Lokal
Share this on:

Siswa Boleh Pakai Sandal dan Seragam Bebas

  • Siswa Boleh Pakai Sandal dan Seragam Bebas
  • Siswa Boleh Pakai Sandal dan Seragam Bebas

TINJAUAN - Kepala Disdikbud saat meninjau sejumlah sekolah yang diliburkan karena kondisi ruang kelas masih tergenang banjir, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal menyatakan, memberikan toleransi dengan meliburkan sekolah di lingkungan SD dan SMP Kecamatan Margadana yang masih tergenang banjir. Namun, libur sekolah diganti dengan pemberian tugas belajar mandiri bagi semua murid sebagai pengganti agar tidak menghambat proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala Disdikbud Kota Tegal Johardi mengungkapkan khusus untuk semua sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta yang ruang kelasnya masih tergenang dan dikepung banjir KBM bisa diliburkan. Sedangkan, bagi sekolah yang ruang kelasnya sudah normal tanpa genangan proses KBM harus tetap berlangsung dengan beberapa toleransi.

"Laporan UPPD Kecamatan Margadana, hanya tujuh SD dan SMPN 17 serta 18 yang masih diliburkan. Sisanya, sudah aktif KBM," jelasnya.

Terkait toleransi KBM, kata Johardi, hanya berlaku di lingkungan SD, SMP dan SMA/SMK baik negeri maupun swasta di Kecamatan Margadana yang terdampak banjir. Yakni, memperbolehkan murid untuk menggunakan alas kaki (sandal, Red) dan meringankan penggunaan seragam yang dipakai untuk proses KBM.

Selain itu, jam aktif belajar dan proses KBM juga bisa disesuaikan dengan kondisi genangan dan kesiapan murid.

Ketua Dewan Pendidikan Sihono menambahkan, berdasarkan laporan dari sejumlah kepala SD dan SMP hampir sebagian sekolah sudah kembali aktif menjalankan proses KBM. Sebab, toleransi pemberian tugas mandiri hanya diperuntukkan bagi sekolah yang ruang kelasnya masih tergenang air karena dipastikan tidak efektif untuk proses belajar.

"Hampir 50 persen, SD dan SMP baik negeri maupun swasta sudah kembali aktif KBM. Tapi, memang ada sejumlah sekolah yang masih diliburkan dengan pertimbangan kondisi," pungkasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dikosek, 18 PGOT Tercyduk

Dikosek, 18 PGOT Tercyduk

18 orang pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) terciduk dalam razia gabungan Dinsos Kota Tegal bersama Satpol PP.


Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur penghubung dua kecamatan di Kabupaten Brebes tertutup dan tak bisa dilalui kendaraan, Sabtu (17/2) lalu.


Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Tiga paslon bupati-wakil bupati di pilbup Tegal akan mengikuti kampanye damai bersama yang digelar KPU, Minggu (18/2).


Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Rumah milik pasangan Nasi'i (66) dan Hindun (61), warga Desa Sokasari RT 1 RW 4 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal terbakar, Sabtu (17/2) sekitar pukul 09.00 WI


Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Sejumlah warga yang berada di tiga kelurahan, utamanya di selatan Pantura, masih terdampak banjir dan terisolasi.


Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dan Pekalongan ambruk dihajar banjir, Kamis (15/2) sekitar pukul 17.00 WIB lalu.


Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Banjir besar di aliran Sungai Keruh merobohkan satu rumah dan juga warung milik Sutiyani (52), warga Bumiayu kabupaten Brebes.


Kapal Meledak di Laut, Satu Nelayan Tewas, Dua Terluka Bakar Serius

Kapal Meledak di Laut, Satu Nelayan Tewas, Dua Terluka Bakar Serius

Seorang nelayan tewas dan dua lainnya mengalami luka bakar serius, saat kapal yang mereka tumpangi terbakar, Rabu (14/2) malam.


Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Bumijawa Kabupaten Tegal sudah siap menerapkan tiket elektronik atau e-ticketing untuk pengunjung.


Ibu dan Anak yang Dibantai Suaminya Dimakamkan Berdampingan

Ibu dan Anak yang Dibantai Suaminya Dimakamkan Berdampingan

Jenazah korban pembunuhan sadis di Dukuh Kertasari, Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba akhirnya dimakamkan, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!