Lokal
Share this on:

Tak Masuk Zona, Orang Tua Murid Protes

  • Tak Masuk Zona, Orang Tua Murid Protes
  • Tak Masuk Zona, Orang Tua Murid Protes

Ilustrasi.

TEGAL - Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA 2018 mendapat sorotan dari orang tua calon siswa. Pasalnya, wilayah yang beririsan dan seharusnya masuk di zona 1 malah berada di zona 2.

Karenanya, perwakilan orang tua siswa berharap ada perubahan dalam sistem zonasi itu. Sehingga siswa yang berada di wilayah itu bisa masuk ke dalam SMA yang berdekatan.

Perwakilan orang tua Taufik Hidayat usai menemui Kepala SMA Negeri 1 Kota Tegal Masduki mengatakan pihaknya berharap adanya perubahan zonasi, khususnya di SMAN 1 Tegal. Di mana, wilayah Tegal Selatan, yang beririsan seharusnya masuk pada zona 1.

"Akan tetapi saat ini Tegal Selatan masuk pada zona 2. Kita berharap nantinya bisa berubah," kata Taufik.

Namun, kata Taufik, hasil audiensi tadi, akan diserahkan kepala sekolah kepada Provinsi. Dia juga mengupayakan agar itu bisa diketahui.

"Seharusnya Tegal Selatan dan Tegal Barat masuk pada zona 1. Hal tersebut wajar, jika warga Kota Tegal masuk pada zona 1. Mudah-mudahan ada perubahan zona di provinsi," ungkap Taufiq.

Ketua MKKS Kota Tegal Masduki mengatakan, masing-masing sekolah telah memetakan zonasi. Semua kepala sekolah berharap, semua warga Kota Tegal difasilitasi.

"Pembagian zona itu sesuai sosialisasi di Semarang. Sehingga dibuat zona 1, 2, dan 3 sudah sesuai," kata Masduki, yang juga Kepala SMA Negeri 1 Tegal.

Masduki, meyakini bahwa semua kepala SMA tidak ada yang memiliki kepentingan tidak baik. Jadi, wilayah Tegal Selatan lebih dekat SMA Negeri 2, sehingga masuk ke zona 2 dan wilayah Tegal Barat berdekatan dengan SMA Negeri 5 sehingga masuk ke zona 3.

"Itu sudah sesuai dengan Juknis PPDB. Selain itu, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga ingin memeratakan pendidikan sehingga tidak ada sekolah favorit," jelas Masduki.

Selain itu, Masduki menjelaskan, ketentuan penerimaan peserta didik baru pada satuan pendidikan, yakni Zona 1 (satu) paling sedikit 50 (lima puluh) persen, Zona 2 (dua) paling sedikit 40 (empat puluh) persen dan Luar Zona maksimal 10 (sepuluh) persen. (muj/zul)

Berita Berikutnya

Camat dan Kades Diwarning Soal SKTM
Camat dan Kades Diwarning Soal SKTM

Berita Sejenis

Tiga Parpol di Kabupaten Tegal Tak Daftarkan Caleg

Tiga Parpol di Kabupaten Tegal Tak Daftarkan Caleg

Tiga parpol tidak mendaftarkan bakal caleg ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tegal hingga pendaftaran ditutup, Selasa (17/7).


Nyalon Lagi, Kades Incumbent Tak Harus Mundur

Nyalon Lagi, Kades Incumbent Tak Harus Mundur

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak akan kembali digelar di Kabupaten Tegal Desember mendatang.


Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


Harga Telur Tembus Mulai Tak terkendali, Sudah Rp28 Ribu perKg

Harga Telur Tembus Mulai Tak terkendali, Sudah Rp28 Ribu perKg

Harga telur ayam di Kota Tegal merangkak naik.


Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Ratusan kapal berukuran di atas 30 gross ton (GT) di Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal tidak bisa berangkat melaut karena terhambat proses perizinan.


Hendak Berangkat Dinas, Polisi Dibacok Dua Orang Misterius

Hendak Berangkat Dinas, Polisi Dibacok Dua Orang Misterius

Seorang anggota Bhabinkamtibmas Polres Brebes menjadi korban pembacokan yang dilakukan orang yang tidak dikenal.


Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal mendapatkan apresiasi dari KPU Kota Tegal.


Tak Hanya Seru, BecakGP Juga Ada Umbrella Girl-nya Lho...

Tak Hanya Seru, BecakGP Juga Ada Umbrella Girl-nya Lho...

Peringatan HUT ke-72 Bhayangkara yang digelar Polres Tegal dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan bersama masyarakat.


Cegah Orang Tertabrak Kereta Api, Dishub Akan Bangun Gardu di Dua Perlintasan Tak Berpalang Pintu

Cegah Orang Tertabrak Kereta Api, Dishub Akan Bangun Gardu di Dua Perlintasan Tak Berpalang Pintu

Dishub Kabupaten Tegal akan membangun gardu di dua perlintasan KA tanpa palang pintu untuk mencegah terjadinya kecelakaan karena ketiadaan palang pintu.


Jika Terbukti Pakai SKTM Tak Benar, Siswa Bisa Langsung Dicoret

Jika Terbukti Pakai SKTM Tak Benar, Siswa Bisa Langsung Dicoret

Sejumlah siswa baru yang mendaftar di SMA Negeri kedapatan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!