Lokal
Share this on:

Tak Yakin Meninggal Bunuh Diri, Makam Ibu Muda Dibongkar

  • Tak Yakin Meninggal Bunuh Diri, Makam Ibu Muda Dibongkar
  • Tak Yakin Meninggal Bunuh Diri, Makam Ibu Muda Dibongkar

DIBONGKAR - Petugas membongkar makam warga Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes untuk keperluan otopsi, Jumat (13/9) sore. (teguh supriyanto/radar brebes).

BANTARKAWUNG - Diduga menjadi korban pembunuhan, makam Deni Purwanti (27), warga Dukuh Cikokol RT 05 RW 06 Desa Jipang Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes dibongkar, Jumat (13/9) sore. Pembongkaran makam ibu muda itu dilakukan untuk keperluan otopsi.

Sebelumnya kematian Deni Purwanti yang selama ini merantau bersama suaminya di wilayah Cileungsi, Bogor, dicurigai keluarganya banyak kejanggalan. Keluarga mendapat kabar kematian Deni, Kamis (29/8) lalu, akibat gantung diri.

Wasti (48), kakak korban, mengatakan selama proses penerimaan hingga pemulasaraan jenazah, keluarga memang mencurigai penyebab kematian korban. Kecurigaan itu dipicu ditemukannya sejumlah tanda mecurigakan pada tubuh jenazah.

"Saat dimandikan, ada beberapa luka di tubuhnya. Di antaranya luka seperti bekas jeratan di leher, namun mengarah ke area punggung. Tidak seperti orang gantung diri, di mana lukanya melingkar ke atas tengkuk kepala," ungkap Wasti.

Selain itu, lanjut dia, keluarga juga mendapati luka pada telapak tangan bagian jari dan juga pergelangan kedua kakinya. Luka lain yang ditemukan berupa lebam-lebab di bagian dada. "Karena merasa ada yang janggal, kondisi jenazah pun sempat kami foto," ucapnya.

Namun diakui Wasti, saat itu keluarga memilih untuk diam dan memulasarakan jenazah hingga akhirnya dimakamkan, Jumat (30/8), di TPU Cikokol Lawas Desa Jipang. Setelah tiga hari dimakamkan, keluarga yang merasa curiga, berangkat ke Cileungsi bersama Yudit, suami, dan mertua korban yang sebelumnya mengantar jenazah pulang ke Bantarkawung.

Sesampainya di Cileungsi, pihak keluarga sempat mendapatkan informasi dari tetangga kontrakan korban mengenai keseharian korban. "Tetangga mengakui jika kehidupan keluarga Deni di Cileungsi kurang harmonis. Bahkan, mereka sering mendapati Yudit dan Desni terlibat pertengkaran. Saat saya tunjukan foto luka di tubuh korban, para tetangga di sana kaget," terang Wasti.

Meski mendapat informasi yang mengejutkan, keluarga tidak mau buru-buru bertindak. Mereka memilih kembali pulang ke Bantarkawung, hingga akhirnya setelah tujuh hari kematian korban, keluarga menyampaikan kecurigaannya ke Polsek Bantarkawung.

"Selanjutnya didampingi Kapolsek Bantarkawung, kami berangkat ke Cileungsi dan membuat laporan ke Polsek Cileungsi dan ditindaklanjuti dengan proses pembongaran makam," jelas Wasti.

Sedangkan Casmin, paman korban, menambahkan jika Deni ikut merantau bersama suaminya di Cileungsi sejak dua tahun terakhir. Sebelumnya dia lebih dahulu merantau ke Surabaya. "Kesehariannya ibu rumah tangga mengurus seorang anaknya. Rumah tangga pertamanya gagal, dan sekarang ini merupakan suami keduanya," kata Casmin.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kapolsek Bantarkawung Iptu Hasari membenarkan adanya pembongkaran makam salah seorang warga Desa Jipang di TPU setempat. Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan, guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

"Sebagaimana keterangan suaminya, korban meninggal bunuh diri. Namun pihak keluarga mendapati adanya kejanggalan, karenanya dilakukan pembongkaran untuk kepentingan otopsi," jelasnya.

Proses pembongkaran makam ibu seorang anak itu dilakukan bersama petugas Polsek Cileungsi, Tim Forensik RS Polri, Dokpol Polres Brebes, beserta jajaran Polsek dan Koramil Bantarkawung, serta Satpol PP Bantarkawung. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Banyak Pengendara Tak Tahu Penerapan Ruang Henti Khusus

Banyak Pengendara Tak Tahu Penerapan Ruang Henti Khusus

Dinas Perhubungan (Dishub) Pemalang mulai menerapkan Ruang henti khusus (RHK) bagi roda dua di sejumlah traffic light di kawasan perkotaan.


Pagi-pagi, Rumah dan Bengkel Depan Makam Terbakar Hebat

Pagi-pagi, Rumah dan Bengkel Depan Makam Terbakar Hebat

Kebakaran hebat melanda sejumlah bangunan rumah di Desa Jatibarang Kidul Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes, tepatnya di Blok Balungan depan pemakaman umum,


Kedatangan Jenazah Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan, Diwarnai Isak Tangis

Kedatangan Jenazah Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan, Diwarnai Isak Tangis

Orangtua Domiri (28), korban insiden rubuhnya jembatan di Taiwan, tak kuat membendung air mata melihat jenazah anaknya tiba.


Pria di Margasari Ini Derita Penyakit Aneh, Keluarkan Kotoran dari Hidung

Pria di Margasari Ini Derita Penyakit Aneh, Keluarkan Kotoran dari Hidung

Sungguh tak terbayangkan cobaan yang dialami Mohammad Jazuli (24), warga RT 4 RW 5 Desa Prupuk Selatan Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal ini.


Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Jawa

Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Jawa

Warsum (45), nelayan dari Desa Prapag Kidul Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, yang dilaporkan hilang di Perairan Jongor, Rabu (9/10), ditemukan tak bernyawa.


Keluarga Tak Bolehkan Penjual Martabak Kembali ke Papua

Keluarga Tak Bolehkan Penjual Martabak Kembali ke Papua

Sukinah (30), warga Dukuh Sempumaja Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, bersyukur suaminya Trisno (35) selamat dari kerusuhan di Wamena, Papua.


Tak Hanya Demo, Mahasiswa Tegal Juga Galang Dana untuk Papua dan Ambon

Tak Hanya Demo, Mahasiswa Tegal Juga Galang Dana untuk Papua dan Ambon

Hal berbeda dilakukan puluhan massa yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tegal dalam menyikapi tragedi Wamena Papua.


Dimodusi Nyari Jangkrik, Kakek di Brebes Cabuli Siswa SD Dua Kali

Dimodusi Nyari Jangkrik, Kakek di Brebes Cabuli Siswa SD Dua Kali

Tindakan kakek di Kabupaten Brebes ini sungguh biadab dan tak patut dicontoh.


Stres Belajar Ilmu Amalan, Seorang Pemuda Nekat Melompat dari Jembatan

Stres Belajar Ilmu Amalan, Seorang Pemuda Nekat Melompat dari Jembatan

Abdul Rohman, pemuda berusia 26 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa di tepi aliran Sungai Comal


66 Rumah di Tanah PT. KAI Dekat Stasiun Tegal Dirobohkan

66 Rumah di Tanah PT. KAI Dekat Stasiun Tegal Dirobohkan

66 bangunan di 3 RT RW VII Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal yang dibangun di atas tanah milik PT KAI mulai dibongkar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!