• Home
  • Berita Lokal
  • Sering Orfik, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Rekan-rekannya

Lokal
Share this on:

Sering Orfik, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Rekan-rekannya

  • Sering Orfik, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Rekan-rekannya
  • Sering Orfik, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Rekan-rekannya

BERKUMPUL - Ratusan sopir online berkumpul depan Mapolres Tegal Kota. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Karena sering 'nembak' aplikasi milik rekan seprofesinya agar terkena suspen pelanggaran dari operator, seorang supir online berinisial MH, 22, warga Tegalsari Kota Tegal, nyaris dimassa ratusan sopir lainnya. Ini setelah aksi jahil pelaku terbongkar. Ratusan sopir lalu membawanya ke Mapolres Tegal Kota, Senin (15/1) petang.

Diperoleh informasi, amarah ratusan sopir mobil on line ini bermula dari curhatan sesama sopir online yang mengaku sering mendapatkan peringatan dari operator bahkan sanksi lantaran mendapatkan orderan namun tidak sampai dilakukan transaksi. Belum lagi imbas dari orderan gelap, membuat para sopir online gagal mencapai target.

Namun demikian, keresahan para sopir online itu selidik demi selidik ternyata dilakukan salah satu rekan mereka sendiri, yakni dengan sengaja memesan orderan melalui aplikasi, namun kemudian ponsel yang digunakan dimatikan maupun sengaja “mengerjai’ sopir orderannya.

''Kejadian ini sudah lama, Mas. Makanya, banyak sopir online yang resah,'' terang Adam, salah satu sopir online yang ikut datang ke Mapolres Tegal Kota.

Bersama dengan rekan-rekan seprofesinya, bapak tiga anak itu juga menjelaskan bahwa sejak dirinya sering menerima “orfik” alias orderan fiktif dari pelaku, membuat rating aplikasinya turun. Bahkan, akhirnya tidak mencapai target dari managemen perusahaanya.

''Dan kondisi ini juga dialami ratusan sopir online lainnya. Hingga akhirnya, kami bersama rekan-rekan lain mencoba mencari siapa yang aktif sendiri dalam aplikasi tersebut. Dan ditemukanlah sopir online yang nakal tersebut,'' ungkapnya.

Hingga akhirnya, sejumlah sopir online menemukan bukti bahwa memang benar MH yang sengaja dan sering menjahili aplikasi milik rekan seprofesinya. Ini setelah ponsel milik pelaku, sempat dibaca sopir lainnya.

''Pelaku dari lingkungan Citra Land langsung digiring ke sekitar SMA Negeri 1. Seketika itu, ratusan sopir online hadir dan ingin merangsek pelaku,'' jelasnya. Karena situasi membahayakan, maka pelaku dibawa ke kantor polisi.

Hal sama dikatakan Popo, sopir online lainnya. Dia menegaskan harus ada tindakan tegas terhadap pelaku. Terlebih, ulahnya sudah membuat rekan-rekan sopir online turun pendapatannya.

''Harus ada tindakan efek jera, agar ulah nakal sopir ini tidak lagi melakukan perbuatan licik. Dia mencari keuntungan diatas kerugian ratusan sopir online lainnya,'' beber Popo yang diketahui sebagai Ketua Organda Kota Tegal.

Sementara, aksi itu juga membuat ratusan sopir online terus memadati kantor polisi. Mereka juga siap menggelar aksi jika pelaku tidak dijerat. Tak terkecuali meminta kepada managemen perusahaan angkutan on line untuk tegas menindaknya. Jika tidak mereka akan melakukan aksi mogok.

Terpisah, polisi saat ditemui belum bisa memberikan penjelasan. Terlebih, petang kemarin ratusan sopir online terus memadati Mapolres Tegal Kota hingga malam hari. (gus/wan/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Gizi Buruk Brebes Nomor Satu di Jateng
Gizi Buruk Brebes Nomor Satu di Jateng

Berita Sejenis

Sopir Truk Maut Dirawat di RSUD Brebes dengan Tangan Diborgol

Sopir Truk Maut Dirawat di RSUD Brebes dengan Tangan Diborgol

Pratomodiyanto (48), sopir truk maut, yang merenggut 12 korban jiwa dalam kecelakaan di Jalan P Diponegoro Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.


Korban Tewas 12 Orang, Sopir Truk Maut Selamat

Korban Tewas 12 Orang, Sopir Truk Maut Selamat

Jumlah korban tewas kecelakaan maut di Jalan Raya Purwokerto-Tegal Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Minggu (20/5) sore menjadi 12 orang.


Operasi Patuh Candi, Sopir Bus Dites Urine

Operasi Patuh Candi, Sopir Bus Dites Urine

Para sopir dan awak bus di Terminal Adiwerna Kabupaten Tegal menjalani tes urine yang digelar Polres Tegal, Jumat (27/4).


Menhub Tunggu Kesepakatan Kenaikan Tarif Ojek Online

Menhub Tunggu Kesepakatan Kenaikan Tarif Ojek Online

Kementerian Perhubungan menunggu pembicaraan antara aplikator dan sejumlah pihak terkait tuntutan kenaikan tarif dari pengemudi ojek online (online).


Melahirkan di Taksi Online, Ari-ari Bayi Dipotong Dalam Mobil

Melahirkan di Taksi Online, Ari-ari Bayi Dipotong Dalam Mobil

Novianti, ibu muda warga Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang kabupaten Pemalang tak pernah menyangka, bakal mengalami pengalaman yang luar biasa.


Mirisnya Wisuda TPQ di Tengah-tengah Bangunan yang Nyaris Amruk

Mirisnya Wisuda TPQ di Tengah-tengah Bangunan yang Nyaris Amruk

Kondisi bangunan Taman Pendidikan Quran (TPQ) Assyfa di Kelurahan Kraton, Tegal Barat, Kota Tegal ini sangat mengkhawatirkan.


Duh, Prostitusi Online Mulai Marak di Kota Tegal

Duh, Prostitusi Online Mulai Marak di Kota Tegal

Zaman sekarang, transaksi prostitusi bisa dilakukan di mana saja. Bahkan sambil tiduran di kamar semua bisa berjalan dengan cepat.


Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Betawi (Brebes, Tegal, dan Slawi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Tegal.


Kerap Palak Sopir, 15 Anjal Diamankan Polisi

Kerap Palak Sopir, 15 Anjal Diamankan Polisi

Lantaran kerap meminta uang kepada pengguna jalan raya, sedikitnya 15 anak jalanan (anjal) diamankan Satuan Sabhara Polres Tegal Kota.


Tarif Dikurangi 50 Persen Lebih, Pengojek Online Log Out Akun

Tarif Dikurangi 50 Persen Lebih, Pengojek Online Log Out Akun

Masih mogoknya ojek online atau daring di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya, Rabu (18/4), ternyata cukup membuat repot penggunanya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!