Lokal
Share this on:

Setahun Sebabkan Puluhan Korban Tewas, Warga Surati Jokowi

  • Setahun Sebabkan Puluhan Korban Tewas, Warga Surati Jokowi
  • Setahun Sebabkan Puluhan Korban Tewas, Warga Surati Jokowi

foto: dok. radartegal.com

PAGUYANGAN - Sejumlah komponen masyarakat akan menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengadukan kondisi kerawanan jalan layang (flyover) di Desa Kretek Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes yang belum ditangani. Padahal, insiden kecelakaan di sepanjang jalur utama Bumiayu-Paguyangan, sebagai bagian dari ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto, sudah beberapa kali terjadi.

Rahmat, tokoh masyarakat yang juga koorditor gerakan safe Fylover Kretek mengatakan, sejak satu tahun pengoperasianya, jalur sepanjang Flyover (FO) Kretek hingga wilayah Bumiayu menjadi wilayah yang sangat rawan kecelakaan. "Sejumlah upaya berupa penambahan rambu peringatan, pemisahan jalur di FO Kretek, telah dilakukan. Akan tetapi kecelakaan bahkan hingga membawa korban jiwa masih kerap terjadi di jalur ini," ungkapnya, Minggu (5/8).

Dikatakan, hingga saat ini trauma kecelakaan masih sangat dirasakan oleh warga yang tinggal di sepanjang ruas jalan mulai FO Kretek wilayah Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan hingga Bumiayu. Terlebih insiden kecelakaan besar pada bulan Ramadan lalu hingga merengut 12 korban jiwa dan puluhan korban luka akibat truk rem blong, menimbulkan sisa trauma bagi warga.

"Sejak kecelakaan besar tersebut, masih kembali terjadi kecelakaa-kecelakaan lain hingga menjatuhkan korban jiwa. Karenanya kami sangat menunggu langkah nyata dari Pemerintah yang hingga sekarang tidak ada realisasinya," kata Rahmat.

Pembangunan jalur penyelamat yang sebelumnya sempat digemborkan pemerintah sebagai solusi mengatasi kendaraan rem blong, hingga saat ini masih sebatas wacana. Warga juga sudah beberapakali menggelar unjuk rasa sebagai bentuk keprihatinan.

Disisi lain lanjut Rahmat, pihaknya berpengang pada pernyataan hasil rekomendasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang menyatakan, bahwa FO Kretek tidak layak dilintasi oleh truk over tonase, over dimensi dan truk tidak laik jalan. "Sementara sisi pengawasan terhadap truk-truk tersebut saat ini sangat lemah, karenanya hanya tinggal menunggu insiden serupa kembali terulang dengan mongorbankan masyarakat," tandasnya,

Atas dasar tersebut, masyarakat akan melayangkan surat kepada Presiden, DPR dan juga kementerian terkait agar Pemerintah mau melakukan upaya penanganan terhadap kondisi kerawanan di jalur tersebut. "Kita akan surati Presiden, lengkap dengan data kecelakaan dan data berkaitan lainnya," imbuh Rahmat.

Slamet Riyadi, pegiat sosial Bumiayu menyampaikan, dengan tidak adanya penanganan dijalur tersebut maka kondisi ini terkesan pembiaran tanpa ada upaya penanganan sama sekali. Padahal, akses ini merupakan badan jalan nasional yang seharusnya mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

"Maka kami mohon bantuan bapak untuk dapat memperhatikan kondisi ruas jalan ini. Penangana akan menghasilkan keamanan dan kenyamanan masyarakat baik berlalu lintas, maupun yang tinggal di sepanjang ruas tersebut," jelas Slamet.

Selain melibatkan kendaraan yang melintas di jalur tersebut, kecelakaan juga kerap berdampak pada kerugian yang ditimbulkan akibat kerusakan bangunan milik warga yang ada di pinggir jalan. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Dua bulan menjelang pemilu serentak 2019, ribuan warga Kabupaten Tegal masih belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tirah (55), warga Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang ditemukan meninggal dunia, jatuh dari tebing setinggi sekitar 4 meter.


Diduga Dibuang, Bayi Laki-laki Berumur Sehari Tergeletak di Tepi Saluran Irigasi

Diduga Dibuang, Bayi Laki-laki Berumur Sehari Tergeletak di Tepi Saluran Irigasi

Warga sekitar areal persawahan di Desa Pagejugan Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes heboh.


Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Hariri, warga Dukuh Waru RT 06 RW 04 Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan meninggal dunia menggantung pada blandar rumahnya.


Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

Puluhan dari 103 pelajar tingkat SMP dari 6 sekolah di Kabupaten Brebes digelandang polisi, Sabtu (16/2) sore.


Jazad Warga yang Hanyut Ditemukan Tiga Kilometer Tertutup Sampah

Jazad Warga yang Hanyut Ditemukan Tiga Kilometer Tertutup Sampah

Tim SAR gabungan berhasil menemukan Sugiono, warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai Kamis (14/2) lalu.


Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Suparman alias Parman (43), warga Dusun Gombong RT 05 RW 03 Desa Warungpring Kecamatan Warungpring divonis 13 tahun penjara dan denda Rp10 juta.


Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Pencarian Sugiono (50), warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai di wilayah setempat dihentikan sementara.


Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Punya Istri Tiga, Pelaku Penipuan Uang Ghoib Ajak Ritual Korbannya di Gunung dan Pantai

Kholis (sebelumnya ditulis Rokhim), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang diringkus Unit Reskrim Polsek Adiwerna.


Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Enam warga di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang melalui rekening ghoib yang dilakukan oleh Kholis.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!