Lokal
Share this on:

Sewa Mahal, Pedagang Pasar Pagi Curhat ke Wali Kota Tegal

  • Sewa Mahal, Pedagang Pasar Pagi Curhat ke Wali Kota Tegal
  • Sewa Mahal, Pedagang Pasar Pagi Curhat ke Wali Kota Tegal

TEGAL - Puluhan pedagang Pasar Pagi Blok A mendatangi Balai Kota Tegal untuk bertemu langsung Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Selasa (1/10). Mereka mengeluhkan kenaikan tarif retribusi dan sewa kios yang dinilai memberatkan.

Mereka kemudian diterima untuk beraudiensi dengan Wali Kota Tegal dan jajaran terkait. Hasilnya, pedagang diminta mengajukan surat keberatan terkait kenaikan tarifnya. Surat itu nantinya akan dijadikan dasar Wali Kota untuk menentukan langkah yang tepat sebagai solusi alternatif.

Salah seorang pedagang Elli Farasati mengatakan, dia menyayangkan kenaikan tarif sebagaimana diatur dalam peraturan daerah (perda). Menurutnya, seharusnya dalam penetapan perda, sebelumnya dilakukan kajian dan meminta pendapat pedagang.

"Intinya kami merasa keberatan tarifnya naik, apalagi kondisi kami empat tahun belakangan sedang terpuruk," katanya.

Selain itu, tambah Eli, kenaikan tarif juga tidak diimbangi dengan fasilitas yang memadai. Belum lagi adanya pedagang pasar tumpah yang berada di luar pasar, yang semakin mengurangi pendapatan para pedagang kios.

Pernyataan senada disampaikan pula oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Blok A Oi Yandro. Menurutnya, selain tarif sewa, retribusi juga mengalami kenaikan, dan semakin menambah beban para pedagang.

"Karenanya, kami berharap Wali Kota bisa meninjau ulang kebijakan itu," pintanya.

Menanggapi keluh kesah para pedagang itu, Dedy Yon Supriyono mengatakan, besaran retribusi dan sewa sudah diatur dalam perda, yang sudah disahkan. Sehingga harus tetap dilaksanakan oleh semuanya.

"Namun, kami ada solusi. Silakan Bapak dan Ibu membuat surat keberatan. Sehingga nantinya bisa ada solusi terkait persoalan itu," ujar Dedy.

Sebab, menurut Wali Kota, pada pasal di dalam perda, mengatur mekanisme pemberian keringanan, pengurangan, dan penghapusan retribusi. Hal-hal tersebut didasarkan dari alasan lain dari wajib retribusi. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Miris, 317 Warga Kota Tegal Positif HIV/AIDS

Miris, 317 Warga Kota Tegal Positif HIV/AIDS

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat 317 warga Kota Tegal dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS sejak 2008 hingga 31 Oktober 2019.


Dipergoki Bolos, 10 Pelajar Digelandang Pol PP

Dipergoki Bolos, 10 Pelajar Digelandang Pol PP

Sedikitnya 10 pelajar SMK swasta digelandang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, Kamis (14/11).


Numpang Nginap, Pasutri Tinggalkan Bayinya di Tegal

Numpang Nginap, Pasutri Tinggalkan Bayinya di Tegal

Pasangan suami istri (pasutri) tega meninggalkan bayinya di rumah salah seorang warga Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Kamis (14/11) siang.


 Guru SMK Islamiyah Ikut Uji Teknis Asesor

Guru SMK Islamiyah Ikut Uji Teknis Asesor

Sejumlah guru SMK Islamiyah Adiwerna, Kabupaten Tegal mengikuti uji teknis asesor.


Kekeringan Meluas, PMI Droping 814 Ribu Liter Air ke 39 Desa

Kekeringan Meluas, PMI Droping 814 Ribu Liter Air ke 39 Desa

Mundurnya musim penghujan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal mengalami kekeringan.


Bawaslu MoU dengan IBN

Bawaslu MoU dengan IBN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal, Rabu (13/11).


Ada Rambu Searah, Pengguna Jalan Kebingungan saat Car Free Day

Ada Rambu Searah, Pengguna Jalan Kebingungan saat Car Free Day

Sejumlah pengguna jalan yang akan melintas ke Jalan Pangeran Diponegoro Kota Tegal mempertanyakan pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah di Simpang Empat T


Rumah Paten Tarub Sementara Nginduk ke Kecamatan Pangkah

Rumah Paten Tarub Sementara Nginduk ke Kecamatan Pangkah

Kebakaran Kantor Kecamatan Tarub langsung disikapi dengan cepat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal.


Kantor Kecamatan Tarub Ludes Dilalap Api

Kantor Kecamatan Tarub Ludes Dilalap Api

Kantor Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal ludes terbakar, Rabu (13/11). Kebakaran diduga karena korsleting listrik.


Korsleting, Kantor Kecamatan Tarub Terbakar Hebat

Korsleting, Kantor Kecamatan Tarub Terbakar Hebat

Bangunan Kantor Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal terbakar hebat, Rabu (13/11), sekitar pukul 20.00 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!