• Home
  • Berita Lokal
  • Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

Lokal
Share this on:

Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

  • Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup
  • Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

MENDAKI - Para pendaki Gunung Slamet melalui jalur Guci sebelum ada penutupan sementara dari pemerintah.

SLAWI - Sudah menjadi tradisi bagi komunitas pecinta alam merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI di puncak Gunung Slamet. Tapi untuk tahun ini, pemerintah melarang pecinta alam naik ke puncak Gunung Slamet karena status waspada yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Ketua Galawi Resque Juliono, Kamis (15/8) mengatakan, sebelum BMKG menaikkan status Gunung Slamet menjadi waspada, sudah banyak pecinta alam yang mendaftar untuk mendaki pada tanggal 16 Agustus malam. Setelah keluar larangan, seluruh pintu masuk ke Gunung Slamet dari mulai Guci, Kabupaten Tegal, Gambuhan, Kabupaten Pemalang, Blambangan, Kabupaten Purbalingga dan beberapa posko lainnya ditutup.

"Untuk tahun ini para pecinta alam tidak bisa merayakan HUT RI di puncak Gunung Slamet. Dan itu sudah kami sampaikan pada seluruh komunitas pecinta alam yang sudah mendaftar. Para pendaki menyadari, karena memang ada larangan terkait peningkatan status waspada yang dikeluarkan BMKG," katanya.

Sementara itu, Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono mengaku Gunung Slamet yang membentang di lima kabupaten yakni Kabupaten Banyumas, Pemalang, Tegal, Purbalingga dan Brebes mengalami kenaikan aktivitas. Dari yang semula normal menjadi naik ke level dua alias waspada. Kenaikan aktivitas ini membuat jalur pendakian Gunung Slamet via Guci, Tegal ditutup sementara.

Gunung Slamet yang memiliki ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut itu mengalami kenaikan aktivitas semenjak 9 Agustus 2019 lalu. Sehingga semua aktivitas pendakian harus dihentikan terlebih dahulu. Sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan.

"Saya berpesan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal untuk dapat mengecek wilayah mana saja yang terdampak pada titik rawan bencana. Segera lakukan pengecekan jalan tembus di Pedukuhan Sawangan, pengecekan jalur evakuasi, transportasi dan tempat titik kumpul serta tempat evakuasi penduduk,” pintanya.

Pada seluruh masyarakat, lanjut Joko, dirinya

mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengikuti arahan dari pihak terkait. Baik dari pos pengamatan, pemerintah maupun BPBD setempat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak melakukan aktivitas atau tidak mendekat dalam radius aman 2 kilometer dari kawah. (guh/ima)


Berita Sejenis

Debit Air PDAM Menurun

Debit Air PDAM Menurun

Memasuki puncak musim kemarau, mengakibatkan debit air untuk melayani kebutuhan pelanggan PDAM mengalami penurunan.


Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Lereng Gunung Slamet mulai masuk ke Guci.


Dinas Sosial Dirikan Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Hutan

Dinas Sosial Dirikan Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di Lereng Gunung Slamet Dukuh Sawangan dan Kalipedes semakin meluas.


Proses Pemadaman Api Terkendala Minimnya Peralatan

Proses Pemadaman Api Terkendala Minimnya Peralatan

Kebakaran hutan yang terjadi di Lereng Gunung Slamet, Dusun Sawangan dan Kalipedes semakin meluas.


Relawan Perkirakan Sudah 30 Hetare Hutan Gunung Slamet Hangus

Relawan Perkirakan Sudah 30 Hetare Hutan Gunung Slamet Hangus

Hingga hari ke-3, Kamis (19/9) kemarin, kebakaran lereng Gunung Slamet diperkirakan telah menghanguskan 30-an hektare hutan lindung di kawasan gunung tertinggi


Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Untuk mengatasi kebakaran 18 hektare hutan lindung yang berada di Petak 48 dan 16, Polres Tegal membentuk tim penanggulangan.


Ke Manado, Gubernur Ganjar Tunda Kunjungan ke Dusun Sawangan

Ke Manado, Gubernur Ganjar Tunda Kunjungan ke Dusun Sawangan

Rencana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo datang ke Dusun Sawangan untuk melihat kebakaran hutan lereng Gunung Slamet ditunda.


Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Kamis (19/9) rencananya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan meninjau langsung kebakaran hutan lereng Gunung Slamet


Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Slamet Meluas Jadi 18 Hektare

Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Slamet Meluas Jadi 18 Hektare

Hingga, Rabu (18/9) malam, api yang membakar kawasan hutan di lereng Gunung Slamet sejak sehari sebelumnya belum dapat dipadamkan.


Kebakaran Hutan Lereng Gunung Slamet Meluas, Merembet ke Banyumas

Kebakaran Hutan Lereng Gunung Slamet Meluas, Merembet ke Banyumas

Kebakaran lereng Gunung Slamet yang terjadi di Dusun Sawangan, Desa Sigedong semakin meluas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!