Lokal
Share this on:

Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya

  • Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya
  • Sidak Pasar dan Mal, Bupati Dapati Sagu dan Terasi Berbahaya

ADIWERNA - Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Tegal Umi Azizah melakukan inspeksi mendadak ditemani tim sistem keamanan terpadu Kabupaten Tegal di tiga lokasi berbeda. Di Pasar Banjaran, dari dua belas sampel makanan ditemukan kandungan rhodamin B pada terasi dan sagu mutiara.

Dua belas sampel di antaranya, tahu kuning, arem-arem, kerupuk mi, kolang-kaling, teri nasi, daging segar, lanting, terasi, sagu mutiara, gula jawa, saus dan kerupuk rambak. Bupati yang didampingi kepala Dinas Kesehatan Hendadi Setiaji dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Suspriyanti mendatangi tiga lokasi yang sudah direncanakan.

"Kita akan mengadakan pembinaan ke pedagang sampai menelusuri pemasok sagu mutiara maupun terasi itu,” katanya.

Dalam sidak tersebut, tambah Umi, juga ditemukan makanan ringan berupa kerupuk dan makaroni yang telah kadaluwarsa. Makanan ringan tersebut ditemukan di salah satu distributor makanan di Pasar Banjaran. Selain kedaluwarsa, kerupuk dan makaroni yang tidak dilengkapi izin PIRT dan tidak dicantumkan alamat lengkap produksi.

Melihat kondisi itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua, untuk selalu berhati-hati mengawasi anak-anak dalam mengkonsumsi makanan ringan. "Karena ini salah satu distributor makanan yang menjadi langganan para pedagang di sekolah. Orang tua harus hati-hati, karena jika terjadi hal yang tidak diinginkan Pemkab Tegal tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Hendadi Setiadji mengaku akan melakukan pembinaan bagi para pedagang yang terbukti produk makanannya mengandung bahan kimia maupun telah memasuki tanggal kadaluwarsanya. Pembinaan itu perlu supaya masyarakat sadar dan tidak menjualbelikan makanan ke khalayak.

"Tahun lalu ada kandungan formalin di teri nasi. Alhamdulillah dari pembinaan itu, sudah tidak ditemukan kembali bahan berbahaya tersebut di teri nasi," ungkapnya.

Dari Pasar Banjaran, sidak dilanjutkan ke swalayan Basa Toserba dan Jogja Toserba. Sidak di dua swalayan tersebut guna memeriksa produk pangan, baik makanan dan minuman buatan pabrik ataupun olahan industri rumah tangga. Pengecekan itu meliputi masa kedaluwarsa, izin edar serta kondisi keamanannya.

Berdasarkan hasil lapangan, tidak ditemukannya makanan ataupun minuman yang berbahaya pada dua swalayan tersebut. Namun, di Jogja Toserba terdapat beberapa ikan yang sudah tidak segar lagi. Untuk itu, dirinya berpesan kepada pihak Jogja Toserba untuk memilah ikan yang sudah tidak layak konsumsi itu. (guh/zul)


Berita Sejenis

Turunkan Penumpang, Angkot Terbakar di Balapulang

Turunkan Penumpang, Angkot Terbakar di Balapulang

Sebuah angkutan kota (angkot) terbakar di depan pasar Balapulang Kabupaten Tegal, Senin (19/8) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.


BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan pemberi kerja terhadap pelaksanaan program bpjs ketenagakerjaan


Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang


Disidak, Elpiji Tiga Kilogram Ternyata Dipakai Bahan Bakar Mesin Pompa Air

Disidak, Elpiji Tiga Kilogram Ternyata Dipakai Bahan Bakar Mesin Pompa Air

Hasil sidak Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM bersama Pertamina ke toko-toko di wilayah Dukuhwaru dan Pagerbarang


Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Bupati Brebes Idza Priyanti naik pitam saat meninjau saluran irigasi di sebelah pasar belakang Markas Kodim 0713/Brebes, Rabu (14/8).


Cemburu dan Sakit Hati, Alasan Para Pelaku Tega Habisi Nurhikmah

Cemburu dan Sakit Hati, Alasan Para Pelaku Tega Habisi Nurhikmah

Misteri pembunuhan terhadap Nurhikmah (16) yang jazadnya ditemukan dalam rumah kosong akhirnya terungkap.


Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Delapan pelajar dari SMP dan SMK swasta di Kabupaten Tegal diamankan anggota Satpol PP.


Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Dua tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Brebes dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang oleh Kejaksaan Negeri (Keja


Bandel, Pedagang Pasar Kemantran dan Pepedan Ditertibkan

Bandel, Pedagang Pasar Kemantran dan Pepedan Ditertibkan

Pedagang Pasar Kemantran dan Pepedan yang berjualan di luar lingkungan pasar ditertibkan.


Polisi Amankan Sejumlah Orang Terkait Mayat ABG Dalam Karung

Polisi Amankan Sejumlah Orang Terkait Mayat ABG Dalam Karung

Misteri penemuan mayat dalam karung yang mulai membusuk dan tangannya terikat rafia mulai menemui titik terang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!