• Home
  • Berita Lokal
  • Sering Ngamuk, Pelaku Pembantaian Ngaku Didatangi Arwah Istrinya

Lokal
Share this on:

Sering Ngamuk, Pelaku Pembantaian Ngaku Didatangi Arwah Istrinya

  • Sering Ngamuk, Pelaku Pembantaian Ngaku Didatangi Arwah Istrinya
  • Sering Ngamuk, Pelaku Pembantaian Ngaku Didatangi Arwah Istrinya

BREBES - Pelaku pembunuhan anak dan istrinya, Tarmuji (35), diamankan di sel tahanan Polres Brebes. Dari pengakuan petugas polisi, pelaku sering depresi.

Kepala Satun Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Brebes AKP Arwansya menuturkan, selama penahanan pelaku mengalami depresi. Bahkan, pelaku sempat berimajinasi didatangi oleh arwah istri dan anaknya.

”Dia sempat ngamuk saat di tahanan. Jadi antisipsi kegaduhan kita pisahkan dengan tahanan lainnya,” katanya.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih mengalami kesulitan untuk memeriksa pelaku. Ini dikarenakan pelaku lebih banyak diam. Karena itu, pihaknya juga berencana mendatangkan psikiater untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

”Rencananya kita akan datangkan psikiater untuk mempermudah pemeriksaan. Bahkan, pelaku juga sempat tidak mengenali kalau yang dibunuh itu anaknya,” papar Kasat.

Selain pelaku, lanjut dia, pihaknya juga telah memberikan pendampingan psikolog kepada saksi kunci, yang tidak lain anak korban, Dewi Anjel (11). Sebab, dia yang pertama kali menemukan ibunya tewas dan dari saksi itu kasus pembunuhan tersebut berhasil terbongkar.

”Dia (Dewi) kita juga beri pendampingan psikolog, sebab dia sering menangis jika teringat ibu dan adiknya,” jelasnya. (ded/zul)


Berita Sejenis

Nyrais Tewas Dimassa, Sejam Kemudian Jambret Segar Bugar

Nyrais Tewas Dimassa, Sejam Kemudian Jambret Segar Bugar

Setelah sebelumnya sempat menjadi sasaran amuk massa, Senin (19/2), Fa (34), pelaku penjambretan, akhirnya di bawa ke Mapolsek Tegal Selatan.


Berlagak Anggota KPK, Pria Ini Peras Korbannya

Berlagak Anggota KPK, Pria Ini Peras Korbannya

Berdalih akan menyelesaikan sengketa tanah dengan mengaku-ngaku sebagai anggota KPK, pria ini justru melakukan pemerasan.


Rekam Hubungan Intimnya, Pelaku Peras dan Intimi Lagi Korbannya

Rekam Hubungan Intimnya, Pelaku Peras dan Intimi Lagi Korbannya

Sungguh bejat apa yang dilakukan Sr (29), warga Dukuh Brengkok Desa Penujah Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal ini.


Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya

Polisi Akan Periksa Kejiwaan Suami Pembantai Istri dan Anak Balitanya

Polisi akan memeriksa kejiwaan Tarmuji (33), pelaku yang membunuh istri dan anaknya di Dukuh Kertasari Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes.


Suami yang Bantai Istri dan Anak Balitanya Sering Cekcok

Suami yang Bantai Istri dan Anak Balitanya Sering Cekcok

Entah apa yang merasuki Tarmuji (33) hingga tega menghabisi nyawa istrinya, Koniti (39) berserta anak kandungnya hanya karena masalah ekonomi.


Suami Pembantai Ibu dan Anak Balitanya di Brebes Ditangkap

Suami Pembantai Ibu dan Anak Balitanya di Brebes Ditangkap

Polisi sudah meringkus pelaku yang diduga membunuh Koniti (35) dan anaknya yang masih balita di Dukuh Kertasari Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba.


Sering Dimarahi, Dugaan Motif Suami Bantai Istri dan Anaknya

Sering Dimarahi, Dugaan Motif Suami Bantai Istri dan Anaknya

Satuan Reskrim Polres Brebes sudah menangkap Tarmuji (33) pelaku yang diduga membantai istri dan anaknya yang masih balita.


Polisi Buru Pelaku Pembuang Janin

Polisi Buru Pelaku Pembuang Janin

Teka-teki penemuan janin bayi berusia 6 bulan kandungan di pinggir pantai Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Rabu (7/2) masih gelap.


PNS Korban Pemerasan Oknum Wartawan Didesak Cabut Laporan

PNS Korban Pemerasan Oknum Wartawan Didesak Cabut Laporan

Staf Kecamatan Margadana Kota Tegal yang menjadi korban tindak pemerasan tiga orang oknum wartawan, didesak teman-teman pelaku untuk mencabut laporannya.


Ngaku Tim Saber Pungli, 3 Oknum Wartawan Peras PNS

Ngaku Tim Saber Pungli, 3 Oknum Wartawan Peras PNS

Tiga oknum wartawan diamankan polisi, Sabtu (3/2) sore. Mereka diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap salah seorang pegawai di Kecamatan Margadana.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!