Lokal
Share this on:

Sering Dimarahi, Dugaan Motif Suami Bantai Istri dan Anaknya

  • Sering Dimarahi, Dugaan Motif Suami Bantai Istri dan Anaknya
  • Sering Dimarahi, Dugaan Motif Suami Bantai Istri dan Anaknya

BREBES - Satuan Reskrim Polres Brebes sudah menangkap Tarmuji (33) pelaku yang diduga membantai istri dan anaknya yang masih balita di Dukuh Kertasari Desa Luwungragi Kecamatan Larangan, Selasa (13/2). Motif pelaku melakukan perbuatan kejinya diduga masalah ekonomi.

Kepala Satuan Reskrim Polres Brebes AKP Arwansa mengungkapkan, saat diperiksa usai ditangkap, pelaku mengaku melakukan perbuatannya, karena sering dimarahi korban.

"Dugaan sementara motifnya ekonomi. Pelaku sering diejek, dimarahi oleh korban yang merupakan istrinya sendiri," ungkap Arwansa, kepada radartegal.com, Selasa (13/2).

Dugaan motif tersebut hingga kini masih didalami polisi. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani masih terus dilakukan pemeriksaan. "Pelaku saat ini masih kita lakukan pemeriksaan, karena keterangan yang diberikan masih sepotong-potong," ujar Arwansa.

Baca juga :

Sebelumnya Arwansa mengungkapkan, suami korban, Tarmuji (33) sudah ditangkap di rumah keluarganya di wilayah Wanasari, Brebes sekitar pukul 11.00 WIB.

"Setelah melakukan perbuatannya, pelaku sempat pergi ke rumah keluarganya di Wanasari. Kemudian kita tangkap di sana," kata Arwansa kepada radartegal.com, Selasa (13/2).

Menurut Arwansa, pelaku masih terus diperiksa. Dari keterangan sementara, pelaku melakukan aksinya Selasa (12/2) dini hari antara pukul 02.00-04 WIB. Korban dihabisi dengan menggunakan cobek dan pisau dapur.

"Pengakuannya pelaku melakukan perbuatannya spontan. Tapi ini masih kita dalami. Pelaku masih kita periksa," ungkapnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dugaan Kampanye saat Pengajian Diusut

Dugaan Kampanye saat Pengajian Diusut

Panwascam Larangan memanggil tiga saksi atas hasil temuan terkait pembagian stiker pasangan calon nomor satu saat pengajian umum.


Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi

Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Tegal mengusulkan pembatasan jumlah rombongan belajar (rombel) SMA/SMK dan sejenisnya.


Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Debat Paslon Wali Kota Tegal Berlangsung Seru

Debat Paslon Wali Kota Tegal Berlangsung Seru

Debat terbuka paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal yang digelar KPU sukses digelar, Selasa (17/4) malam.


Besok Pemilih Pilbup dan Pilgub Ditetapkan

Besok Pemilih Pilbup dan Pilgub Ditetapkan

KPU Kabupaten Tegal akan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan bupati (pilbup) Tegal dan pemilihan gubernur (pilgub) Jateng, Kamis (19/4) besok.


Protes Putusan Pengadilan, Pedagang Pasar Pagi Siapkan Mogok Massal

Protes Putusan Pengadilan, Pedagang Pasar Pagi Siapkan Mogok Massal

Puluhan pedagang Pasar Pagi Blok B dan C menyatakan siap menggelar aksi lanjutan berupa mogok massal berdagang.


Buntut Kasus Bully, Kepala Sekolah dan Guru Disanksi Teguran Keras

Buntut Kasus Bully, Kepala Sekolah dan Guru Disanksi Teguran Keras

Disdikbud Kota Tegal segera melayangkan peringatan keras kepada kepala sekolah dan guru di salah satu SD Negeri di Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur.


Tarif Dikurangi 50 Persen Lebih, Pengojek Online Log Out Akun

Tarif Dikurangi 50 Persen Lebih, Pengojek Online Log Out Akun

Masih mogoknya ojek online atau daring di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya, Rabu (18/4), ternyata cukup membuat repot penggunanya.


Ini Status Facebook Terakhir Sopir Sigra yang Tewas Ditabrak KA Ciremai

Ini Status Facebook Terakhir Sopir Sigra yang Tewas Ditabrak KA Ciremai

Dua warga Kabupaten Tegal, Setyaji Muliatama (29), dan Yoga Pangestu (24) tewas setelah mobil yang mereka kendarai tertabrak kereta api (KA) Ciremai.


Dibayar Sesuai UMK dan HRD Mundur, Pekerja Teh 2 Tang Akhiri Mogok Kerja

Dibayar Sesuai UMK dan HRD Mundur, Pekerja Teh 2 Tang Akhiri Mogok Kerja

Tuntutan pekerja Pabrik Teh 2 Tang Adiwerna di Kabupaten Tegal, akhirnya dipenuhi pihak perusahaan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!