelajar MTs nyaris menjadi korban pemerkosaan, Kamis (29/11) sore, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!