• Home
  • Berita Lokal
  • Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

Lokal
Share this on:

Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

  • Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan
  • Tak Penuhi Persyaratan, 940 KK Dicoret dari Program Keluarga Harapan

PENCAIRAN - Seorang ibu rumah tangga menunjukkan kartu sebagai bukti menjadi KPM dari Program Keluarga Harapan saat pencairan bertahap, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dinas Sosial Kota Tegal mencatat sebanyak 1.882 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus dicoret sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) sejak awal 2019. Data tersebut merupakan hasil verifikasi dan validasi Petugas Pendamping PKH ke 27 kelurahan untuk meninjau langsung kondisi KPM yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Kepala Dinsos Kota Tegal Diah Kemala Shinta menyampaikan, dari total 1.882 KPM yang dicoret meliputi 940 KK dinyatakan tidak memenuhi komponen persyaratan, 677 KK tergolong mampu, 215 KK dinyatakan sudah mandiri, 25 KK pindah domisili, 14 KK terdaftar sebagai penerima ganda, dan 11 KK lainnya tidak ditemukan. Menurutnya, mengacu hasil verval tersebut sudah dilaporkan ke Kementerian Sosial sebagai rujukan untuk penghapusan KPM dari PKH.

"Untuk tahun 2019, data terbaru jumlah penerima PKH menjadi 6.581 KPM yang tersebar di 27 kelurahan," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator PKH Kota Tegal Andry Sutrisno menambahkan, terkait rincian teknis dan ketentuan persyaratan sebagai penerima PKH diantaranya harus memiliki anak usia sekolah. Kemudian, mempunyai balita, ibu hamil, anggota keluarga disabilitas dan lansia yang diperkuat dengan tinjauan langsung oleh Pendamping PKH. Bahkan, untuk memastikan penyaluran tepat sasaran pendamping PKH juga diterjunkan secara rutin untuk mengkroscek kondisi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.

"Pencairan PKH, dilakukan secara bertahap yang ditransfer langsung dari Kemensos melalui rekening pribadi ibu rumah tangga KPM," imbuhnya. (syf/ela/zul)

Berita Berikutnya

Warung Viral Bu Anny Buka Bersyarat
Warung Viral Bu Anny Buka Bersyarat

Berita Sejenis

Dukungan Moril untuk Papua Warnai Karnaval Pemalang

Dukungan Moril untuk Papua Warnai Karnaval Pemalang

Dukungan moril untuk warga Papua terus berdatangan dari segala penjuru.


Jelang Penilaian Adipura, Kota Slawi Belum Siap?

Jelang Penilaian Adipura, Kota Slawi Belum Siap?

Tak lama lagi Tim Penilai Adipura dari pusat dan provinsi masuk ke wilayah Kabupaten Tegal.


Terjerat Hutang, Bakul Rujak Nekat Gadaikan Motor Saudaranya

Terjerat Hutang, Bakul Rujak Nekat Gadaikan Motor Saudaranya

Satu dari dua pelaku curanmor yakni Liswati (40) yang berprofesi sebagai pedagang rujak di desanya.


Sakit Hati Dipecat, Kakak Beradik Nekat Curi 31 Laptop

Sakit Hati Dipecat, Kakak Beradik Nekat Curi 31 Laptop

Gara-gara sakit hati dipecat dari pekerjaannya sebagai tukang kebun, tiga orang nekat mencuri sejumlah laptop dan barang elektronik lainnya.


Berawal Cekcok, Suami Palu Kepala Istrinya Sampai Pingsan

Berawal Cekcok, Suami Palu Kepala Istrinya Sampai Pingsan

Pri, perempuan paruh baya kini masih terbaring di ranjang rumah sakit Harapan Sehat Pemalang.


Tak Hanya Upacara, di Mekkah Jamaah Haji Juga Ikut Lomba Makan Kerupuk

Tak Hanya Upacara, di Mekkah Jamaah Haji Juga Ikut Lomba Makan Kerupuk

Jamaah haji kloter 47 asal Kabupaten Tegal memperingati HUT RI ke-74 di Mekkah.


Furnitur dari Botol Plastik Ramaikan Lomba Ecobrick

Furnitur dari Botol Plastik Ramaikan Lomba Ecobrick

Ecobrick atau batu bata ramah lingkungan dipandang menjadi solusi efektif mengurangi pencemaran sampah plastik.


Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Tak hanya digelar di tanah air, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 juga digelar di luar negeri.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)


BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan pemberi kerja terhadap pelaksanaan program bpjs ketenagakerjaan



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!