Lokal
Share this on:

Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus

  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus
  • Sensasi Prabalintang, Camping Asyik di Tengah Hutan Pinus

BOJONG - Di Kabupaten Tegal, sudah banyak pilihan obyek wisata untuk berlibur saat akhir pekan. Namun pernahkah mencoba menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dengan camping di tengah-tengah hutan pinus?

Liburan yang bisa dibilang tak biasa itu dapat Anda rasakan di Wana Wisata Hutan Pinus Prabalintang di Desa Danasari, Kecamatan Bojong. Seperti yang dilakukan Afit Hera bersama suaminya, Deden, dan anaknya yang masih berusia tiga tahun, Alkhalifi ZA.

Akhir pekan lalu, keluarga asal Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal itu camping di Wana Wisata Prabanlintang. Selama dua hari satu malam, mereka menikmati keindahan jejeran pohon-pohon pinus dan kesejukan udara pegunungan di kawasan yang terletak di kaki Gunung Slamet itu.

Selama berada di kawasan wisata yang dikelola masyarakat desa setempat itu, mereka menginap di tenda yang didirikan di area camping ground yang disediakan. Mereka juga sempat menjajal bersantai di atas hammock yang terbentang setinggi 10 meter di antara pohon pinus.

"Sangat menarik dan mengesankan. Alhamdulillah bisa liburan bersama keluarga yang antimainstream, bermalam di alam terbuka. Selain berwisata, juga sekaligus mengenalkan alam kepada anak sejak dini," kata Afit, tentang liburan yang dilakoninya itu.

Liburan mengesankan yang menjadi pengalaman pertama keluarga kecil Afit itu diadakan oleh Komunitas Pecinta Alam Elpag Adventure Brebes. Liburan itu dikemas dalam kegiatan fun camp dengan tema Rindu Kabut.

Tema itu juga sepertinya yang menjadi alasan Mustofa dan keluarganya untuk juga ikut serta dalam kegiatan fun camp di Prabanlintang bersama keluarga Afit dan 32 peserta lainnya itu.

Mustofa yang sebelum berkeluarga hobi mendaki gunung, mengaku rindu dengan suasana camping di tengah-tengah alam yang masih asri dengan kabut yang datang silih berganti. Tetapi lantaran kesibukan pekerjaan, ia tak lagi sempat untuk mendaki gunung.

Dengan ikut kegiatan fun camp yang digelar Elpag Adventure, warga Desa Lemah Duwur Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal itu tak harus berlelah-lelah melakukan pendakian agar bisa menikmati suasana sejuk alam pegunungan. Ditambah lagi, ia bisa mengajak serta istri dan anaknya.

"Ikut fun camp di hutan pinus Prabanlintang ini seperti muda kembali. Setelah sekian lama, baru kali ini ada kegiatan yang pas untuk keluarga di wilayah eks-Karesidenan Pekalongan yang berhubungan dengan alam," ujarnya.

Ketua Panitia Fun Camp Rindu Kabut, Arif Sutriono mengatakan, peserta fun camp di Wana Wisata Prabanlintang tak hanya mereka yang hobi mendaki gunung saja. Tetapi juga mereka yang sebelumnya belum pernah camping. "Kegiatan fun camp ini terbuka untuk semua kalangan. Termasuk yang sudah berkeluarga," katanya.

Wana Wisata Prabanlintang dipilih sebagai lokasi camping, Arif melanjutkan, lantaran lokasinya yang mudah dijangkau dan hutan pinusnya masih asri. Selain itu, tempat wisata ini memiliki camping ground, dilengkapi dengan aliran listrik serta sarana prasarana lainnya, seperti tempat MCK.

"Di sini (Prabanlintang) juga banyak spot-spot keren untuk berswafoto maupun berselfie ria yang sangat instagramable," imbuhnya.

Panitia lainnya, Fauzan Nuraziz menyebut, kegiatan serupa akan kembali digelar olehnya melihat banyaknya dan antusiasme peserta yang mengikuti.

"Tak hanya bermalam di alam terbuka saja, di fun camp keluarga ini, kami juga memberikan materi tentang keselamatan pendakian dan materi lainnya yang berkaitan dengan alam," ujar pria yang karib disapa Si Otan ini.

Bagaimana jika ingin camping sendiri di Prabanlintang? Cukup merogoh kocek Rp10 ribu untuk dibayarkan ke pengelola, bisa camping selama dua hari. Sementara jika hanya ingin sekedar menikmati suasana hutan pinus sambil bersantai atau foto-foto, cukup membayar tiket masuk Rp5 ribu. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menikmati Eksotika Kaindahan Curug Sibedil di Tengah Perkampungan Warga

Menikmati Eksotika Kaindahan Curug Sibedil di Tengah Perkampungan Warga

Ketika mendengar kata curug, pasti ingatan kita akan menerawang keindahan alamiah daerah pegunungan yang dipenuhi hutan-hutan perawan.


Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Dicari-cari Polisi se-Jawa Tengah, Pelaku Curanmor Takluk di Brebes

Berakhir sudah petualangan Fajar Setiawan (30), pemuda asal Cinde, Kota Semarang, Jawa Tengah ini.


Terus Merugi, Perusda Percetakan Terancam Bangkrut

Terus Merugi, Perusda Percetakan Terancam Bangkrut

Perusahaan Daerah (Perusda) Percetakan milik Pemkab Brebes terancam gulung tikar di tengah persaingan dunia usaha percetakan.


Elektabilitas Prabowo-Sandi di Jateng Terus Meningkat

Elektabilitas Prabowo-Sandi di Jateng Terus Meningkat

.Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiga Uno di Jawa Tengah (Jateng) diklaim terus meningkat


Menolak Ditutup, 9 Karaoke Ajukan Judicial Review ke MA

Menolak Ditutup, 9 Karaoke Ajukan Judicial Review ke MA

Sejumlah pemilik tempat hiburan karaoke saat ini tengah mengajukan proses judicial review ke Mahkamah Agung (MA).


Dua Pembawa sabu-sabu 2 Kg Disergap di Exit Tol Pejagan, Seorang Didor

Dua Pembawa sabu-sabu 2 Kg Disergap di Exit Tol Pejagan, Seorang Didor

Dua pembawa sabu-sabu kembali disergap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah di Exit Tol Pejagan Brebes, Senin (25/2) sore, lalu.


Hutan Gundul dan Sungai Dangkal, Banjir Masih Ancam Desa Semedo

Hutan Gundul dan Sungai Dangkal, Banjir Masih Ancam Desa Semedo

Wilayah Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal masih rawan dilanda banjir.


Asyik Ngamar di Kamar Kos, Dua Pasangan Diangkut Tim Gabungan

Asyik Ngamar di Kamar Kos, Dua Pasangan Diangkut Tim Gabungan

Dua pasangan yang belum terikat pernikahan digelandang petugas gabungan, Senin (25/2) kemarin.


Rice Cooker Korslet, Rumah Warga Terbakar

Rice Cooker Korslet, Rumah Warga Terbakar

Rumah milik Suroso (58) di Dukuh Dukuh Tengah RT 10 RW 02 Desa Gantungan Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal terbakar, Rabu (6/2) malam sekitar pukul 19.30 WIB


Polisi Minta Warga Waspadai Teror Bakar Kendaraan

Polisi Minta Warga Waspadai Teror Bakar Kendaraan

Polda Jawa Tengah bersama Polres jajaran dan elemen masyarakat meningkatkan patroli skala besar untuk menciptakan suasana aman.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!