Lokal
Share this on:

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik

  • Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik
  • Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik

TEGAL - Seorang siswa kelas 5 sebuah sekolah dasar di Kota Tegal diduga menjadi korban bullying yang dilakukan teman-teman sekelasnya saat jam pelajaran berlangsung. Akibatnya, korban menderita sejumlah luka dan sempat dilarikan ke rumah sakit.

Beruntung, setelah beberapa hari dirawat, kondisi korban sudah mulai membaik. Persoalan itu pun menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kota Tegal, karena sempat viral di media sosial.

Minggu (15/4) siang, melalui Unit Pelaksana Pendidikan Dasar (UPPD), kedua belah pihak diajak mediasi di sekolah. Hasilnya, keduanya sepakat untuk menyelesaikannya secara damai.

Hartoyo (45), orang tua Id, yang diduga menjadi korban bully, mengatakan peristiwa yang menimpa putrinya itu terjadi di dalam kelas. Saat itu korban diejek teman-temannya dengan memberikan julukan 'trasi' kepada korban.

Lantaran korban melakukan perlawanan, sejumlah temannya kemudian menganiaya korban hingga tak sadarkan diri. "Kejadiannya senin kemarin. Akibat perbuatan itu, anak saya sempat dilarikan ke rumah sakit," katanya.

Tak terima dengan kejadian itu, Hartoyo sempat melaporkan dugaan kasusnya ke polisi. Bahkan istrinya sempat menyebarluaskannya melalui status di media sosial Facebook.

Hingga akhirnya, pihak sekolah didampingi UPPD memediasi orang tua korban dan pelaku. Mereka pun sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.

"Kita sudah sepakat akan menyelesaikannya secara kekeluargaan," tandas Hartoyo.

Kepala UPPD Tegal Timur Aris Winarko mengatakan kasus dugaan bully itu sudah selesai. Keduanya sudah membuat kesepakatan bersama.

"Kesepakatannya antara lain biaya pengobatan akan ditanggung secara bersama-sama oleh orang tua siswa yang diduga melakukan bully itu," papar Aris.

Sementara dari pihak korban akan mencabut laporan ke polisi. Selain itu juga akan merevisi status di Facebook yang saat ini sudah beredar. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Setelah Sempat Macet di Tengah-tengah Sejam, Kereta Gantung Guci Dihentikan Sementara

Setelah Sempat Macet di Tengah-tengah Sejam, Kereta Gantung Guci Dihentikan Sementara

Operasionalisasi wahana kereta gantung di Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal untuk sementara dihentikan.


Pendirian Rumah Kos Harus Seizin Pemkot Tegal

Pendirian Rumah Kos Harus Seizin Pemkot Tegal

Untuk mendirikan rumah kos harus memiliki izin, semua itu sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal).


Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Bibit Bawang di Brebes Kembalikan Uang Rp225 Juta

Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Bibit Bawang di Brebes Kembalikan Uang Rp225 Juta

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menerima pengembalian uang kerugian negara senilai Rp225.472.500 dari dua terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi.


Dugaan Korupsi Bibit Bawang Rp5,4 Miliar, Dua Orang Ditahan

Dugaan Korupsi Bibit Bawang Rp5,4 Miliar, Dua Orang Ditahan

Kasus dugaan korupsi pengadaan bibit bawang merah senilai Rp5,4 miliar di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes 2016 lalu terus berlanjut


Harus Dioperasi, Istri Syok Lihat Suaminya Dibacok Kawanan Begal

Harus Dioperasi, Istri Syok Lihat Suaminya Dibacok Kawanan Begal

Nafi Iftihatul Amin (34) karyawan SPBU Cabawan yang menjadi korban amukan senjata tajam pelaku pembegalan kini masih ditangani tim dokter RS Harapan Anda.


 Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Salah satu sekolah di Kabupaten Brebes mewajibkan siswanya membawa alat makan sendiri untuk keperluan makan dan minum saat jam istirahat.


Diduga Korban Bunuh Diri, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Pemali

Diduga Korban Bunuh Diri, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Pemali

Sesosok mayat anak laki-laki ditemukan mengambang di Sungai Pemali Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Senin (10/9) sore, sekitar pukul 17.00 W


Ditinggal ke Warung, Dua Anak Nyaris Terpanggang

Ditinggal ke Warung, Dua Anak Nyaris Terpanggang

Sebuah rumah di RT 3 RW 2 Dukuh Miri Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal milik Darlim (60) terbakar.


Ditinggal ke Sawah, Rumah Malah Terbakar

Ditinggal ke Sawah, Rumah Malah Terbakar

Rumah Warno (70) di Desa Pamiritan Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal terbakar, Jumat (7/9) siang.


Kasur Terbakar, Penghuni Nyaris Terpanggang

Kasur Terbakar, Penghuni Nyaris Terpanggang

Sebuah kebakaran menimpa rumah Waslan di RT 4 RW 2 Desa Ketileng Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Kamis (6/9), sekitar pukul 10.00 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!