• Home
  • Berita Lokal
  • Setelah Joki dan Eksekutor, Giliran Penjual Hasil Begal Dibekuk Polisi

Lokal
Share this on:

Setelah Joki dan Eksekutor, Giliran Penjual Hasil Begal Dibekuk Polisi

  • Setelah Joki dan Eksekutor, Giliran Penjual Hasil Begal Dibekuk Polisi
  • Setelah Joki dan Eksekutor, Giliran Penjual Hasil Begal Dibekuk Polisi

DIAMANKAN – Dua pelaku bagal dan jambret saat berada di Mapolres Tegal Kota setelah ditangkap. (agis wibowo/radar tegal)

TEGAL - Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota terus memburu komplotan jambret dan begal yang masih buron. Setelah sebelumnya menangkap empat anggotakomplotan, polisi kembali berhasil membekuk seorang pelaku lagi.

Kali ini yang ditangkap adalah HS (22), warga Jalan Salak Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Dari keterangan polisi, HS mempunyai peranan menjual hasi-hasil kejahatan yang dilakukan anggota komplotan yakni FM (22), DS (18), NA (22), dan AW (22), yang sudah ditangkap.

Kapolres Tegal Kota AKBp Jon Wesly Arianto SIK melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kasatreskrim Iptu Slamet Sugiharto SH mengungkapkan, penangkapan tersebut dari hasil pengembangan penangkapan pelaku AW. ”Setelah menangkap AW, Jumat (5/10) lalu, dari hasil pengembangan kita amankan HS. Tersangka berperan menjual barang-barang hasil kejahatan,” terangnya, Selasa (9/10).

Menurut Iptu Slamet, usai melakukan aksinya bersama FM di daerah Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, AW kemudian menghubungi HS untuk menjualkan barang hasil kejahatan tersebut. ”Dalam aksinya, AW yang berperan sebagai pengedara motor, berhasil mengasak handphone korban. Sementara uang hasil penjual lalu diserahkan ke AW dan sebagian diberikan ke HS,” jelasnya.

Para pelaku mengakui telah melakukan aksi kejahatan di tujuh lokasi berbeda. Di antaranya, Jalan Arum Indah, Udang, Irian, Imam Bonjol, Rajawali, Ahmad Dahlan di Kota Tegal, dan Jalan Pahlawan, Mejasem, Kabupaten Tegal.

Sementara, hingga kini para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif anggota Satreskrim Polres Tegal Kota. ”Masih kita periksa intensif. Itu dilakukan untuk mengejar anggota komplotan lainnya,” pungkasnya. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Ditahan, Qomar Wajib Lapor Seminggu Dua Kali

Tak Ditahan, Qomar Wajib Lapor Seminggu Dua Kali

Kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3 dengan tersangka Nurul Qoma, mantan Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Ummus) Brebes


Pelawak Qomar Gunakan SKL untuk Daftar Rektor

Pelawak Qomar Gunakan SKL untuk Daftar Rektor

Tersangka kasus dugaan pemalsuan ijazah S-2 dan S-3, Nurul Qomar alias Qomar dengan pengawalan dari petugas Kejaksaan Negeri


Pendaki yang Terluka Tak Jatuh ke Jurang, tapi Terpeleset di Jalur Pendakian

Pendaki yang Terluka Tak Jatuh ke Jurang, tapi Terpeleset di Jalur Pendakian

Yulianto Nurdiansyah, pendaki Gunung Slamet, ternyata tidak jatuh ke jurang, namun terpeleset dan terjatuh di jalur pendakian.


Diduga Palsukan Ijazah S2 dan S3-nya, Pelawak Qomar Dijemput di Rumahnya lalu Ditahan

Diduga Palsukan Ijazah S2 dan S3-nya, Pelawak Qomar Dijemput di Rumahnya lalu Ditahan

Nurul Qomar, pelawak senior, akhirnya dijebloskan ke sel tahanan oleh Polres Brebes, Senin (24/6) malam.


Diduga Terpeleset, Seorang Pendaki Gunung Slamet Jatuh ke Jurang

Diduga Terpeleset, Seorang Pendaki Gunung Slamet Jatuh ke Jurang

Seorang pendaki Gunung Slamet diduga terpeleset dan jatuh ke jurang saat turun dari puncak, Senin (24/6) siang


Ada Gus Faris dan Habib Lutfi di Klenteng Hook Ie Kiong

Ada Gus Faris dan Habib Lutfi di Klenteng Hook Ie Kiong

Forum Silaturahmi Nusantara (FSN) akan menggelar halalbihalal lintas agama, Sabtu (22/6)


Hati-hati! Dinas Temukan Kasus Gigitan Anjing dan Kera

Hati-hati! Dinas Temukan Kasus Gigitan Anjing dan Kera

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes mencatat telah terjadi kasus tiga gigitan anjing dan kera hingga Juni 2019.


Sempat Kabur, Pelaku Pembacokan Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur, Pelaku Pembacokan Akhirnya Diringkus Polisi

Pelaku pembacokan terhadap Sumarno (71) warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari akhirnya berhasil ditangkap.


Keluyuran Pada Jam Dinas, Enam PNS Kena Razia

Keluyuran Pada Jam Dinas, Enam PNS Kena Razia

Pemkab Tegal sudah mengeluarkan peringatan keras dan ancaman sanksi.


18 PGOT Terjaring Razia, Mayoritas dari Luar Kota

18 PGOT Terjaring Razia, Mayoritas dari Luar Kota

Razia terhadap pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) kembali digelar petugas gabungan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!