• Home
  • Berita Lokal
  • Sri Anjarwati: Dua Hari, Ada 5.500 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

Lokal
Share this on:

Sri Anjarwati: Dua Hari, Ada 5.500 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

  • Sri Anjarwati: Dua Hari, Ada 5.500 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan
  • Sri Anjarwati: Dua Hari, Ada 5.500 Alat Peraga Kampanye Langgar Aturan

NARA SUMBER - Nara sumber kegiatan koordinasi dengan insan media oleh Bawaslu Kabupaten Tegal. (Iman Teguh S/radartegal.com)

SLAWI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal mencatat ada sekitar 5.500 alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Mayoritas calon anggota legislatif melanggar aturan dalam pemasangan APK pada tempat yang dilarang.

Anggota Bawaslu Kabupaten Tegal, Sri Anjarwati, Jumat (12/4) mengatakan, dalam kurun waktu dua hari, Bawaslu mencatat 5.500 alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Dengan menggandeng Satpol PP, Bawaslu melakukan penertiban di beberapa tempat.

"Kami menggandeng Satpol PP untuk membersihkan alat peraga kampanye yang melanggar aturan dan dilakukan oleh caleg," katanya.

Bawaslu meminta pada media, tambah Sri Anjar, untuk memberikan informasi bila melihat pelanggaran yang dilakukan oleh caleg. Mengingat anggota Bawaslu jumlahnya sangat terbatas. Untuk itu, perlu adanya interaksi antara media dengan Bawaslu dalam mewujudkan pemilu damai.

"Kami mohon pada media untuk sinergi dengan Bawaslu. Karena kami menyadari, keterbatasan anggota Bawaslu untuk mencakup semua wilayah. Oleh karenanya, kami minta media untuk bekerjasama," tambahnya.

Dalam pengawasan Pemilu, lanjut Sri Anjar, media merupakan mitra kerja Bawaslu dalam menegakkan Pemilu damai. Sehingga ruang yang ada ini, media diharapkan bisa memanfaatkan. Dan Bawaslu juga siap menerima kritik sepedas apapun demi perbaikan. (guh/wan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

PKB Jatah Dua, PDI-P dan Gerindra Dapat Satu Ketua Komisi

PKB Jatah Dua, PDI-P dan Gerindra Dapat Satu Ketua Komisi

Teka-teki siapa yang akan mendapat jatah ketua komisi di DPRD Kabupaten Tegal mulai terjawab.


Tawuran Pakai Celurit di Tegal Sudah Disiapkan, Lima ABG Diamankan

Tawuran Pakai Celurit di Tegal Sudah Disiapkan, Lima ABG Diamankan

Duel tawuran yang melibatkan dua kelompok remaja di Jalan Kapten Sudibyo Tegal, Minggu (15/9) dinihari, ternyata sudah direncanakan sebelumnya.


Tawuran di Tegal Diduga karena Saling Geber Sepeda Motor

Tawuran di Tegal Diduga karena Saling Geber Sepeda Motor

Tawuran dua kelompok remaja di Jalan Kapten Sudibyo Tegal, Minggu (14/9) dinihari diduga dipicu hal sepele.


Tawuran, Dua ABG Kena Sabetan Celurit, Satu Masih Tertancap di Kakinya

Tawuran, Dua ABG Kena Sabetan Celurit, Satu Masih Tertancap di Kakinya

Dua kelompok remaja yang diduga berasal dari Kelurahan Slerok dan Randugunting terlibat tawuran di Jalan Kapten Sudibyo, Minggu (14/9) dinihari.


Operasi Patuh Candi, Angka Laka Lantas Turun Drastis

Operasi Patuh Candi, Angka Laka Lantas Turun Drastis

Angka laka lantas selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi tahun 2019 di Polres Tegal menurun. Tahun ini hanya dua kasus.


14 Hari Razia Ada 4.080 Pelanggaran, 1.051 Dilakukan Milenial

14 Hari Razia Ada 4.080 Pelanggaran, 1.051 Dilakukan Milenial

4.080 pelanggran lalu lintas ditemukan selama Operasi Patuh Candi Satlantas Polres Brebes selama 14 hari sejak 29 Agustus hingga 11 September lalu.


Paling Lambat Senin, Berkas Rekomendasi Pimpinan Dikirim ke Gubernur

Paling Lambat Senin, Berkas Rekomendasi Pimpinan Dikirim ke Gubernur

Surat rekomendasi pimpinan DPRD Kabupaten Tegal sudah lengkap. Rencananya, berkas tersebut akan dikirim ke gubernur paling lambat hari Senin (16/9).


Pulang dari Pasar, Dua Pengendara Motor Tertumbuk Kereta

Pulang dari Pasar, Dua Pengendara Motor Tertumbuk Kereta

Dua orang pengendara sepeda motor tewas seketika tertumbuk kereta api di perlintasan Beji Kecamatan Taman, Rabu (11/9) sekitar pukul 12.02 WIB.


Karnaval Hasil Bumi di Pemalang, Empat Ponsel dan Dua Dompet Raib

Karnaval Hasil Bumi di Pemalang, Empat Ponsel dan Dua Dompet Raib

Pencopet memang pandai memanfaatkan situasi. Mereka kerap menyusup di tempat-tempat ramai untuk menggasak korbannya.


Bersandal Jepit, Dua Eksekutor Mayat Dalam Karung Dihukum 5 Tahun Penjara

Bersandal Jepit, Dua Eksekutor Mayat Dalam Karung Dihukum 5 Tahun Penjara

Dua pelaku pembunuhan Nurhikmah (16), yang mayatnya ditemukan terikat dalam karung di sebuah rumah kosong menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Sla



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!