• Home
  • Berita Lokal
  • Suami Dikenal Pemarah, Jenazah Ibu dan Anak Dimakamkan Terpisah

Lokal
Share this on:

Suami Dikenal Pemarah, Jenazah Ibu dan Anak Dimakamkan Terpisah

  • Suami Dikenal Pemarah, Jenazah Ibu dan Anak Dimakamkan Terpisah
  • Suami Dikenal Pemarah, Jenazah Ibu dan Anak Dimakamkan Terpisah

TERPISAH - Keluarga korban dan warga Desa Bulakamba, Bulakamba, Brebes mengantarkan jenazah ke pemakaman, kemarin. (eko fidiyanto/radarbrebes)

BREBES - Sungai Pemali Brebes seperti menjadi pilihan bagi sebagian kecil warga Brebes untuk mengakhiri hidupnya. Terakhir, Diyah Pamularsih (24) nekat membawa anak balitanya AF (4) terjun ke aliran Sungai Pemali akibat kerapkali cekcok dengan suaminya, Khairul Iksan (27).

Sejumlah warga menuturkan jika sang suami dikenal memiliki sikap tempramental dan seringkali terpancing emosi meledak-ledak. Ditambah lagi, sang suami pernah mengalami kecelakaan dan mengalami luka di kepalanya. Itu diyakini warga yang membuat dirinya sering marah-marah tidak jelas.

"Tak tahan dengan kondisi rumah tangga yang kerapkali terjadi percekcokan, Diyah akhirnya nekat memutuskan mengakhiri hidupnya. Dia mengajak anaknya yang masih balita terjun di sungai Pemali," kata salah seroang warga yang enggan dikorankan.

Sementara itu, kedua korban telah dikebumikan di tempat yangterpisah. Jenazah Diyah Pamularsih, dimakamkan di tempat lahirnya di Desa Bulakamba, Brebes, Selasa (11/9) kemarin. Sedangkan, putranya dimakamkan di kediaman sang bapak di Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari.

Paman Diyah yang juga orang tua angkatnya, Teguh mengungkapkan, selama ini Diyah tertutup tentang kondisi rumah tangganya yang dibangun lima tahun lalu. Korban tidak pernah mengeluhkan permasalahan keluarga. Namun, memang cerita ke kerabat lain sering cekcok dengan suami.

"Kalau ditanya itu Diyah nggak pernah mengutarakan apa yang mereka alami. Keluarga di sini tahu mereka sering ribut, tapi nggak tahu yang diributkan masalah apa. Keluarga di sini juga kaget tahu ada kabar seperti ini (bunuh diri)," kata Teguh di usai prosesi pemakaman di rumahnya, RT 3 RW 2 Desa Bulakamba.

Teguh menjelaskan, sehari sebelumnya, Diyah menginap di rumahnya bersama anak balitanya. Selama di rumah Teguh, Diyah tidak menceritakan apa-apa. Terakhir menginap di rumahnya, Diyah berpamitan hendak pergi jauh.

Namun, keluarga mendapatkan laporan dari warga Desa Pesantunan bahwa Diyah mondar-mandir di sekitar tanggul sungai Pemali sejak Sabtu pekan lalu. "Tidak ada firasat apa-apa dari keluarga. Kami kira dia lagi pusing dengan masalahnya dan sekedar ingin jalan-jalan. Sebelum ada kabar ini juga dia pergi ke warung untuk membayar hutang," jelasnya.

Teguh mengungkapkan, sedari bayi, Diyah diasuh oleh keluarga dari pamannya. Kedua orangtuanya sudah meninggal dunia sejak dia masih bayi. Diyah menikah dengan Warga Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari, Khairul Iksan (27), lima tahun lalu.

Diyah hidup bersama keluarga suaminya dan dikaruniai seorang anak yang masih balita. "Dari kecil itu yang ngasih kami. Makanya mendengar kabar seperti ini keluarga di sini sangat terpukul," tambahnya.

