Lokal
Share this on:

Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

  • Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut
  • Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

KRAMAT - Ratusan kapal berukuran di atas 30 gross ton (GT) di Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal tidak bisa berangkat melaut karena terhambat proses perizinan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ribuan nelayan pun menganggur.

"Semua persyaratan sudah dipenuhi, tinggal menunggu tandatangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tapi sampai sekarang belum ditandatangani," kata Ketua Paguyuban Nelayan Lancar (Nalar) Pusat, Muji Wahyudi, saat memberikan diklat Basic Safety Training (BST) kepada para nelayan di aula SPBU Muri Dampyak, Kramat, Kabupaten Tegal, kemarin.

‎Tanda tangan yang dimaksud Muji yakni ‎Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) sebagai izin resmi melaut. Selain SIPI, kapal juga harus mengantongi Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) agar bisa berangkat melalut.

Muji menyebut ‎ada 200 pemilik kapal di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal yang sudah mengurus SIPI sejak sekitar dua bulan lalu. Mereka juga sudah membayar Pungutan Hasil Perikanan (PHP) dengan nominal rata-rata di atas Rp60 juta. Namun hingga kini surat tersebut belum keluar.

Akibatnya, kapal-kapal mereka hanya bisa bersandar di pelabuhan menunggu SIPI keluar. Ribuan anak buah kapal (ABK)‎ juga terpaksa menganggur.

"PHP sudah dibayar, sudah masuk kas negara tapi SIPI belum keluar. Jadi terkesan dipersulit. Ini banyak nelayan yang sudah mengeluh," ujar Muji.

Menurut Muji, keluhan tersebut juga diungkapkan nelayan pemilik kapal di sejumlah daerah lain, seperti Cirebon, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Semarang, hingga Bali.‎

"Padahal kapal yang akan digunakan tidak menggunakan alat tangkap jenis cantrang. Mereka menggunakan gillnet (jaring insang), purse seine, dan cumi. Tapi malah dipersulit," keluhnya.

Dia berharap, Kementerian Kelautan dan Perikanan segera menerbitkan SIPI agar kapal-kapal pencari ikan dan cumi itu bisa segera berangkat melaut. "Jangan sampai terjadi gejolak karena sebentar lagi pilpres," tandasnya.

‎Salah seorang pemilik kapal di Kabupaten Tegal Darso (56) mengaku ‎sudah mengajukan SIPI sejak dua bulan lalu. "Sampai sekarang belum keluar jadi tidak bisa melaut. ABK akhirnya terpaksa menganggur," ujarnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


123 Hektare Wilayah di Kota Tegal Kumuh

123 Hektare Wilayah di Kota Tegal Kumuh

Memasuki pertengahan 2018, 123,21 hektare (ha) wilayah di Kota Tegal belum bisa terbebas dari kekumuhan.


Cuaca Bisa Sampai 38 Derajat Celcius, Jamaah Haji Diimbau Pakai Masker

Cuaca Bisa Sampai 38 Derajat Celcius, Jamaah Haji Diimbau Pakai Masker

Calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Tegal diminta untuk mengantisipasi cuaca selama menjalankan ibadah haji nanti.


Sabar, Belum Ada Informasi Kuota CPNS untuk Daerah

Sabar, Belum Ada Informasi Kuota CPNS untuk Daerah

Pemerintah pusat berencana kembali menggelar rekrutmen CPNS pada tahun ini.


Harga Telur Tembus Mulai Tak terkendali, Sudah Rp28 Ribu perKg

Harga Telur Tembus Mulai Tak terkendali, Sudah Rp28 Ribu perKg

Harga telur ayam di Kota Tegal merangkak naik.


Sepekan Dibuka, Belum Ada Parpol yang Daftarkan Calegnya

Sepekan Dibuka, Belum Ada Parpol yang Daftarkan Calegnya

Hingga sepekan sejak dibuka, belum ada partai politik (parpol) di Kabupaten Brebes yang mendaftarkan calon anggota legislatifnya ke KPU.


Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

SMA Negeri 5 Kota Tegal memastikan pendaftar dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang setelah diverifikasi ternyata tidak valid.


Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang

Pamit ke Toilet, Pengantin Baru Sudah Tiga Hari Menghilang

Hingga Rabu (11/7), Mila (20), pengantin baru yang hilang misterius belum diketahui jejaknya.


Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal mendapatkan apresiasi dari KPU Kota Tegal.


Tak Hanya Seru, BecakGP Juga Ada Umbrella Girl-nya Lho...

Tak Hanya Seru, BecakGP Juga Ada Umbrella Girl-nya Lho...

Peringatan HUT ke-72 Bhayangkara yang digelar Polres Tegal dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan bersama masyarakat.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!