Lokal
Share this on:

Sistem Remnya Tak Standar, Lima Bus Dilarang Angkut Penumpang

  • Sistem Remnya Tak Standar, Lima Bus Dilarang Angkut Penumpang
  • Sistem Remnya Tak Standar, Lima Bus Dilarang Angkut Penumpang

RAMP CHECK – Dishub dan PKTJ melakukan ramp check di Terminal Tegal, Rabu (6/6). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tegal bersama Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) mengadakan ramp check dari Selasa (5/6) sampai Rabu (6/6) untuk kendaraan bus yang masuk ke Terminal Tegal. Dari hasil ramp check selama dua hari yang dilakukan untuk 94 bus, lima bus di antaranya ditilang dan dilarang berangkat, dua bus ditunda keberangkatannya, dan selebihnya laik jalan.

“Dari ramp check selama dua hari, lima bus ditilang dan dilarang berangkat karena tidak membawa surat-surat, serta sistem remnya yang tidak memenuhi standar. Sedang dua bus yang ditunda keberangkatannya karena ada beberapa perlengkapan seperti lampu yang perlu diperbaiki, selebihnya laik jalan,” kata Koordinator Terminal Tegal Riandy S Setiawan di lokasi ramp check.

Menurut Riandy, Dishub melakukan ramp check ini untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memberangkatkan penumpang. Ini sekaligus menjadi tanggungjawab Terminal Tegal dalam memastikan keselamatan penumpang.

“Terminal Tegal memiliki tugas melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat,” ungkap Riandy.

Selanjutnya, Dinas mengimbau perusahaan angkutan untuk melakukan pengecekan awal armadanya masing-masing. Selain itu, mengigatkan para pengemudi untuk tidak melebihi batas maksimal mengemudi, yakni delapan jam. Selama musim Lebaran, Terminal Tegal menyediakan ruang istirahat untuk pengemudi, ruang laktasi, dan ruang pelayanan kesehatan.

Dalam ramp check ini, PKTJ sedikitnya menerjunkan sepuluh taruna dari program studi Teknik Kendaraan Otomotif dan Manejemen Keselamatan Transportasi Jalan. Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PKTJ Bambang Istiyanto menyampaikan, keterlibatan PKTJ membantu Dishub dalam ramp check ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat.

“Nanti, kami juga akan membantu dalam penghitungan volume arus mudik dan balik Lebaran,” terang Bambang. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Pemkot Tegal berencana akan melakukan sterilisasi kawasan Alun-alun Tegal di depan Balai Kota dari pedagang kali lima (PKL) yang beraktifitas diatasnya.


Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pendapatan asli daerah (PAD) hasil lelang ikan di tiga TPI diprediksi tidak sesuai target. Bahkan, jumlahnya cenderung mengalami penurunan.


Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil membekuk komplotan pembobol minimarket‎ yang beroperasi lintas kota. Mereka sudah beraksi di 21 lokasi.


KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan dan mengumumkan 546 Daftar Caleg Sementara (DCS) dalam pileg 2019.


Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Truk gandeng yang baru bongkar muatan tak terkendali dan nylonong masuk ke rumah salah seorang warga di Jalur Pantura tepatnya Jl Martoloyo Kota Tegal.


Driver Online Demo, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor Gojek

Driver Online Demo, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor Gojek

Puluhan driver online yang tergabung dalam driver online Brebes Tegal Slawi Pemalang (Bregaslang) menggeruduk kantor Gojek Tegal, Senin (13/8) siang.


Dibohongi karena Sertifikat Tak Jadi-jadi, Warga Kepung Balaidesa

Dibohongi karena Sertifikat Tak Jadi-jadi, Warga Kepung Balaidesa

Sekitar 70-an warga Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang mendatangi Balaidesa Serang, Jumat (18/8).


Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Seorang anggota Panwascam Tegal Barat mengundurkan diri dari jabatannya. Alasannya, karena dia merasa tak bisa bekerja penuh waktu.


Ingat! Karaoke di Tegal Tak Boleh Sediakan Miras dan PL

Ingat! Karaoke di Tegal Tak Boleh Sediakan Miras dan PL

Komisi II DPRD Kota Tegal mendesak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) lebih memperketat pengawasan izin tempat karaoke.


PT. KAI Kukuh Mengggusur, Dewan Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Awal

PT. KAI Kukuh Mengggusur, Dewan Sesalkan Tak Ada Koordinasi dari Awal

Rapat koordinasi terkait rencana penertiban 32 rumah di RT4 dan 19 RW7 Kelurahan Panggung akhirnya digelar di ruang rapat Komisi DPRD Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!