Lokal
Share this on:

Sudah Umur 40 Tahun dan Digaji Rp200, Guru K2 Tuntut Status

  • Sudah Umur 40 Tahun dan Digaji Rp200, Guru K2 Tuntut Status
  • Sudah Umur 40 Tahun dan Digaji Rp200, Guru K2 Tuntut Status
  • Sudah Umur 40 Tahun dan Digaji Rp200, Guru K2 Tuntut Status
  • Sudah Umur 40 Tahun dan Digaji Rp200, Guru K2 Tuntut Status

MENGADU - Sejumlah guru honorer K2 mengadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, kemarin. (yerry novel/radar slawi)

SLAWI - Guru-guru yang masuk dalam honorer Kategori 2 (K2) di Kabupaten Tegal menuntut kejelasan statusnya. Itu terungkap saat mereka mengadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, kemarin.

Mereka mengharapkan agar statusnya sebagai K2 dilengkapi dengan Surat Keputusan (SK) dari pemerintah daerah setempat. Pengurus Paguyuban Honorer K2 Kabupaten Tegal Umi Anisah mengatakan, guru K2 di Kabupaten Tegal sebanyak 508 orang.

Guru-guru tersebut tersebar di 18 kecamatan. Hingga kini, status mereka belum jelas. Karena itulah, mereka menghendaki agar Komisi IV dapat membantu untuk memediasikan dengan dinas terkait.

"Kami tidak menuntut jadi PNS, dan tidak menuntut honor. Kami hanya menuntut status guru K2 mau bagaimana?" ujar Anisah, di depan Ketua Komisi IV Munif, bersama anggotanya.

Anisah mengungkapkan, guru K2 tidak mau disamakan statusnya dengan guru wiyata bakti. Namun, mereka berharap adanya Surat Keputusan (SK) untuk status guru K2. Guru K2 tidak peduli siapa pun yang rela menandatangani SK tersebut.

"Kami tidak mau diombang-ambingkan menunggu regulasi dari pusat," ujarnya.

Guru K2 lainnya, Bukhori yang mengajar di SD Pesarean 1, menuturkan, mayoritas guru K2 mengajar sejak tahun 2004-2005. Kini, mereka sudah berumur di atas 40 tahun, dan hanya mendapatkan honor sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan perorang.

"Uang segitu hanya sehari habis, karena kita punya istri dan anak," ungkapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Munif menyatakan bakal mengundang dinas terkait, termasuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Bagian Hukum Setda Kabupaten Tegal. Namun, Komisi IV bingung karena selama ini banyak honorer K2 yang datang. Honorer K2 yang datang berbeda-beda orangnya.

"Kami berupaya untuk menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya. (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Alat Berat Tenggelam, Kepala DKP Brebes Diperiksa

Alat Berat Tenggelam, Kepala DKP Brebes Diperiksa

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Brebes Tandi akhirnya diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.


16.918 Pemilih Pilgub Tegal Dicoret

16.918 Pemilih Pilgub Tegal Dicoret

KPU Kabupaten Tegal menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan gubernur Jateng dan pemilihan bupati Tegal sebanyak 1.171.029 orang.


Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Betawi (Brebes, Tegal, dan Slawi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Tegal.


Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi

Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Tegal mengusulkan pembatasan jumlah rombongan belajar (rombel) SMA/SMK dan sejenisnya.


Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Debat Paslon Wali Kota Tegal Berlangsung Seru

Debat Paslon Wali Kota Tegal Berlangsung Seru

Debat terbuka paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal yang digelar KPU sukses digelar, Selasa (17/4) malam.


Baru Diperbaiki, Jalan Kramat-Kertayasa Sudah Rusak Lagi

Baru Diperbaiki, Jalan Kramat-Kertayasa Sudah Rusak Lagi

Sejumlah titik ruas jalan Kramat-Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal mengalami kerusakan kendati belum lama diperbaiki.


Besok Pemilih Pilbup dan Pilgub Ditetapkan

Besok Pemilih Pilbup dan Pilgub Ditetapkan

KPU Kabupaten Tegal akan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan bupati (pilbup) Tegal dan pemilihan gubernur (pilgub) Jateng, Kamis (19/4) besok.


Protes Putusan Pengadilan, Pedagang Pasar Pagi Siapkan Mogok Massal

Protes Putusan Pengadilan, Pedagang Pasar Pagi Siapkan Mogok Massal

Puluhan pedagang Pasar Pagi Blok B dan C menyatakan siap menggelar aksi lanjutan berupa mogok massal berdagang.


Buntut Kasus Bully, Kepala Sekolah dan Guru Disanksi Teguran Keras

Buntut Kasus Bully, Kepala Sekolah dan Guru Disanksi Teguran Keras

Disdikbud Kota Tegal segera melayangkan peringatan keras kepada kepala sekolah dan guru di salah satu SD Negeri di Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!