Lokal
Share this on:

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

  • Siswa Baru Tak Boleh Diplonco
  • Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

SISWA BARU – Sejumlah siswa baru bersama orang tua berjalan menuju tempat daftar ulang, Kamis (12/7) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan maupun hal-hal yang bersifat kekerasan lainnya. Peringatan ini disampaikan Kepala Disdikbud Johardi menjelang dimulainya Tahun Pelajaran 2018/2019.

“Dalam PLS, dilarang melakukan perpeloncoan dan kegiatan yang bersifat kekerasan seperti menendang, menempeleng, memukul, dan lainnya,” kata Johardi, Sabtu (14/7) lalu.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, PLS salah satunya bertujuan mengenali potensi diri siswa baru. Pengenalan lingkungan sekolah wajib berisi kegiatan yang bermanfaat, edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Penyelenggaraan PLS menjadi hak guru dan dilarang melibatkan kakak kelas. Kakak kelas dimungkinkan dilibatkan untuk membantu, apabila terdapat keterbatasan jumlah guru. Itu pun dengan catatan kakak kelas yang tidak memiliki kecenderungan sifat buruk.

Sekolah juga dilarang melakukan pungutan dan dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran. Apabila dalam pelaksanaan PLS terjadi pelanggaran, Disdikbud dapat menghentikan kegiatan PLS, dan memberikan sanksi atas pelanggaran tersebut.

Sanksi yang diberikan terhadap kepala, wakil kepala, atau guru berupa teguran tertulis, penundaan atau pengurangan hak, pembebasan tugas, atau pemberhentian sementara maupun tetap dari jabatan. Johardi menjelaskan, kegiatan edukatif, kreatif, dan menyenangkan yang dapat diselenggarakan dalam PLS misalnya diskusi ilmiah.

“Selain itu, dapat ditambahkan pendalaman materi NKRI atau sosialisasi antinarkoba,” jelas Johardi. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Jelang Penilaian Adipura, Kota Slawi Belum Siap?

Jelang Penilaian Adipura, Kota Slawi Belum Siap?

Tak lama lagi Tim Penilai Adipura dari pusat dan provinsi masuk ke wilayah Kabupaten Tegal.


Karnaval Meriah, Walikota dan Wakilnya Ikut Gotong Ogoh-ogoh Raksasa

Karnaval Meriah, Walikota dan Wakilnya Ikut Gotong Ogoh-ogoh Raksasa

Dedy Yon dan Jumadi sempat menggotong replika ogoh-ogoh raksasa yang ditampilkan siswa-siswi dan guru SMPN 7 Tegal.


Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Melihat situasi yang terjadi di beberapa daerah, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakilnya Muhammad Jumadi menemui siswa dan taruna asal Papua ke salah sa


Tak Hanya Upacara, di Mekkah Jamaah Haji Juga Ikut Lomba Makan Kerupuk

Tak Hanya Upacara, di Mekkah Jamaah Haji Juga Ikut Lomba Makan Kerupuk

Jamaah haji kloter 47 asal Kabupaten Tegal memperingati HUT RI ke-74 di Mekkah.


Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Tak hanya digelar di tanah air, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 juga digelar di luar negeri.


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


130 Siswa Sajikan Perjuangan Bung Tomo Lewat Teater

130 Siswa Sajikan Perjuangan Bung Tomo Lewat Teater

Seni teater hingga sekarang masih terus menggeliat.


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Jenazah Nurhikmah (16), anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban pembunuhan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)


Babi Hutan Turun Gunung, Rusak Lahan Pertanian dan Rumah Warga Kabupaten Tegal

Babi Hutan Turun Gunung, Rusak Lahan Pertanian dan Rumah Warga Kabupaten Tegal

Kemarau tak hanya membuat hutan menjadi rawan kebakaran, akhir-akhir ini banyak babi hutan alias celeng yang turun gunung masuk ke perkampungan penduduk.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!