• Home
  • Berita Lokal
  • Seorang Lagi Korban Hilang Pabrik Petasan asal Kabupaten Tegal Dipastikan Tewas

Lokal
Share this on:

Seorang Lagi Korban Hilang Pabrik Petasan asal Kabupaten Tegal Dipastikan Tewas

  • Seorang Lagi Korban Hilang Pabrik Petasan asal Kabupaten Tegal Dipastikan Tewas
  • Seorang Lagi Korban Hilang Pabrik Petasan asal Kabupaten Tegal Dipastikan Tewas

Ilustrasi.

LEBAKSIU - Tiga warga Kabupaten Tegal dipastikan menjadi korban tewas ledakan pabrik petasan di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Satu korban tewas terakhir yakni sudah berhasil diidentifikasi yakni Khalimi.

Kepastian identitas warga RT 4 RW 4 Desa Balaradin Kecamatan Lebaksiu itu diumumkan oleh tim forensik dari Disaster Victim Identification (DVI) Polri, Selasa (7/11). Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Balaradin Umar Utsman.

"Benar. Tadi saya sudah telpon Pak Sumirat (Kabid Pelayanan RS Polri Kombes Sumirat), hari ini jenazah yang teridentifikasi salah satunya adalah Khalimi," kata Umar kepada radartegal.com, Selasa (7/11).

Umar mengatakan, jenazah Khalimi yang kondisinya gosong karena terbakar teridentifikasi setelah dilakukan pencocokan sejumlah data antemortem yang diserahkan keluarganya.

"Keluarganya sebelumnya sudah membawa data-data yang diperlukan seperti foto, baju bekas yang pernah dipakai, sikat gigi, dan data lainnya," ujar Umar.

Menurutnya, hingga siang ini, jenazah Khalimi masih berada di RS Polri Kramat Jati. Rencananya pihak keluarga akan membawa pulang jenazah Selasa (7/11) malam untuk dimakamkan di Desa Balaradin. "Di rumah sakit sudah ada kakaknya. Rencana dibawa pulang ke Tegal nanti malam," tutup Umar.

Dengan sudah teridentifikasinya jenazah Khalimi, maka dipastikan ada tiga warga Kabupaten Tegal yang menjadi korban tewas ledakan disertai kebakaran pabrik petasan di Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10) lalu. Sebelumnya, dua korban tewas yang sudah teridentifikasi yakni Aryusli Hardiawan atau Yusli, dan Muhammad Taenari.

Sementara korban yang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit berjumlah empat orang. Para tewas dan luka seluruhnya merupakan warga Desa Balaradin. (far/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Sebagai upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal rutin menggelar razia PSK.


Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Polres Brebes mengamankan Ade Sucipto, warga RT 2 RW 4 Desa Sridadi Kecamatan Sirampog kabupaten Brebes, karena diduga melanggar UU ITE, Brebes.


Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Baru sembilan bulan menjabat sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Kabupaten Brebes, H Nurul Qomar menyatakan mengundurkan diri.


2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

Rumah tidak layak huni (RTLH) yang perlu di rehab di Kota Tegal ternyata cukup banyak. Berdasarkan data di 2016, sedikitnya ada 2.030 unit.


Pimen Kiye, 12 Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Terjangkit HIV/AIDS

Pimen Kiye, 12 Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Terjangkit HIV/AIDS

Jumlah penderita Human Immunudeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiensy Syndrome (AIDS) di Kabupaten Tegal masih memprihatinkan.


Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Sopir angkutan umum di Kabupaten Tegal mengancam akan kembali menggelar aksi dan mogok beroperasi jika keberadaan angkutan online kian marak.


Jaringan Narkoba di Tegal Diduga Dikendalikan dari Salemba

Jaringan Narkoba di Tegal Diduga Dikendalikan dari Salemba

Pasca berhasil menangkap pengedar narkoba, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tegal terus melakukan penyeledikan.


Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polres Tegal masih memproses kasus arisan bodong yang dijalankan dengan sistem online dan merugikan ratusan korbannya hingga ratusan juta rupiah.


Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Musim durian sudah tiba! Anda yang berniat berburu durian di akhir pekan tidak ada salahnya untuk datang ke Desa Gantungan, Kec Jatinegara, Kab Tegal.


Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Satpol PP Kabupaten Tegal kembali menjaring puluhan aparatur sipil negara (ASN) saat berada di tempat keramaian pada jam kerja.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!