Lokal
Share this on:

Status Tanah Sekolah Belum Jelas

  • Status Tanah Sekolah Belum Jelas
  • Status Tanah Sekolah Belum Jelas

BREBES - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Brebes Dr Tahroni MPd mengatakan, hingga kini masih banyak persoalan-persoalan mengenai status-status tanah yang belum jelas, atau masih milik pemerintah desa/tanah bengkok.Â

Karenanya, bersama para kepala SD, SMP, kepala desa serta para camat akan membenahi status kepemilikannya.

Tahroni juga menyampaikan, berkat kerja keras para kepala sekolah, kepala desa dan para camat, dalam waktu dua hari, dari 970 SD dan SMP, sudah 99 persen semua melaksanakan proses untuk penetapan status tanah yang jelas.

Pihaknya juga menekankan pada seluruh jajaran kepala sekolah, camat dan juga pejabat desa dan juga masyarakat agar bermediasi dan duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini dengan baik.

“Insya Allah, apa yang kita inginkan berupa pengelolaan aset daerah bisa tercapai dan opini WTP pun bisa diraih,” ungkapnya.

Persoalan aset, khususnya di bidang pendidikan masih menjadi kendala Kabupaten Brebes belum bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Jawa Tengah. Terkait itu, bupati Brebes menekankan penataan aset pendidikan diperlukan campur tangan seluruh pihak.

Menginggat, saat ini banyak bangunan sekolah yang masih berdiri di atas tanah bengkok, dan itu harus segera diselesaikan.

“Keberadaan SD dan SMP adalah untuk layanan pendidikan masyarakat, maka harus bersama-sama diselesaikan,”ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat Rapat Koordinasi (Rakor) Inventarisasi dan Sosialisasi Proses Hibah Tanah Sekolah Wilayah Brebes Barat di SMK Bina Bangsa Kersana.

Idza mengaku, masih banyak bangunan SD dan SMP negeri yang berdiri di atas tanah pemerintah desa atau tanah bengkok. Tentunya, ini secara legalitas dan aturan harus segera dihibahkan atau dialihkan kepada sekolah tersebut. Untuk itu, pihaknya menekankan pada para kepala desa maupun pejabat desa untuk segera melakukan proses penghibahan dan pensertifikatan tanah bengkok tersebut atas nama SD atau SMP yang memakainya. (har/ima)

PAPARAN - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Dr Tahroni memberikan materi dalam sebuah acara di salah satu SMP di Brebes. (harviyanto/radartegal.com)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Slamet Meluas Jadi 18 Hektare

Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Slamet Meluas Jadi 18 Hektare

Hingga, Rabu (18/9) malam, api yang membakar kawasan hutan di lereng Gunung Slamet sejak sehari sebelumnya belum dapat dipadamkan.


Diduga Mengandung Zat Berbahaya, Satgas Pangan Diminta Sidak Jajanan Sekolah

Diduga Mengandung Zat Berbahaya, Satgas Pangan Diminta Sidak Jajanan Sekolah

Maraknya pedagang yang berjualan di sekolah patut diwaspadai akan kandungan zat berbahaya yang ada di makanan tersebut.


Ternyata Masih Ada 63 Desa yang Belum Bebas BABS

Ternyata Masih Ada 63 Desa yang Belum Bebas BABS

Sebanyak 63 desa di Kabupaten Tegal belum Open Defecation Free (ODF). Artinya, masyarakat di 63 desa itu buang air besar (BAB)-nya masih sembarangan.


Penggusuran 66 Rumah di Tanah PT. KAI Diminta Ditunda

Penggusuran 66 Rumah di Tanah PT. KAI Diminta Ditunda

DPRD Kota Tegal meminta PT. KAI menunda pembongkaran puluhan bangunan 3 RT RW VII Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota sebelum ada solusi bagi semua pi


Dibawa Pria yang Ngaku Polisi, Gadis Pemalang Belum Juga Kembali

Dibawa Pria yang Ngaku Polisi, Gadis Pemalang Belum Juga Kembali

Sari Istiqomah (21) gadis Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang yang hilang diajak pria kenalannya yang mengaku polisi, hingga kini belum diketahui keberadaannya.


Peringatan Tahun Baru Islam, Puluhan Anak Yatim dan Piatu Diberi Santunan

Peringatan Tahun Baru Islam, Puluhan Anak Yatim dan Piatu Diberi Santunan

Puluhan anak yatim piatu yang menimba ilmu di SMP Negeri I Slawi mendapat santunan dari sekolah.


Lapak PKL Bikin Kumuh Komplek Perumahan Elite di Kota Tegal

Lapak PKL Bikin Kumuh Komplek Perumahan Elite di Kota Tegal

Belum adanya tindakan tegas dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal, membuat sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Soeprapto (Taman Sejahtera, Red


Gunung Slamet Naik Level, Suhu Air di Pancuran 13 Gimana?

Gunung Slamet Naik Level, Suhu Air di Pancuran 13 Gimana?

Suhu air di Pancuran 13 Obyek Wisata (OW) Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa masih normal meski status Gunung Slamet naik menjadi level II atau waspada.


Kompak, Paguyuban Kepala Sekolah Sambangi Anak Didiknya di Blora

Kompak, Paguyuban Kepala Sekolah Sambangi Anak Didiknya di Blora

Puluhan kepala SMP negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Tegal kompak mengunjungi anak didiknya di Blora.


Praja Tolak Peralihan Status Desa Slawi Kulon

Praja Tolak Peralihan Status Desa Slawi Kulon

Proses peralihan status Desa Slawi Kulon menjadi Kelurahan Slawi Kulon hingga kini masih berlangsung.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!