by

Tanah Bergerak, Jalur Sumbaga-Sokasari Putus

BUMIJAWA – Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Selasa (14/1) melakukan inspeksi mendadak ke Desa Sokasari Kecamatan Bumijawa. Anggota Komisi III ini melihat dari dekat jalur Sumbaga-Sokasari yang putus sepanjang 300 meter.


Wakil Ketua Komisi III Muhamad Khuzaeni, Selasa (14/1) mengatakan, ruas jalan Sumbaga sampai Sokasari sebetulnya sudah halus. Namun di tengah-tengah, jalan menjadi putus kurang lebih 300 meter karena tanah di sana bergerak. Sehingga menyulitkan masyarakat pengguna jalan.

“Sebenarnya Jalan Sumbaga-Sokasari sudah halus, hanya di tengah saja yang putus. Tadi sudah kami sidak ke lokasi,” katanya.

Usulan dari pemerintah desa, tambah Muhamad Khuzaeni, supaya Pemkab Tegal membuat jalur baru sepanjang 600 meter. Dari pada harus memaksakan memperbaiki jalan yang putus karena faktor tanah yang bergerak. Karena itu akan terulang terus, sehingga biaya yang akan dikeluarkan menjadi besar.

“Usulan kades Sokasari benar, lebih baik jalur dipindah meski lebih panjang. Tapi proyek jalan akan tahan lama, karena tanahnya tidak bergerak. Beda kalau masih di jalan yang tanahnya bergerak, rekanan bakal tidak mau mengerjakan,” tambahnya.

Komisi III, lanjut Muhamad Khuzaeni, akan mengawal usulan dari kades Sokasari agar Pemkab Tegal menganggarkan pembuatan jalan baru di sana. Supaya akses jalan yang sudah halus dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan di tahun anggaran 2021 dapat terealisasi.” (guh/ima)

Comment

Berita Terbaru