Lokal
Share this on:

Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

  • Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi
  • Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

SLAWI - Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal mengakui ada sekitar 30 persen jalan di Kabupaten Tegal tidak laik fungsi. Saat ini proses perbaikan jalan rusak sudah mencapai 70 persen, diperkirakan H-5 sisa 30 persen yang tidak laik fungsi dapat kembali normal.

Kepala DPU Kabupaten Tegal Heri Suhartono, Kamis (23/5) mengatakan, lebaran yang kurang dua Minggu lagi mendorong Pemkab Tegal mempercepat upaya perbaikan jalan kabupaten yang akan dilintasi pemudik. DPU mengerahkan enam tim untuk memperbaiki ruas jalan mulai dari Lebakgowah ke selatan, Bojong, Pagerbarang, Margasari, serta Larangan dan Kemantran.

"Jalan alternatif bagi pemudik sedang diperbaiki, kondisinya sudah 70 persen baik. Sisa 30 persen ditarget rampung H-5 lebaran. Hari ke lima sebelum lebaran, jalan yang semula rusak sudah kembali laik fungsi. Di mana lubangnya sudah kita tambal dan bisa dilalui dengan aman, nyamannya nanti setelah di lelang dan dikerjakan penyedia jasa," katanya.

Meski demikian, tambah Heri, ada beberapa ruas jalan yang terpaksa belum bisa diperbaiki tahun 2019 ini karena keterbatasan anggaran. Paling tidak ada dua kategori jalan yang pengerjaannya harus dilakukan dengan skema proyek, yaitu kondisi jalan rusak berat dan rusak sedang, seperti halnya jalan Bader dan Kedungjati ke Warureja yang diusulkan pengerjaannya tahun 2020 dengan mekanisme lelang.

Sedangkan untuk jalan dengan kategori rusak ringan, diperbaiki dengan pemeliharaan rutin seperti penambalan lubang oleh tim DPU. "Dari ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Tegal sepanjang 847,2 kilometer, kondisi jalan baik berkisar antara 62 sampai 65 persen. Sedangkan sisanya yang 35 persen bervariasi, mulai dari rusak ringan sampai berat. Meski demikian, jalan yang rusak berat tersebut bukan berarti tidak bisa dilalui kendaraan umum," tambahnya.

Jalan yang rusak, lanjut Heri, tetap bisa dilewati tapi perlu kewaspadaan ekstra pengendaranya dengan mengurangi kecepatan, semisal jalan Babadan ke Warureja. Soal kebutuhan anggaran ideal perbaikan jalan guna mencapai target jalan mantap 2024, tambah dia, setiap tahun setidaknya Pemkab Tegal harus mengalokasikan Rp550 Miliar.

"Jumlah yang tidak sedikit dibandingkan anggaran yang tersedia saat ini antara Rp150 sampai 170 miliar," terang Heri.

Menurut Heri, alternatifnya bisa mencontoh apa yang dilakukan pemerintah pusat dengan skema pinjaman atau hutang, termasuk yang dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk pengecoran jalan provinsi yang memilih kerjasama pinjaman perbankan. Namun, opsi skema hutang tersebut tetap harus diperhitungkan secara matang, karena pengembaliannya ada bunga pinjaman, termasuk melibatkan pembahasannya dengan dewan untuk persetujuannya. (guh/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Athoilah = IPHI Jangan Hanya Mengurusi Persoalan Haji

Athoilah = IPHI Jangan Hanya Mengurusi Persoalan Haji

Ketua Pengurus Daerah IPHI Kabupaten Brebes H Athoillah Syatori berharap ke depan akan lebih banyak lagi gedung IPHI tingkat kecamatan yang dibangun.


Diduga Korsleting, Rumah Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Terbakar

Sebuah rumah milik Wiyani (82) di Jalan DI Panjaitan Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal terbakar, Senin (24/6) siang sekitar pukul 13.15 WIB.


1060 Calhaj Brebes Segera Berangkat ke Tanah Suci

1060 Calhaj Brebes Segera Berangkat ke Tanah Suci

Sebanyak 1060 calon jamaah haji asal Kabupaten Brebes akan berangkat ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.


Hendak Cari Bambu, Daklan Tewas Tersambar Kereta Api

Hendak Cari Bambu, Daklan Tewas Tersambar Kereta Api

Daklan (65), warga Dukuh Kalipucung Desa Galuhtimur Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes ditemukan tak bernyawa, Minggu (23/6).


Hati-hati! Dinas Temukan Kasus Gigitan Anjing dan Kera

Hati-hati! Dinas Temukan Kasus Gigitan Anjing dan Kera

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes mencatat telah terjadi kasus tiga gigitan anjing dan kera hingga Juni 2019.


Uniknya Wisata Via Ferrata Bukit Gua Rangkok

Uniknya Wisata Via Ferrata Bukit Gua Rangkok

Ingin menghabiskan akhir pekan dengan wisata unik yang tak biasa?


Empat Desa di Pantura Mulai Krisis Air Bersih

Empat Desa di Pantura Mulai Krisis Air Bersih

Empat desa di Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mulai dilanda kekeringan.


 Agus Subagyo : Soal Sampah, Dinas Sudah Berulang Kali Sosialisasi

Agus Subagyo : Soal Sampah, Dinas Sudah Berulang Kali Sosialisasi

Banyaknya TPS ilegal hingga terjadi penumpukan sudah berulang kali disikapi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal.


Dua Lokasi Terindikasi Sikap Intoleransi

Dua Lokasi Terindikasi Sikap Intoleransi

Di Kabupaten Tegal, ada beberapa kegiatan yang terindikasi ke arah intoleransi


Keluyuran Pada Jam Dinas, Enam PNS Kena Razia

Keluyuran Pada Jam Dinas, Enam PNS Kena Razia

Pemkab Tegal sudah mengeluarkan peringatan keras dan ancaman sanksi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!