Lokal
Share this on:

Talut Ambrol, Jalur Bawah Flyover Kretek Ditutup

  • Talut Ambrol, Jalur Bawah Flyover Kretek Ditutup
  • Talut Ambrol, Jalur Bawah Flyover Kretek Ditutup

AMBROL - Talut pengaman sungai Grengseng ambrol diterjang arus hingga mengancam jalur bawah Flyover Kretek Paguyangan, kemarin. (teguh supriyanto/radar tegal)

PAGUYANGAN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Paguyangan pada Sabtu (10/2), merontokan talud penahan tebing sungai Grengseng hingga mengancam keberadaan akses jalan yang berada di bagian bawah flyover Kretek Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan.

Rofik, salah satu warga di sekitar lokasi mengatakan, talut pengaman ambrol sekitar pukul 17.00 WIB, setelah sungai Grengseng mengalami peningkatan debit air. "Arusnya kuat dan deras sekali, menggerus bagian bawah talut sehingga akhirnya ambrol ke dasar sungai," ungkap Rofik, kemarin.

Selain mengancam jalan yang merupakan akses warga menuju pasar dan juga beberapa pedukuhan di Desa Taraban, ambruknya talut juga mengancam jaringan listrik PLN dan Telkom. "Selain talut yang ada di sisi barat, arus sungai juga merontokan beberapa titik talut yang ada di sisi timur. Salah satunya tepat di bawah tiang PLN dan Telkom," jelasnya.

Ambrolnya talut pengaman sungai menyebabkan bagian jalan sangat berbahaya jika dilintasi kendaraan, utamanya roda empat. Sebab badan jalan terlihat menggantung, setelah lapisan tanah di bagian bawah ikut tergerus sungai. Atas dasar kondisi tersebut, warga berinisiatif untuk menutup jalur di bawah flyover tersebut.

"Aspalnya mengambang, sementara ini hanya sepeda motor yang bisa melintas. Itu juga harus berhati-hati, karena kondisi jalan membahayakan," kata Rofik.

Jalur bawah flyover Kretek ini, setiap harinya dimanfaatkan oleh warga yang bermukim di sana. Selain itu juga merupakan akses menuju pasar Grengseng dan juga Kantor Desa Taraban. Dengan kondisi ini, warga berharap kerusakan dapat segera mendapat penanganan.

Sementara Doni, Satker Binamarga wilayah I Jawa Tengah menyampaikan, dari hasil pengecekan, diketahui kerusakan talut pengaman terjadi sepanjang 22 meter dengan ketinggian 2,5 meter. "Kerusakan diawali dengan tergerusnya lantai dasar sungai, sehingga turut merusak bagian pondasi talut dan akhirnya mengambang lalu ambrol akibat terjangan arus sungai," terangnya.

Talut di sungai grengseng yang mengalami kerusakan ini, merupakan alur baru. Setelah alur sungai sebelumnya terkena penataan saat dilakukan proses pembangunan flyover Kretek. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Bagi para pengendara yang ingin bepergian ke Purwokerto, Cilacap, dan sekitarnya melalui jalur tengah perlu berpikir ulang.


Jalan Dibeton, Jalur Purwokerto-Bumiayu Macet Parah Lebih dari 12 Jam

Jalan Dibeton, Jalur Purwokerto-Bumiayu Macet Parah Lebih dari 12 Jam

Arus lalu lintas di ruas jalan nasional Tegal-Purwokerto macet parah sejak, Selasa (18/9) malam, lalu.


Inalillahi... Tabrak Truk Boks Mogok, Sopir Tewas Tergencet

Inalillahi... Tabrak Truk Boks Mogok, Sopir Tewas Tergencet

Kecelekaaan maut terjadi di ruas tengkorak Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Purwahamba Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Sabtu (15/9) dinihari.


Pedagang di Tepi Jalur Tegal-Purwokerto Harus Ditertibkan

Pedagang di Tepi Jalur Tegal-Purwokerto Harus Ditertibkan

Para pedagang yang berjualan di tepi jalan di depan Pasar Pepedan, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal diminta ditertibkan.


Adu Banteng vs Bus Malam, Begini Parahnya Moncong Xenia

Adu Banteng vs Bus Malam, Begini Parahnya Moncong Xenia

Kecelakaan terjadi di Jalur Pantura Kabupaten Tegal tepatnya di Jalan Raya Padaharja Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Selasa (4/9) dini hari.


Keren! 50 Pendaki Bersihkan Jalur Pendakian sampai Puncak Gunung Slamet

Keren! 50 Pendaki Bersihkan Jalur Pendakian sampai Puncak Gunung Slamet

Ratusan peserta acara resik gunung di Gunung Slamet, akan mengikuti rangkaian Festival Wong Gunung (FWG) hingga 2 September mendatang.


Ada Pemasangan Girder, Jalan Utama Purwokerto-Tegal Ditutup

Ada Pemasangan Girder, Jalan Utama Purwokerto-Tegal Ditutup

Pembangunan Jembatan Sungai Pedes bagian dari pembangunan Underpass Karangsawah di jalan utama Tegal-Purwokerto, memasuki tahap pemasangan beton girder jembatan


Masih Buat Brangkal, Dua Usaha Rumahan Ditutup Paksa

Masih Buat Brangkal, Dua Usaha Rumahan Ditutup Paksa

Setelah penutupan sejumlah titik industri miras ilegal di Kecamatan Dukuhwaru, tidak membuat sebagian kecil pelaku usaha menghentikan rutinitas produksinya.


Ambles, Jalur Provinsi di Perbatasan Brebes-Tegal Kian Parah

Ambles, Jalur Provinsi di Perbatasan Brebes-Tegal Kian Parah

Tanjakan Pengasinan di Ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Bumiayu Kabupaten Brebes -Tuwel Kabupaten Tegal, kondisinya semakin parah.


Alhamdulillah, Jalur Penyelamat Akhirnya Dibangun Juga

Alhamdulillah, Jalur Penyelamat Akhirnya Dibangun Juga

Pembangunan jalur penyelamat sementara sebagai upaya mengantisipasi terjadinya insiden kecelakaan yang disebabkan kendaraan rem blong, mulai direalisasikan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!