Lokal
Share this on:

Seorang Korban Bangunan Ambruk Kritis

  • Seorang Korban Bangunan Ambruk Kritis
  • Seorang Korban Bangunan Ambruk Kritis

KRITIS – Umar Hasan (28) masih dalam penanganan intensif tim medis di Ruang ICU RSUD Kardinah. (syamsul falak/dradar tegal)

TEGAL - Meski sudah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis RSUD Kardinah, Umar Hasan (28), korban bangunan ambruk di Talang masih dalam kondisi kritis. Bahkan, warga Desa Setu, RT 5 RW 2, Kecamatan Tarub itu harus dirawat intensif di ruang ICU akibat pendarahan parah di bagian kepala serta patah kaki dan tangan bagian kiri.

Sementara, dua korban lainnya, yakni Nur Jannah (37), warga Desa Talang, RT 1 RW 1, Kecamatan Talang dan Fatkhudin (22), warga Desa Pegirikan, RT 30 RW 8, Kecamatan Talang masih dirawat intensif.

Direktur RSUD Kardinah Abdal Hakim Tohari mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh, terdapat empat korban tertimpa bangunan tua yang dirujuk ke RSUD Kardinah. Namun, satu pasien atas nama Abdul Rozak (41), warga Desa Pesayangan, RT 16/4 Kecamatan Talang sudah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan.

Sedangkan, dari hasil diagnosa sementara, pasien atas nama Umar Hasan masih dalam penanganan intensif ICU, karena kondisinya tergolong kritis. ”Kondisinya (Umar, red) masih kritis, sehingga harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui kondisi pasien,” ungkapnya.

Selain Umar, lanjut dia, untuk pasien lainnya, yakni Nur Jannah (37), masih dibawah pengawasan dokter bedah. Sebab, ada kecurigaan mengalami fraktur tulang di bagian pinggang kiri dan patah engkel di kaki kanan.

Sedangkan, satu pasien lainnya, Fatkhudin (22) masih dalam kondisi traumatik dengan kondisi luka enam jahitan di kepala bagian atas dan 4 jahitan di telinga kanan. ”Keduanya dirawat di ruang Lavender terpisah (pria-wanita-red). Dijadwalkan, Nur Jannah akan operasi engkel kaki kanan jika kondisinya stabil,” terangnya.

Sementara itu, Faqih, 23, sepupu Umar Hasan mengaku bingung untuk mencari pendonor darah golongan A. Sebab, berdasar hasil evaluasi dokter, Umar membutuhkan banyak darah akibat pendarahan serius di kepala.

Menurut dia, dari penjelasan dokter yang menangani Umar masih dalam proses pemeriksaan rontgen di ruang Radiologi untuk memastikan kondisi menyeluruh. ”Kata dokter, masih butuh penanganan serius. Harapannya, kondisi Mas Umar bisa segera pulih,” imbuhnya.

Diketahui, Umar Hasan, Nur Jannah, dan Fatkhudin menjadi korban yang tertimpa bangunan tua di wilayah Talang saat berteduh di sekitar lokasi kejadian. Namun, akibat angin kencang dan hujan lebat, bangunan tua itu tiba-tiba ambruk dan menimpa Umar Hasan yang sedang berteduh.

Fatkhudin yang merupakan karyawan minimarket di sekitar lokasi berniat istirahat di warung kopi. Sementara Nur Jannah, merupakan pedagang yang turut menjadi korban saat bangunan tua bekas pabrik ubin tersebut roboh, Kamis (9/11) lalu. (syf/fat/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jazad yang Mengambang di Sungai Ketiwon Ternyata Pelajar SMAN 2 Tegal

Jazad yang Mengambang di Sungai Ketiwon Ternyata Pelajar SMAN 2 Tegal

Tak membutuhkan waktu lama, Satreskrim Polres Tegal akhirnya mampu mengungkap identitas korban yang ditemukan mengambang di Sungai Ketiwon.


Fosil dan Artefak di Bumiayu Diteliti Arkeolog Prancis

Fosil dan Artefak di Bumiayu Diteliti Arkeolog Prancis

Temuan ribuan fosil serta sejumlah artefak maupun komponen bangunan yang tersebar di beberapa lokasi di wilayah selatan Kabupaten Brebes.


Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik

Seorang siswa kelas 5 sebuah sekolah dasar di Kota Tegal diduga menjadi korban bullying yang dilakukan teman-teman sekelasnya saat jam pelajaran berlangsung.


PPB Kabupaten Tegal Ditarget Rp26 Miliar

PPB Kabupaten Tegal Ditarget Rp26 Miliar

Pemkab Tegal menargetkan pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) sebesar Rp26 miliar lebih pada tahun ini.


Desain di Flyover Kretek Sesuai Perencanaan

Desain di Flyover Kretek Sesuai Perencanaan

Kecelakaan yang kerap terjadi di flyover Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes dinilai bukan disebabkan oleh faktor struktur bangunan.


Pembegal Tinggalkan Motor Korban di Jalan Sipelem

Pembegal Tinggalkan Motor Korban di Jalan Sipelem

Tak hanya membawa kabur uang ratusan juta rupiah milik korbannya H. Sultoni, kawanan begal juga membawa kabur motor yang dipakai korban.


Dirobohkan, PT KAI Persilakan Pemilik Bangunan Menggugat

Dirobohkan, PT KAI Persilakan Pemilik Bangunan Menggugat

ebidang tanah yang diduga milik PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto diklaim oleh warga.


 Menikah, Seorang Siswa SMA di Kabupaten Tegal Batal Ikut UNBK

Menikah, Seorang Siswa SMA di Kabupaten Tegal Batal Ikut UNBK

Seorang siswa di Kabupaten Tegal diketahui tidak mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA yang digelar mulai hari ini.


Ini Motif Dosen yang Pasang CCTV di Kamar Personel Satpol PP Wanita

Ini Motif Dosen yang Pasang CCTV di Kamar Personel Satpol PP Wanita

AN (38), seorang dosen perguruan tinggi swasta di Kabupaten Tegal harus berurusan dengan polisi setelah ketahuan memasang CCTV.


Bumijawa dan Dukuhturi Diterjang Longsor, Satu Rumah Ambruk

Bumijawa dan Dukuhturi Diterjang Longsor, Satu Rumah Ambruk

Rumah milik Rusmidah (43), Warga Desa Bandasari RT 9 RW 2 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal ambruk lebih dari separuh bangunannya, Selasa (3/4).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!