Kepala Desa Bulakamba Suntoro meminta suami korban, Khairul Iksan menjelaskan kondisi rumah tangganya kepada keluarga pihak perempuan. Pasalnya, hingga kini, keberadaan suami korban belum diketahui. Sebelumnya, Khairul menengok anaknya yang ditemukan lebih dulu dari ibunya.

"Saat menjenguk anaknya, Khairul mengamuk dan kemudian pergi. Sampai sekarang belum diketahui keberadaannya. Keluarga pihak perempuan meminta Khairul segera menjelaskan apa yang menjadi permasalahan rumah tangganya. Biar keluarga di sini tidak suudzon. Kalau tidak juga kembali, keluarga perempuan akan melaporkan Khairul ke kepolisian," tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Duh, Dua ABG Pengangguran Nekat Curi Amplifier Musala

Duh, Dua ABG Pengangguran Nekat Curi Amplifier Musala

Dua warga Dukuh Njlatong RT 10 RW 03 Desa Sumbarang Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Ahmad Arrofik (18) dan Ahmad Faris (19) harus merasakan dinginnya sel.


Belum Berizin, Tiga Minimarket Terancam Ditutup

Belum Berizin, Tiga Minimarket Terancam Ditutup

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menutup sementara tiga minimarket.


Korban Caleg yang Gelapkan Mobil Rentalan juga Ada di Kota Tegal

Korban Caleg yang Gelapkan Mobil Rentalan juga Ada di Kota Tegal

Seorang caleg yang juga mantan Kades Banjaratma Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Janudin menjadi tersangka penipuan dan penggelapan mobil rental.


Raih Perak dan Perunggu Asian Para Games, Banyu Dibonusi Rp10 Juta

Raih Perak dan Perunggu Asian Para Games, Banyu Dibonusi Rp10 Juta

Atlet difabel asal Kabupaten Tegal yang berlaga di Asian Para Games 2018, Banyu Tri Mulyo berhasil meraih medali perak dan perunggu di cabang olahraga tenis mej


Gempa di Tegal dan Sekitarnya Hoax

Gempa di Tegal dan Sekitarnya Hoax

Sejumlah warga dihebohkan adanya berita gempa berkekuatan 5,4 SR yang melanda wilayah Kota Tegal dan sekitarnya, Kamis (18/10) malam.


Diduga Gelapkan Mobil Rentalan, Mantan Kades yang juga Caleg Ditangkap Polisi

Diduga Gelapkan Mobil Rentalan, Mantan Kades yang juga Caleg Ditangkap Polisi

Seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Brebes Daerah Pemilihan 6 (Kecamatan Wanasari dan Kecamatan Bulakamba) berinisial JD diringkus polisi, kemarin.


Pembaca Lokasi dan Joki Begal Sadis, Tinggal di Kota Tegal

Pembaca Lokasi dan Joki Begal Sadis, Tinggal di Kota Tegal

Salah seorang dari dua pelaku pembegalan sadis, yang berhasil dibekuk Polda Jateng, ternyata tinggal di Kota Tegal.


Pesta Miras dan Mesum, Tujuh ABG dan Dua Pasangan Digerebek

Pesta Miras dan Mesum, Tujuh ABG dan Dua Pasangan Digerebek

Tujuh muda-mudi, dan dua pasangan mesum yang tengah asyik berduaan di kamar kost, digerebek Satuan Sabhara Polres Tegal Kota, Selasa (16/10) malam.


Komplotan Begal Sadis yang Kerap Bacok Korbannya Dibekuk

Komplotan Begal Sadis yang Kerap Bacok Korbannya Dibekuk

Dua anggota komplotan begal sadis yang kerap beraksi di Kota Tegal dan sekitarnya, berhasil dibekuk Tim Jatanras Polda Jateng bersama anggota Intelmob Sat Brimo


Akses Jamban Sehat di Kabupaten Tegal Masih Urutan ke-23 di Jateng

Akses Jamban Sehat di Kabupaten Tegal Masih Urutan ke-23 di Jateng

Akses jamban sehat di Kabupaten Tegal secara keseluruhan sudah mencapai 83,51 persen. Capaian ini berada di urutan ke-23 dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Teng



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!