Lokal
Share this on:

Setahun Jembatan Putus, 900 Jiwa Warga di Brebes Terisolasi

  • Setahun Jembatan Putus, 900 Jiwa Warga di Brebes Terisolasi
  • Setahun Jembatan Putus, 900 Jiwa Warga di Brebes Terisolasi

TONJONG - Sejak Jembatan Wadasgumantung putus awal Februari 2017 silam, hingga kini belum ada tanda-tanda penanganan. Padahal jembatan yang berada aliran Sungai Glagah itu menjadi satu-satunya akses penyeberangan warga menuju pusat kecamatan.

Akibatnya, lebih dari 900 jiwa warga yang tinggal di Dukuh Kembeng Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes terisolasi. Warga kesulitan mengakses jalan utama, akibat jembatan sepanjang 108 meter dan lebar 2,5 meter tersebut putus bagian tengahnya.

Dua pilar penopang jembatan roboh diterjang banjir. Sehingga badan jembatan sepanjang 24 meter berupa lantai baja, sudah tak lagi terlihat. Jembatan yang membujur dari utara ke selatan itupun jatuh terbawa derasnya air saat banjir.

“Jembatan ini menjadi satu-satunya akses bagi masyarakat. Karena itu, sejak putus, warga sangat terkendala untuk beraktivitas,” ungkap Husein (51), warga setempat, kemarin.

Tidak adanya alternatif lain untuk menyeberangi, warga terpaksa turun ke sungai saat menuju jalur utama ke kota kecamatan. Namun demikian, mereka hanya bias menyeberang saat air surut. Sementara, jika sedang musim hujan, seringkali di sungai tersebut terjadi banjir.

“Kalau sudah begitu, warga tidak ada yang berani menyeberang. Mereka harus menunggu banjir surut, bahkan tidak jarang terpaksa bermalam di rumah kerabat atau saudaranya di utara jembatan,” lanjut Husein.

Kesulitan juga dialami oleh puluhan siswa sekolah tingkat SLTA asal Dukuh Kembeng yang hendak berangkat ke sekolah di luar pedukuhan. Termasuk juga tenaga pengajar dari luar Kembeng yang hendak mengajar di SD Kutamendala V.

“Setiap hari mereka harus turun menyeberangi sungai. Sebab, tidak ada jembatan untuk menyeberang,” keluhnya.

Karena itu, warga berharap agar Pemkab Brebes dapat secepatnya membantu kondisi yang dirasakan ratusan warga Wadasgumantung. Hal itu agar mereka dapat beraktivitas tanpa harus menunggu sungai surut. “Sudah lebih dari satu tahun, warga di sini sangat membutuhkan sarana penyeberangan,” imbuh dia.

Keluhan tentang kondisi jembatan tersebut juga disampaikan Cahyati (30). Warga Wadas Gumantung yang merupakan seorang pedagang mengaku, hampir setiap hari dirinya menyeberangi sungai untuk berbelanja di Pasar Linggapura.

“Biasanya dari pasar saya bisa langsung naik ojek sampai ke rumah, tapi sekarang tukang ojek tidak ada yang berani menyeberangi sungai. Terpaksa saya turun ke sungai untuk menyeberang. Itupun saya lakukan kalau air tidak sedang banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Kades Kutamandala Johan membenarkan kondisi yang terjadi di wilayahnya tersebut. Menurut dia, warga sudah beberapakali membangun jembatan darurat secara swadaya, tapi jembatan darurat itu kembali hanyut tersapu sungai.

“Terlebih saat ini diperkirakan kondisi cuaca akan berubah. Jika sudah musim hujan tentu kendala lebih berat dirasakan warga,” terangnya.

Sebelumnya, kata dia, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes telah beberapakali melakukan pengecekan. Termasuk adanya rencana pemindahan jembatan di lokasi lain yang lebih aman dari gerusan sungai. “Kami sangat berharap pembangunan jembatan dapat terlaksana,” ucapnya. (pri/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Warga di Kabupaten Brebes menyambut positif aturan baru terkait pembuatan TKP-el yang tidak lagi membutuhkan surat pengantar dari RT/RW.


Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng posting berita gempa di Pulau Jawa, DP (25), seorang Facebooker, warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ditangkap polisi.


Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Dua orang pekerja proyek pembangunan jembatan di Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan se


Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Warga Desa Penarukan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengancam bakal melakukan unjuk rasa di tengah-tengah Jalan Tol Trans Jawa Brebes Timur-Pemalang.


Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Tangis histeris pecah saat jenazah Junisah, 37, tiba di kampung halamannya di Dukuh Kalenpandan Desa Jatimakmur Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes.


Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Warga di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya diminta mewaspadai potensi terjadinya angin kencang setiap saat hingga memasuki musim penghujan pada akhir Novem


Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dinas Sosial Kota Tegal kembali menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Rabu (14/11).


Sawangan Ingin Gabung Brebes Selatan, Bupati: Hanya Candaan Warga

Sawangan Ingin Gabung Brebes Selatan, Bupati: Hanya Candaan Warga

Keinginan untuk bergabung dengan Kabupaten Brebes Selatan hasil pemekaran disebut muncul di kalangan warga Dukuh Sawangan Desa Sigedong Kecamatan Bumijawa.


Temani Ibunya Beli Bakso, Bocah Tujuh Tahun Dicabuli Pekerja Warung

Temani Ibunya Beli Bakso, Bocah Tujuh Tahun Dicabuli Pekerja Warung

Sungguh biadab apa yang dilakukan Kosid (27), warga Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes ini.


Guru yang Mesumi Siswinya Jadi Tersangka

Guru yang Mesumi Siswinya Jadi Tersangka

MM (31), warga Desa Losari Kidul Kecematan Losari Kabupaten Brebes yang juga guru SMK swasta, akhirnya ditetapkan tersangka oleh Polres Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!