Lokal
Share this on:

Siap-siap, Seminggu Tiga Kali Ada Razia STNK

  • Siap-siap, Seminggu Tiga Kali Ada Razia STNK
  • Siap-siap, Seminggu Tiga Kali Ada Razia STNK

PANTAU - Kepala Kantor UPPD Samsat Slawi Hernuryo Samekto memantau pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantornya, kemarin. (hermas purwadi/radar slawi)

SLAWI - Masih rendahnya wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor, disikapi Unit Penggelolaan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Slawi dengan menggencarkan razia rutin, dengan menggandeng mitranya, Satlantas Polres Tegal. Kepala Kantor UPPD Samsat Slawi Hernuryo Samekto tak menampik dengan gencarnya razia bersama Satlantas, memacu wajib pajak menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan tahunan.

"Razia STNK untuk mengetahui wajib pajak sudah menunaikan kewajibannya atau belum akan kami gelar seminggu 3 kali atau sebulan sebanyak 12 kali razia. Bagi wajib pajak yang STNK-nya belum disahkan akan kami berlakukan denda. Dalam pelaksanaan di lapangan, kami mendatangkan armada Samsat Keliling (Samkel) bantuan dari pemda agar mereka bisa langsung bayar denda di tempat saat razia dilangsungkan," ujarnya, Jumat (13/7).

Dengan adanya Samkel, wajib pajak yang terjaring razia akan langsung digiring ke mobil Samkel untuk membayar denda sekaligus pajak yang terhutang. "Konsekuensinya bila tidak membayar akan dikenakan tilang dengan menahan SIM wajib pajak," tandasnya.

Penindakan wajib pajak itu diakui mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 5/Tahun 2015 yang mengatur STNK sebagai dokumen sah atau bukti sahnya kendaraan bermotor beroperasi di jalan. Dengan razia STNK ini diharapkan sedikit banyak bisa mencapai target pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Sementara itu, terkait program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Hernuryo memandang program tersebut sebenarnya tidak mendidik dan berdampak negatif, yang memicu seseorang mau membayar pajak bila sudah ada pemutihan atau penghapusan pajak tahun sebelumnya. (her/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kekeringan Dua Desa di Brebes Sudah Ekstrem

Kekeringan Dua Desa di Brebes Sudah Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes memetakan, ada dua desa di wilayahnya yang diprediksi mengalami kekeringan ekstrem.


Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Pemkot Tegal berencana akan melakukan sterilisasi kawasan Alun-alun Tegal di depan Balai Kota dari pedagang kali lima (PKL) yang beraktifitas diatasnya.


Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pendapatan asli daerah (PAD) hasil lelang ikan di tiga TPI diprediksi tidak sesuai target. Bahkan, jumlahnya cenderung mengalami penurunan.


KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan dan mengumumkan 546 Daftar Caleg Sementara (DCS) dalam pileg 2019.


Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Personel SatuanPolisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal merazia pegawai negeri sipil (PNS) yang keluyuran saat jam kerja.


Potensi Gempa Ada, tapi Skalanya Sangat Kecil

Potensi Gempa Ada, tapi Skalanya Sangat Kecil

Melalui Surat Bernomor UM.001/453/VIII/TGL-2018 perihal Klarifikasi Berita Patahan Mulai Bergerak, Tegal dan Sekitarnya Berpotensi Gempa


Di Tegal, Ada 6 Orang Tenaga Kerja Asing

Di Tegal, Ada 6 Orang Tenaga Kerja Asing

Dalam dua tahun terakhir, jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kota Tegal semakin bertambah.


Malam-malam, Polisi Sita Botol Ciu Putihan di Kaki Gunung Slamet

Malam-malam, Polisi Sita Botol Ciu Putihan di Kaki Gunung Slamet

Razia minuman keras (keras) yang digelar Polsek Bumijawa membuahkan hasil.


Proyek Tol Rusak Jalan Desa, Kades Siap Kerahkan Warga Demo Besar-besaran

Proyek Tol Rusak Jalan Desa, Kades Siap Kerahkan Warga Demo Besar-besaran

Sejumlah kades bersama warganya di Kabupaten Pemalang mengancam akan menggelar demonstrasi besar-besaran, terhadap pelaksanaan pembangunan jalan tol.


PT. KAI Kukuh Mengggusur, Dewan Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Awal

PT. KAI Kukuh Mengggusur, Dewan Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Awal

Rapat koordinasi terkait rencana penertiban 32 rumah di RT4 dan 19 RW7 Kelurahan Panggung akhirnya digelar di ruang rapat Komisi DPRD Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!